Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
30 November 2025
A A
6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting Mojok

6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berawal dari pandemi Covid-19, kita mulai akrab dengan ruang rapat virtual. Kini, meski pandemi sudah lewat jauh, rapat online masih sering jadi andalan. Format rapat seperti ini dinilai lebih efisien, terutama ketika diperlukan koordinasi lintas daerah yang sifatnya tahu bulat alias dadakan. Selain itu, rapat virtual juga jadi pilihan karena lebih hemat anggaran. Penyelenggara tidak perlu repot mengeluarkan biaya untuk sewa tempat, biaya transport, hingga konsumsi.

Diantara banyak platform ruang rapat virtual, yang paling banyak digunakan adalah Zoom. Zoom memang memiliki banyak kelebihan dibanding platform lain. Mau share screen, breakout room, sampai rekaman rapat, semuanya ada. Tampilan Zoom juga sederhana, sehingga mudah dipahami bahkan oleh orang yang baru pertama kali ikut rapat online.

Tapi ya, namanya juga rapat virtual. Tidak ada yang benar-benar mulus. Selalu saja ada kejadian ngehek yang bikin kesel, dongkol sehingga pengen end meeting for all saja.

#1 Lupa mute, suasana zoom meeting jadi seperti pasar, berisik

Hal pertama yang paling bikin kesal saat Zoom meeting adalah ketika ada peserta rapat yang lupa mematikan mikrofon. Kalau ketika diingatkan dia bisa langsung tobat sih mending. Nyatanya, seringkali ada peserta yang sudah ditegur, bahkan sampai disebut namanya. Ehhh, dianya nggak ngeh, tetep saja asik ngobrol.

Ya lupa mute sih lupa mute. Tapi minimal, fokus dikit lah. Jadi ketika host menegur atau ada peserta lain yang mengingatkan lewat chat, bisa langsung sigap mematikan mic. Biar rapat tetap waras, gitu.

#2 Share Screen yang kelamaan

Share screen sudah jadi hal yang umum di rapat online. Dengan share screen, peserta rapat bisa lebih memahami topik apa yang sedang dibahas.

Sayangnya, perkara bagi file ke layar ini terkadang tidak semudah bagi-bagi jabatan. Semenit… dua menit… Filenya masih belum muncul. Dan lagi-lagi, hostnya bilang, “Sudah muncul di layar belum?”. Lalu peserta menjawab, “Belum”. Lalu host ngotak-ngatik lagi dan bertanya pertanyaan yang sama. Lagi-lagi, peserta menjawab belum. Vibesnya udah kayak lagi main petak umpet aja.

“Sudah belum?”

Baca Juga:

10 Potret Menyedihkan dan Memprihatinkan Sehari-hari Driver Ojol Zaman Sekarang

10 Ide Bisnis Online yang Bisa Dikerjakan dari Rumah dan Cuan

“Belum.”

“Sudah?”

“Belum~”

Gitu aja terus sampai lebaran kuda.

#3 “Your Internet Connection Is Unstable” muncul di saat yang tidak tepat

Berhubung rapatnya online, jaringan internet jadi sesuatu yang sangat penting. Tapi ya namanya juga internet, kadang ada saja gangguannya. Paling kesel itu kalau sinyal internet tiba-tiba ngadat ketika di momen penting. Entah ketika narasumber sedang menyampaikan materi utama, atau ketika kita sedang presentasi.

Alamak! Bisa-bisanya jaringan internet yang semula lancar tiba-tiba ngambek. Alhasil, layar tiba-tiba nge-freeze, suara patah-patah, lalu puncaknya: terlempar dari Zoom meeting. Panik? Jelas. Makin panik lagi ketika mencoba untuk masuk lagi, ditolak. Coba lagi, buffering. Dah lah, mending tinggal tidur aja.

#4 Background virtual bocor sampai kepala hilang separuh

Dalam beberapa rapat online, penyelenggara biasanya menetapkan background tertentu demi kerapian visual. Sayangnya, kadang entah kenapa background virtualnya malah bocor. Alih-alih terlihat rapi secara visual, peserta malah kelihatan kaya hantu gentayangan. Ada yang kepalanya lenyap separuh, ada yang bahunya hilang, ada juga yang wajahnya tampak transparan di layar.

Dan, kalau hal itu terjadi pada kita? Sudah jelas bikin bad mood. Auto down semangat 45 untuk ikut rapat online. Tapi, mau matikan background virtual kok ya takut banget disemprot sama host-nya.

#5 Peserta Zoom On-cam tapi nyambi aktivitas lain

Hal berikutnya yang bikin kepala cenut-cenut saat Zoom meeting adalah peserta yang on-cam, tapi nyambi aktivitas lainnya. Ada yang sambil jalan (Lu kira lu lagi nge-vlog?), ada yang nyetir mobil (tolong banget ini jangan ditiru), ada yang ngobrol sama orang di sampingnya, atau on-cam tapi tangannya riweuh dengan garap ini itu. Polusi visual banget pokoknya.

Iya, paham. Terkadang jadwal Zoom meeting memang tabrakan dengan pekerjaan lain yang juga penting. Tapi ya setidaknya, bisa dong kondisikan dulu situasinya. Kalau memang dituntut harus multitasking, minimal jangan ketara banget lah. Kalian yang gerak-gerak kami yang mual.

Level kekesalan terhadap peserta Zoom meeting yang nyambi ini meningkat ketika ketemu dengan peserta yang meninggalkan Zoom sama sekali. Akhirnya, ketika namanya dipanggil-panggil, tidak ada respon. Beberapa menit kemudian, baru kamera on, dan terdengarlah suara tergesa itu, “Eh iya maaf-maaf, tadi ke belakang bentar.”

Sebentar, katanya. Itu dari tadi host manggil nama kamu, sayang~

#6 Ngomong keras-keras, seolah peserta yang lain budeg

Tak kalah menyebalkan ketika Zoom berlangsung adalah peserta yang mentreatment peserta lain seperti orang budeg. Maksud saya, itu lho peserta yang kalau Zoom ngomongnya kenceng bener. Sudah volumenya dipolin, wajahnya juga ikut maju mendekati kamera. Alamak! Lubang hidung sampai ke-zoom-in.

Ya memang benar sih Zoom meeting itu dilakukan secara jarak jauh. Tapi, bukan berarti ngomongnya harus kenceng. Mic Zoom itu sensitif, kok Bestie. Bicara seperti biasa saja pasti terdengar. Ya minimal, kalau mau naikan suara, naik 1 oktaf saja cukup.

Termasuk, peserta atau host yang bolak-balik tanya, “Suara saya kedengaran nggak?” Sekali dua kali tanya, okelah ya. Tapi kalau terus-terusan tanya ya… mohon maaf, kami ini nggak budeg. Kalau misal suara nggak kedengeran pun, kami akan bilang kok. Jadi ya, kenapa harus bolak-balik ditanyakan coba?

Pada akhirnya, baik online ataupun offline, butuh suasana kondusif supaya tujuan dari pertemuan bisa tercapai. Nggak kebayang kalau dalam satu rapat online 6 hal kecil di daftar itu terjadi semua. Tidak hanya mengganggu alur diskusi, tapi benar-benar menguras energi mental seluruh peserta.

Kalau sudah begitu, menurut saya, pilihan paling waras tinggal satu: klik End Meeting. 

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Menebak Alasan Kenapa Tidak Ada Kursi Besi ala Indomaret di Warung Madura.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2025 oleh

Tags: Onlinerapat onlinerapat zoomzoomzoom meeting
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Merek Mobil yang Nggak Cocok Jadi Taksi Online, Penumpang Jadi Pegal-pegal Sepanjang Perjalanan Mojok.co

4 Merek Mobil yang Nggak Cocok Jadi Taksi Online, Penumpang Jadi Pegal-pegal Sepanjang Perjalanan

18 Juli 2024
Pengalaman Kerja Sampingan Isi Survei Online, Harus Pintar Pilih-pilih Platform supaya Tidak Zonk Mojok.co

Pengalaman Kerja Sampingan Isi Survei Online, Harus Pintar Pilih-pilih Platform supaya Tidak Zonk

17 Maret 2025
Pengalaman Saya Sidang Proposal Online karena Harus Sosial Distance

Pengalaman Saya Sidang Proposal Online karena Harus Sosial Distance

19 Maret 2020
Dilema Ngasih Penilaian Performa Pakai Bintang di Platform Online terminal mojok.co

Dilema Ngasih Penilaian Performa Pakai Bintang di Platform Online

20 November 2020
aplikasi zoom

Bagaimana Zoom Meeting Menguras Energi Kita

8 Juni 2020
Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar Mojok.co

Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar

16 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.