Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Para Kreator Konten, Please, Kafe di Dalam Gang Itu Bukan Hidden Gem!

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
27 November 2023
A A
Para Kreator Konten, Please, Kafe di Dalam Gang Itu Bukan Hidden Gem! hidden gem adalah

Para Kreator Konten, Please, Kafe di Dalam Gang Itu Bukan Hidden Gem! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun belakangan, istilah hidden gem banyak digunakan oleh content creator yang mengulas tempat-tempat yang sekiranya dianggap tak terjamah, tapi indah. Nggak usah saya kasih contoh lah ya kek mana, kalian pasti udah tahu. Mungkin malah udah enek malah sama konten sejenis wqwqwq.

Oh, masih ada yang belum tahu apa itu hidden gem? Secara singkatnya, hidden gem itu ya kayak yang saya bilang di atas, tempat yang sekiranya indah, tapi nggak banyak diketahui orang dan belum terjamah. Setelah dikontenin, akhirnya nggak jadi indah lagi sih.

ADVERTISEMENT

Awalnya, saya suka nontonin konten yang pakai istilah “hidden gem”. Tapi, makin hari istilah “hidden gem” makin overused dan membosankan. Udah kayak template. Beberapa hari ini saja, saya sudah melihat belasan konten “hidden gem” yang disematkan pada sejumlah coffee shop atau kedai makanan di Kota Bandung yang lewat di laman media sosial saya.

Hidden gem apaan kok banyak banget?

Memang, banyak kedai makanan, coffee shop, hotel, villa, museum, maupun tempat yang bagus di luar sana. Tapi tidak semua layak dianggap keindahan yang tersembunyi juga. Hidden gem adalah hal yang memang benar-benar langka, harusnya lho ya.

Saking seringnya melihat konten “hidden gem”, saya jadi suuzan bahwa tempat tersebut dilabeli seperti itu karena click bait atau emang pesenan. Atau emang kreatornya yang nggak tahu apa arti istilah tersebut. Masuk gang doang dianggap hidden gem, noh toko kelontong bisa situ anggep hidden gem.

Hidden gem yang beneran, jangan modal masuk gang doang

Penggunaan istilah tersebut tentu tidak salah. Namanya juga trik marketing atau clickbait untuk menarik perhatian orang. Tapi ya kalau dikit-dikit pakai istilah tersebut, malah jadi kayak template yang basi gak sih? Nanti yang beneran “hidden gem” gak akan dilirik lagi saking terlalu banyaknya tempat yang dilabeli dengan istilah “hidden gem”.

Lantas solusinya gimana?

Baca Juga:

Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli Lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

Nggak ada sih. tapi kreator konten harusnya udah tahu lah mana yang patut dilabeli hidden gem kek mana. Misal, kalau hidden gem adalah tempat yang sebenarnya dah lama ada, tapi belum terekspos, dan beneran berkualitas, ya itu baru kasih label.

Bukan kafe masuk gang dikasih label hidden gem. Itu cuman kagak keliatan aja, malih!

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Kalau itu bikin kalian kehabisan ide bikin konten, nah, itu baru artinya kalian butuh nyari ide lagi. Jangan lah pakai istilah tersebut buat nge-bait audience biar mampir ke konten kalian. Caranya masih banyak kok, nggak cuman nge-bait. Kasihan lho audience kalian ketipu. Dikiranya beneran gem, ternyata overrated parah dan nggak berkualitas.

Itu saja sih keresahan saya perkara hidden gem ini. Ambil hikmahnya syukur, nggak ya nggak apa-apa. Kecuali kalau emang udah puas bikin konten cringe sih wqwqwq.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Sisi Gelap Magang di Jepang yang Jarang Diketahui

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 November 2023 oleh

Tags: hidden gemkafekreator kontentempat tersembunyi
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Pasar Bulak Rowosari Kendal, Pasar Kecil Tersembunyi yang Jadi Tempat Belanja Favorit karena Lengkap dan Murah

Pasar Bulak Rowosari Kendal, Pasar Kecil Tersembunyi yang Jadi Tempat Belanja Favorit karena Lengkap dan Murah

6 September 2024
Konten Prindapan Sebuah Garis Tipis Antara Hiburan dan Hinaan Terminal Mojok

Konten Prindapan: Sebuah Garis Tipis Antara Hiburan dan Hinaan

4 November 2022
7 Angkringan Semi Kafe yang Ada di Kabupaten Bantul dan Sleman terminal mojok.co

7 Angkringan Semi Kafe yang Ada di Kabupaten Bantul dan Sleman

1 November 2021
Menggugat Kafe yang Hanya Menerima Pembayaran QRIS, Apa yang Kalian Lakukan Itu Diskriminatif Mojok.co

Menggugat Kafe yang Hanya Menerima Pembayaran QRIS, Apa yang Kalian Lakukan Itu Diskriminatif

19 Oktober 2025
Bunda-bunda Kreator FB Pro Adalah Bukti Nyata Kalimat "Mulai Aja Dulu" facebook Facebook

Hal-hal yang Harus Dipikirkan Kreator Konten FB Pro agar Makin Gacor

17 Februari 2025
Kerja Full Time sebagai Musisi Kafe Ternyata Masuk Akal dan Menguntungkan Juga

Kerja Full Time sebagai Musisi Kafe Ternyata Masuk Akal dan Menguntungkan Juga

29 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide (Unsplash)

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide Menikmati Kota Warisan Budaya Tanpa Menjadi Tua di Jalanan

6 Juli 2026
Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

12 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan Mojok.co cirebon

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

6 Juli 2026
Sebagai Warga Jogja, Pantai Bantul Lebih Menarik untuk Dikunjungi Dibanding Pantai Gunungkidul

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

9 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.