Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sikap Customer yang Menyusahkan Driver Ojek Online

Winda Ariani oleh Winda Ariani
10 Desember 2019
A A
Sikap Customer yang Menyusahkan Driver Ojek Online
Share on FacebookShare on Twitter

Status decacorn yang disandang oleh salah satu perusahaan jasa transportasi online membuktikan bahwa transportasi online sudah menjelma menjadi kebutuhan primer masyarakat. Berbagai fitur dihadirkan guna memanjakan customer, mulai dari jasa antar jemput penumpang, jasa kirim barang, jasa beli barang, dan beragam fitur menarik lain.

Jasa antar jemput penumpang yang paling populer adalah ojek online. Kabarnya, profesi ojek online sangat menjanjikan. Selain mendapat bonus jika mencapai poin tertentu, driver ojol bisa membawa pulang uang hingga ratusan ribu rupiah per-harinya (kalau lagi untung, kalau lagi apes ya 50 ribu sudah bersyukur sekali). Hal ini yang membuat suami saya tergiur menjadi driver ojek online. “Lumayan buat nambah uang tabungan,” ujarnya.

Namun, insentif yang menjanjikan selalu rentan risiko. Tentu, Anda sudah familiar dengan cuplikan video viral berisi keluh kesah driver ojol. Ada-ada saja kelakuan customer yang membuat driver ojol geleng-geleng kepala. Pun begitu dengan suami saya, ada saja cerita yang ia bawa pulang tentang kelakuan customer-nya dari hari ke hari. Terkadang saya ikut terbawa suasana, ikut ngakak, ikut sedih, ikut terenyuh, bahkan ikut misuh sendiri. Berikut cerita suami saya tentang sikap customer yang menyusahkan driver ojek online.

Tidak Memasang Titik yang Benar

Barangkali ini yang paling menyusahkan driver. Bahkan Mbak Eunike Kartini sampai membuat artikel berjudul, Hey Customer Ojol, Driver Go-Jek dan Grab Itu Bukan Babu! Tentu hal ini menunjukkan betapa urgent-nya masalah ini. Suami saya selalu membuka percakapan dengan customer, “Apakah lokasi sudah sesuai titik atau bagaimana?” Ajaibnya, masih ada saja yang suka prank suami saya. Dia bilang sesuai, tetapi kenyataannya jarak titik dengan posisi dia sekarang bisa berbeda sampai 500 meter.

Menurut kabar burung, ada saja customer yang sengaja pasang titik berbeda guna menghemat biaya. Semakin dekat lokasi, semakin murah biaya yang dikeluarkan. Kalau begitu Anda sungguh TERLALU! Tentu hal ini sangat menyita waktu driver. Bayangkan saja, setelah mendapat orderan driver secepat kilat melaju mendatangi customer, eh tetibanya di titik lokasi, orang yang dicari tidak ada. Nyesek, tauk!

Tidak Memantau Posisi Driver

Tidak ada orang yang senang menunggu. Pacar kamu aja bisa marah kalau menunggu kelamaan, apalagi driver ojek online yang bukan siapa-siapa kamu. Tolong, bagi Anda yang menggunakan jasa transportasi online, pastikan Anda selalu memantau posisi driver. Jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama. Waktu mereka sama berharganya dengan Anda. Suami saya sering menemui jenis customer seperti ini. Alhasil ia hanya bisa beristighfar dalam hati.

Tidak Memesan Makanan Melalui Fitur yang Disediakan

Ada yang pernah begini? Memesan makanan melalui fitur Go-Shop karena dianggap lebih murah dibanding memesan melalui Go-Food.

Sudah jadi rahasia umum, pihak jasa transportasi online bekerja sama dengan beragam restoran dan warung makan. Tentunya, kerja sama ini tidak gratis alias ada biaya tertentu yang disepakati keduanya. Biasanya berkisar 2 ribu sampai 3 ribu per makanan.

Baca Juga:

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

Hal ini dimanfaatkan oleh customer untuk memesan makanan via Go-Shop. Tahukah Anda? Dengan memesan makanan via Go-Food kalian turut membantu kesejahteraan driver. Pasalnya, poin yang didapat antara Go-Food dan Go-Shop berbeda dan berimbas pada bonus yang didapat. Selain itu, jika terjadi hal yang tidak diinginkan, baik driver dan customer dapat mengklaim haknya masing-masing.

Makanan Tidak Enak, Driver-nya Dikasih Rating Rendah

Bukan sekali dua kali suami saya berjumpa dengan customer model begini. Mohon maap sebelumnya, driver ojek online tugasnya mengantarkan pesanan saja. Kalau makanan yang Anda pesan rasanya jauh dari ekspektasi Anda, 100% BUKAN SALAH DRIVER. Wong driver nggak ikut masak bareng penjual warung makan. Ya Lord, pantas saja tingkat literasi Indonesia betah nangkring di posisi bottom.

Minta Dibelikan Barang di Luar Kapasitas Driver

Anda masih ingat dengan video ojol diminta membawa drum? Hahaha kejadian serupa juga terjadi dengan suami saya. Tenang, bukan drum tetapi ratusan bungkus roti dengan jarak pengantaran 35 kilometer. Untungnya, pinggang suami saya masih sehat walaupun duduk berimpitan dengan tumpukan roti. Coba Anda bayangkan, motor yang sejatinya fungsinya terbatas untuk mengangkut 1 penumpang digunakan untuk mengangkut barang yang di luar perikemanusiaan.

Orang Tua Tidak Mengawasi Anak Bermain HP

Ini kejadian lucu sekaligus bikin meringis. Ceritanya ada customer pesan pizza seharga 200 ribu. Padahal, suami saya sudah tidak enak hati, tetapi demi menjaga profesionalitas ia tetap membelikan pesanan. Hal yang dikhawatirkan terjadi, customer sama sekai tidak merespons panggilan dan pesan suami saya. Beruntung, ada warga yang membantu suami saya menemukan customer-nya. Alangkah terkejutnya suami saya mengetahui bahwa yang memesan adalah anak kelas 1 SD yang sekadar iseng-iseng berhadiah tanpa diketahui oleh orang tuanya.

Untuk mengakhiri curhatan tulisan ini, izinkan saya mengimbau kepada pengguna jasa transportasi online, tolong tumbuhkan empati Anda. Sekadar ucapan terima kasih saja sudah membuat driver tersenyum haru. Dan saya mengajak Anda, bagaimanapun perilaku driver, selama ia tidak berbuat asusila dan kriminal, jangan beri mereka rating rendah.

BACA JUGA Diet Plastik Memang Baik, Tapi Godaan Promo GoFood dan GrabFood Susah Dilawan! atau tulisan Winda Ariani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Desember 2019 oleh

Tags: gofoodgojekGoshopojek online
Winda Ariani

Winda Ariani

ArtikelTerkait

Hey Customer Ojol, Driver Grab dan Gojek Itu Bukan Babu!

Hey Customer Ojol, Driver Grab dan Gojek Itu Bukan Babu!

21 November 2019
Derita Mahasiswa Rela Nyambi Ojol demi Bayar UKT Mahal (Unsplash)

Nyambi Jadi Ojol Adalah Realita Kerasnya Hidup Mahasiswa yang Tertekan oleh Mahalnya UKT

7 November 2025
Pengalaman Naik Bus ALS Medan-Malang, Manajemen Kencing Harus Baik terminal mojok.co

3 Pengetahuan Dasar Tentang Terminal Bungurasih yang Wajib Diketahui

8 Oktober 2020
driver ojol

Komunikasi Antara Driver Ojol dan Penumpang: Soal Titik Penjemputan Baiknya Saling Memahami Saja

30 Agustus 2019
Rasanya Pesan Ojol yang Drivernya Mantan Pacar

Rasanya Pesan Ojol yang Drivernya Mantan Pacar

29 Oktober 2019
Pengakuan Driver Gojek BBM Naik = Pengeluaran Naik Terminal Mojok

Pengakuan Driver Gojek: BBM Naik = Pengeluaran Naik

7 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak Muda Muak Hidup di Wonogiri, Cari Kerja Susah apalagi yang Memberi Upah Layak Mojok.co

Anak Muda Muak Hidup di Wonogiri, Cari Kerja Susah apalagi yang Memberi Upah Layak

23 Mei 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN guru pns

Nasib Guru PNS Muda di Sekolah Boomer: Dianggap Dewa Teknologi, Berakhir Jadi Kurikulum Abadi

24 Mei 2026
Dosa Tukang Servis Komputer yang Tak Banyak Diketahui Orang, Merasa Aman karena Masih Banyak yang Awam

Dosa Tukang Servis Komputer yang Tak Banyak Diketahui Orang, Merasa Aman karena Masih Banyak yang Awam

24 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.