Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
12 Januari 2026
A A
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kopi susu gula aren selalu jadi pilihan ~

Kafe hari ini bukan lagi sekadar tempat untuk makan dan minum. Tapi, kafe sudah jadi bagian dari gaya hidup. Mau arisan, meet up kawan lama, work from anywhere, atau sekadar lagi pengen duduk sendiri, kafe biasa jadi pilihan. Tak heran jika kafe tumbuh subur di mana-mana. Masih ingat dengan Hukum Penawaran yang kita pelajari saat SMA? Ya itulah yang terjadi. Makin banyak permintaan, maka makin banyak penawaran.

ADVERTISEMENT

Nah, saking menjamurnya, masing-masing kafe perlu punya senjata pamungkas supaya bisa bersaing dengan yang lain. Entah dengan promo, interior yang estetik, musik yang pas, sampai keramahan barista. Namun, ujungnya tetap kembali ke satu hal yang paling menentukan: menu. Mau sebagus apa pun tempatnya, kalau minumannya mengecewakan, orang jarang mau datang lagi.

Menariknya, di tengah ragam pilihan kopi yang ada di kafe, ada satu menu yang hampir selalu ada: kopi susu gula aren. Ini kalau di buku menu, kopi susu gula aren pasti ada tanda jempolnya yang berarti paling laris atau paling direkomendasikan. Pertanyaannya, kenapa ya?

#1 Kopi susu gula aren rasanya akrab di lidah

Berdasarkan investigasi kecil-kecilan, terungkap bahwa alasan utama pelanggan membeli kopi susu gula aren adalah karena rasanya yang sudah akrab di lidah. Akrab di sini maksudnya bukan karena sudah bolak-balik pesen, ya. Bahkan, orang yang baru pertama kali ke kafe pun pasti sudah bisa menebak rasa kopi yang satu ini. Lha wong komposisi kopi ini jelas termaktub kok: kopi, susu, gula aren. Tiga bahan yang sudah sangat familiar di kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, kemungkinan zonk-nya itu kecil.

Bandingkan kalau di menu ada nama piccolo latte, affogato, dirty latte, sampai kopi nyender. Duh, agak bingung juga ya membayangkan rasanya bakal seperti apa. Jadi, ya, daripada gambling, mending pilih yang pasti-pasti saja. Kan eman-eman juga kalau sudah bayar mahal, ehh, ternyata rasanya kek kapur barus.

#2 Harga kopi susu gula aren biasanya terjangkau

Dibandingkan menu kopi lain seperti manual brew atau signature coffee tertentu, kopi susu gula aren biasanya dibanderol dengan harga yang lebih ramah. Bukan yang paling murah, sih. Tapi setidaknya, harga si kopi cukup aman terutama bagi pelanggan yang datang ke kafe bukan sesekali, tapi bisa berkali-kali.

Dengan harganya yang terjangkau, memesan menu ini jelas jadi pilihan yang cerdas. Pelanggan bukan cuma bisa menghemat beberapa lembar rupiah, tapi juga mendapatkan rasa yang bisa dinikmati hingga tetes terakhir. Asal, jangan sampai ketemu barista yang lagi ngantuk. Takut banget doi ngasal kasih takaran yang berujung pada rasa kayak kuah kolak.

Baca Juga:

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

#3 Punya efek mood booster yang nyata

Alasan lain kenapa orang cenderung balik pilih kopi susu gula aren adalah karena sudah merasakan manfaatnya, sehingga sungkan untuk berpaling.

Maksud saya begini. Semua orang tahu kalau kandungan kafein dari kopi bisa memberi efek segar. Mata yang semula tinggal 5 watt dan otak yang sudah tidak bisa diajak mikir lagi, tiba-tiba bisa kembali semangat. Itu semua efek kafein pada kopi.

Nah, si kopi ini ketemu dengan gula aren yang kandungannya mampu memberikan dorongan energi yang cepat. Bukan hanya itu saja. Manisnya gula aren juga berperan sebagai mood booster. Tahu sendiri kan kalau rasa manis sering dikaitkan dengan perasaan nyaman dan menyenangkan?

Hasilnya? Setelah minum kopi susu gula aren badan jadi seger, pikiran fresh, mood juga auto naik. Yang kayak gitu mau coba-coba menu kopi lain? Maaf, nggak dulu.

#4 Dianggap lebih sehat

Terakhir, alasan lain kenapa orang lebih memilih menu kopi susu gula aren di kafe adalah persepsi bahwa gula aren lebih sehat dibandingkan gula pasir atau sirup sintetis. Ya memang sih, secara umum, gula aren memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula pasir. Sehingga, lonjakan gula darahnya tidak setajam gula rafinasi.

Selain itu, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa gula aren mengandung mineral alami seperti kalium, zat besi, dan magnesium yang baik bagi tubuh. Karena itulah, pesan menu satu ini terdengar seperti minuman yang penuh kompromi. Pelanggan bisa tetap menemukan rasa manis, tapi tidak terlalu menimbulkan rasa bersalah yang besar.

Itulah 4 alasan kenapa orang cenderung memesan kopi susu gula aren daripada menu kopi lainnya. Apakah kamu juga termasuk orang yang suka pesan menu kopi yang satu ini? Sah-sah saja, sih. Yang penting harus tahu batasannya saja ya, Bestie. Nggak baik kalau sering-sering minum kopi ini. Apalagi kalau pas beli selalu minta ditraktir doi. Hiyyyaa~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kopi Arabika, Jenis Kopi Terenak yang Cocok dengan Segala Jenis Merek Rokok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2026 oleh

Tags: coffe shopgula aremkafeKopikopi susukopi susu gula arenmenu kopi
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Saya Ikut Sedih Saat Kafe Dixie Jogja Akan Tutup, Meski Saya Belum Pernah ke Sana

6 Mei 2021
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal Mojok.co

5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal

29 November 2024
Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap "Suci"

Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap “Suci”

12 Maret 2025
Mempertanyakan Alasan Ngeteh yang Seolah Kalah Pamor dari Ngopi kedai kopi terminal mojok

Mempertanyakan Alasan Ngeteh yang Seolah Kalah Pamor dari Ngopi

6 Mei 2021
6 Istilah Lampung yang Wajib Diketahui Wisatawan

Lampung Tak Hanya Terbuat dari Kopi dan Gajah, Ini 5 Hal yang Bisa Kalian Temukan di Lampung

2 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.