Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Menebak Alasan Kenapa Tidak Ada Kursi Besi ala Indomaret di Warung Madura

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
25 November 2025
A A
Menebak Alasan Kenapa Tidak Ada Kursi Besi ala Indomaret di Warung Madura

Menebak Alasan Kenapa Tidak Ada Kursi Besi ala Indomaret di Warung Madura (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau suatu hari nanti di depan warung Madura ada kursi besi ala Indomaret, kamu mau coba duduk di sana nggak?

Setiap kali kita bicara  tentang Indomaret, bukan logonya yang kita ingat, bukan pula promo “Beli Dua Lebih Hemat”, yang kita ingat adalah kursi besinya. Tempat di mana seseorang bisa rehat sejenak dari hiruk pikuk dunia, sambil meneguk sebotol Golda.

Itu sebabnya, keberadaan kursi besi jadi sesuatu yang sakral di Indomaret. Kita masih bisa memaafkan andai Indomaret kehabisan stok sosis. Tapi, sulit rasanya untuk memaafkan Indomaret yang tidak menyediakan kursi besi di depan tokonya.

Nah, melihat betapa pentingnya kursi besi dalam kehidupan umat, saya jadi kepikiran satu hal. Kenapa ya warung Madura tidak menyediakan kursi besi seperti Indomaret?

Maksud saya begini. Secara konsep, warung Madura ini kan mirip dengan Indomaret. Keduanya sama-sama menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, dan sama-sama jadi penyelamat saat toko lain sudah tutup. Bahkan dalam beberapa hal, warung Madura lebih unggul dari Indomaret. Warung Madura lebih murah, dan jelas ada bensin di sana, sedangkan di Indomaret tidak ada.

Jadi, kenapa ya warung ini nggak sekalian saja menyediakan kursi besi?

Keterbatasan lahan warung Madura

Satu-satunya alasan yang masuk akal kenapa tidak ada kursi besi di warung Madura adalah karena keterbatasan lahan. Warung Madura ini biasanya hanya menempati kios yang ukurannya kecil. Mungkin sekitar 3×4 meter saja. Dengan space yang terbatas sementara cukup banyak barang yang dijual, meletakkan kursi besi ala Indomaret di bagian depan hanya akan membuat suasana jadi rungseb.

Bandingkan dengan Indomaret. Berdasarkan beberapa sumber, luas minimal bangunan untuk membuka Indomaret disebut berkisar 120 hingga 200 meter persegi. Wah, berapa kali lipatnya warung Madura tuh? Jadi, misal Indomaret mau meletakkan 4 sampai 6 kursi besi di depan tokonya… ya nggak masalah. Lha wong jembar gitu, kok.

Baca Juga:

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Tak cukup hanya kursi besi

Kalau mau dipaksakan, sebetulnya bisa-bisa saja warung Madura menyediakan kursi besi ala Indomaret di depan warung mereka. Tapi, apalah arti kursi besi tanpa meja sebagai pendamping? Kurang afdal, Lur. Mau ditaruh mana botol Golda kita? Masa iya si botol digenggam terus? Ngelamun paling enak adalah nglamun ketika seluruh anggota tubuh kita dibiarkan bebas tanpa beban. Kalau ngelamun sambil megangin botol ya… kurang afdal saja.

Apalagi buat yang doyan sebat. Tak ada meja berati tidak ada asbak. Kalau begitu, mau dibuang di mana abu rokoknya? Masa mau dikantongin buat dibawa pulang? Ya nggak mungkin.

Dengan kata lain, kursi besi wajib disandingkan bersama mejanya sekalian. Artinya, butuh space yang lebih luas lagi dan warung Madura akan semakin kesulitan untuk memenuhinya.

Sudah cuan tanpa kursi besi

Bisa jadi alasan lain kenapa tidak ada kursi besi di warung Madura adalah karena fokus utama mereka sangat sederhana: cuan. Bukan berarti Indomaret nggak cari untung, ya. Jelas cari.

Tetapi dalam praktiknya, Indomaret tidak hanya fokus melubangi dompet pelanggan. Mereka juga punya effort membangun user experience pada para pelanggannya. Di Indomaret, pelanggan bukan cuma diajak transaksi, tapi juga diajak untuk menepi. Seolah Indomaret paham betul bahwa yang datang pada mereka adalah manusia dengan berbagai suasana hati.

Nah, warung Madura ini beda aliran. Hubungan mereka dengan pelanggan murni hubungan jual-beli. Pelanggan datang, bayar lalu pergi. Perkara yang datang lagi mumet dan butuh ruang untuk menata ulang perasaan, bodo amat. Itu bukan urusan warung. Toh, tanpa kursi besi pun omzetnya sudah aman. Jadi ya buat apa repot-repot menyediakan kursi besi ala Indomaret?

Meski demikian, bukan tidak mungkin kelak akan ada kursi besi di depan warung Madura. Jika saat itu tiba, kamu mau coba nggak duduk di kursi besi mereka?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Warung Madura Sebaiknya Tidak Cuma Jualan Barang, tapi Juga Jasa, Bisa Dimulai dengan 4 Jasa Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: indomaretkursi besikursi besi indomaretomzet Warung Madurawarung madura
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Kursi Indomaret Ternyata Kalah Nyaman dari Kursi Alfamart (Unsplash)

Indomaret: Satu-satunya Bisnis Franchise yang Nggak Cuma Jualan Halu, Bisa Dicoba buat Cari Cuan di 2025

22 Desember 2024
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Menguji Sempak Mahal vs Sempak Indomaret: Yang Mahal Belum Tentu Nyaman, yang Nyaman Belum Tentu Mahal

Menguji Sempak Mahal Mall vs Sempak Indomaret: Yang Mahal Belum Tentu Nyaman, yang Nyaman Belum Tentu Mahal

16 Maret 2025
4 Rekomendasi Camilan Manis di Indomaret yang Jarang Dilirik

4 Jajanan Indomaret yang Dikira Sehat padahal Tinggi Kandungan Gula

6 Oktober 2022
Kopi Saku, Sebaik-baiknya Kopi Botolan Point Coffee Indomaret Mojok.co

Kopi Saku, Sebaik-baiknya Kopi Botolan Point Coffee Indomaret 

25 Maret 2025
Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret

Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret

14 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.