Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Indosat Ooredoo, Provider dengan Sinyal Paling Nggak Bisa Diandalkan di Kota Jogja

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
28 November 2024
A A
Indosat Ooredoo, Provider dengan Sinyal Paling Nggak Bisa Diandalkan di Kota Jogja

Indosat Ooredoo, Provider dengan Sinyal Paling Nggak Bisa Diandalkan di Kota Jogja

Share on FacebookShare on Twitter

Buat siapa pun yang mau datang ke Kota Jogja, saran saya mending hindari menggunakan Indosat Ooredoo. Ini antisipasi saja, sih.

Tinggal di kota menjanjikan berbagai kemudahan untuk hidup. Akses pendidikan dan kesehatan yang lebih dekat, sistem transportasi yang lebih terintegrasi, hingga jaringan internet yang lebih menyeluruh dan cepat. Secara umum hidup di kota menawarkan segala keunggulan tersebut yang sulit ditemui di desa.

Sayangnya, kehidupan ideal di perkotaan nggak serta-merta nyata. Banyak sekali realita yang berbeda 180 derajat dari ekspektasi. Apalagi untuk jaringan internet yang lebih kencang, itu hanya khayalan semata jika kita salah memilih provider.

Walaupun saya tinggal di Kota Jogja yang seharusnya jaringan internetnya serbakilat, saya tetap nggak akan merasakan itu kalau pakai Indosat Ooredoo. Ia adalah provider yang membuat waktu warga Kota Jogja seperti saya habis. Waktu kami habis hanya untuk menunggu loading atau menghidup-matikan jaringan.

Selama hidup di Jogja, saya sangat menghindari Indosat Ooredoo. Meskipun kepepet pun saya nggak akan mau menggunakannya sebagai provider saya. Alasannya seperti ini.

Sinyal Indosat Ooredoo di Kota Jogja hilang-hilangan

Tempat tinggal saya hanya berjarak sekitar 2 km dari Tugu Jogja. Artinya daerah tempat tinggal saya masih cocok disebut sebagai “kota”, meskipun secara administratif memang termasuk ke dalam wilayah Kotamadya Yogyakarta. Idealnya, Indosat Ooredoo bisa menyediakan jaringan yang kuat di sini. Namun, kenyataannya jaringan provider berwarna kuning ini sangat lemah dan nggak stabil.

Sahabat dan kakak perempuan saya kebetulan adalah pengguna setia Indosat Ooredoo. Mereka sudah menggunakan provider tersebut bahkan sejak SBY masih menjabat sebagai presiden. Di tempat tinggal mereka yang sama-sama di luar wilayah Kota Jogja, jaringan Indosat Ooredoo sangatlah stabil, bahkan kencang.

Namun, ketika mereka mengunjungi rumah saya, tiba-tiba mereka berubah menjadi manusia Zaman Batu yang nggak mengenal gawai. Soalnya mereka mendadak nggak bisa mengakses apapun lewat HP, bahkan sekadar mencari sesuatu di Google. Bahkan nggak jarang mereka nggak bisa ditelepon melalui WhatsApp meskipun posisi HP mereka sedang menyala data selulernya.

Baca Juga:

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

Paket data yang mereka gunakan sama sekali nggak berguna di rumah saya. Alhasil ketika mereka sedang bertamu ke rumah, selain menyediakan suguhan, saya juga memberikan “jamuan” berupa akses internet lewat tethering dari HP saya.

Selain nggak ada jaringan internet meskipun data seluler sedang dihidupkan, Indosat Ooredoo juga memiliki penyakit lain. Jauh lebih parah, jaringan Indosat Ooredoo pun sering kali menghilang secara tiba-tiba. Di bagian status bar, nggak tertera network speed maupun jaringan 5G, 4G, atau sekadar EDGE. Tiba-tiba saja ikon jaringan padam dengan tanda X.

Harus naik ke atap untuk dapat jaringan stabil

Saya pernah pakai Indosat Ooredoo, tapi itu sudah sepuluh tahun yang lalu dan hanya bertahan sebulan. Saya tahan-tahanin agar paket internet saya habis terlebih dulu sebelum ganti ke provider yang lain.

Jaringan Indosat Ooredoo pada masa itu pun sudah jelek. Dulu, saya sampai harus menerapkan metode konvensional untuk mencari sinyal: mengangkat HP tinggi-tinggi. Namun, karena lengan saya jadi capek, saya pun memutuskan untuk naik ke atap sekalian hanya untuk mendapatkan sinyal yang stabil.

Cara ini memang efektif, terutama ketika dulu media komunikasi saya hanya BBM, Facebook, dan Twitter. Tapi saya capek menjawab pertanyaan tetangga yang kebingungan dengan apa yang saya lakukan di atap.

Customer service nggak responsif

Sebenarnya, nggak ada customer service yang memberikan pelayanan secepat dan sebagus Telkomsel. Customer service Indosat Ooredoo pun termasuk di dalamnya.

Ketika mengalami gangguan jaringan atau tiba-tiba speed internet melambat, wajar jika kita mengadu dan mencari solusi kepada CS. Sayangnya, CS Indosat Ooredoo kurang responsif dalam melayani aduan dan komplen dari pengguna.

Kakak saya pernah mencoba bertanya kepada CS Indosat Ooredoo terkait sulitnya mendapatkan jaringan internet yang stabil di HP-nya. Ia nggak kunjung mendapatkan jawaban hingga akhirnya ia menyerah menggunakan provider tersebut saat sedang di Kota Jogja.

Mungkin pengalaman saya ini nggak berlaku secara rata bagi warga Kota Jogja. Pastinya ada yang merasakan hal yang sama, ada pula yang beruntung karena nggak harus menghadapi persoalan seperti yang saya alami.

Namun, buat siapa pun yang mau datang ke Kota Jogja, saran saya mending hindari menggunakan Indosat Ooredoo. Ini antisipasi saja, sih. Lebih baik melakukan tindakan preventif dengan ganti provider selama jangka waktu tertentu atau minta tethering dari orang lain.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Indosat Harusnya Introspeksi dan Berbenah supaya Nggak Bikin Pelanggan Tambah Kecewa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 November 2024 oleh

Tags: indosat oredooKota Jogjasinyal provider
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Jogja Itu Kota Salah Urus, eh Kebumen Malah Menirunya. Aneh! (Unsplash)

Ketika Identitas Sudah Tidak Penting Lagi, Kota Kebumen Lebih Memilih untuk Beralih dan Meniru Jogja yang Salah Urus

12 Maret 2024
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Ironi Remaja Kota Jogja: Fasih Misuh dengan Bahasa Jawa, tapi Sulit Bicara Pakai Bahasa Jawa Krama

25 Januari 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

12 Januari 2024
Derita Mahasiswa Manado yang Tersiksa Kuliah di Kota Jogja (Unsplash)

Derita Mahasiswa Manado Penghuni Kosan Tanpa AC di Tengah Panasnya Kota Jogja yang Menusuk Sampai Lapisan Kulit Paling Dalam

20 April 2024
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

17 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.