Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Pahit Menjadi Mahasiswa Rantau di Jogja ketika Motor Scoopy Saya Disangka Motornya Pelaku Klitih

Alden Ferdiyan oleh Alden Ferdiyan
3 November 2025
A A
Kuliah Merantau di Jogja, eh Dikira Klitih karena Pakai Scoopy (Unsplash)

Kuliah Merantau di Jogja, eh Dikira Klitih karena Pakai Scoopy (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

“Malah ada stigma klitih segala gara-gara naik Scoopy. Baru juga beberapa bulan di Jogja, udah dapet aja pengalaman pahit. Hadehhh!!!”

Saya adalah mahasiswa baru di Jogja. Oleh sebab itu, pilihan ketika gabut adalah berkeliling, melihat keindahan, sekaligus menikmati fasilitas kota. 

Ini adalah cara saya beradaptasi dengan kultur Jogja. Selain itu, berkeliling kota bisa menyegarkan otak saya. Mengingat banyaknya tugas kuliah yang menumpuk menjelang UTS. 

Bukanya mau lari dari tanggung jawab, tapi otak juga butuh jeda. Ibarat mesin, kalau dipaksa kerja terus tanpa istirahat ya pasti overheat, malah bisa rusak. Lagian amat sangat sayang jika sebagai seorang pendatang, saya cuma ngang-ngong, ngang-ngong doang di kos. Rugi!

Jogja malam hari itu istimewa

Selama eksplorasi, saya menyadari kalau Jogja itu akan lebih istimewa kalau malam hari. Bagaimana tidak? Lampu lampu jalanan yang berkilauan, gedung agak tinggi, ramainya jalan, UMKM hampir di setiap pinggir jalanan kota jadi warna tersendiri. Itu yang bikin saya betah berkelana di kota ini saat malam hari. 

Namun, saya jadi kepikiran. Semua gara-gara cerita bapak penjual angkringan. Katanya, Jogja malam hari itu rada bahaya. Di balik dinamisnya kota ini, Jogja masih menyimpan masalah yang serius terkait maraknya klitih. Bahkan sampai hari ini. 

Jelas, sebagai perantau, kabar seperti ini bikin saya kepikiran. Takut pulang kos terlalu malam. Apalagi saya mahasiswa pinggiran Jogja dan Bantul. Ah, sial, padahal keliling kota waktu malam itu nikmat sekali.

Semua berawal dari motor Scoopy dan helm BMC

Cerita bapak penjual angkringan itu nempel di kepala saya. Dan saya sendiri, berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya. Saya tetap menekuni hobi saya untuk jalan-jalan malam hari.

Baca Juga:

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

Namun, seiring waktu, saya jadi insecure sendiri. Waktu di jalan, saya sering mengamati pengendara atau pejalan kaki. Saya merasa beberapa orang selalu memandang saya dengan tatapan agak gimana gitu. Apalagi kalau sudah berhenti di lampu merah, kelihatan banget raut tatapan sinis mereka.

Setelah sampai kos, saya mencoba ngobrol dengan beberapa teman terkait kegelisahan saya itu. Kata beberapa teman kos, motor Scoopy dan helm BMC full stiker itu biang keroknya.

“Ni konsepnya gimana, dah? Orang saya sendiri aja takut dibabat klitih kalau pulang larut malam, kok malah saya sendiri yang disangka klitih sama orang orang?” Batin saya dengan kesal.

Saya heran sama warga Jogja. Motor mungil kayak Scoopy bisa jadi simbol klitih. Padahal, motor ini juga nggak bisa kalau diajak balapan. Orang buat nyalip Honda Beat aja masih kewalahan. Gitu kok mau dipake buat nglitih yang biasanya kegiatannya kebut-kebutan.

Helm? BMC dengan full stiker ini adalah helm pertama dan satu-satunya yang saya punya. Stiker yang tertempel di helm ini nggak bermaksud buat nakut-nakutin orang. 

Stiker ini buat nambal goresan di helm doang. Karena ya namanya helm, sudah sewajarnya kalau sering jatuh saat di parkiran. Daripada membeli yang baru, ngeluarin uang, mendingan beli stiker saja. Selain lebih murah, kayanya juga jadi tambah keren. Begitu pikir saya.

Emosi dengan stigma di Jogja

Dan, pada akhirnya, saya mendengar sendiri stigma menyebalkan itu. Katanya, “Wes motor Scoopy, helm BMC full stiker. Wes pantes koe dadi klitih.” 

Saya agak tersinggung dengan kalimat itu. Scoopy ini adalah fasilitas dari orang tua untuk saya biar bisa kuliah dengan nyaman. Saya syukuri, menerima apa adanya. Nah, sindiran-sindiran kayak di atas itu lama-mana bikin hati dan telinga saya panas.

Makanya, saya menyempatkan diri untuk pulang kampung. Semata hanya untuk menukar motor dan helm biar nggak dianggap klitih di Jogja. Saya menceritakan kejadian ini kepada orang rumah. Bukanya mendapat pembelaan, malah saya yang diketawain orang rumah.

“Opo tak kasih motor Astrea ne Pakde wae, Nang, ben ora dianggep klitih. Iyo?” Ucap bapak saya sambil ketawa. Saya cuma terdiam.

Pengalaman buruk kayak gini sama sekali nggak terpikirkan sama saya. Ekspektasi saya memakai Scoopy ini sebagai teman mesra berkelana di jogja itu biar vibes Jogja-nya bisa lebih ngena, santai, perawatan motornya juga nggak terlalu ribet. 

“Malah ada stigma ginian segala. Baru juga beberapa bulan di Jogja, udah dapet aja pengalaman pahit. Hadehhh!!!”

Penulis: Alden Ferdiyan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Klitih Adalah Soal Kesenangan, Orang Tua Membosankan Mana Paham

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2025 oleh

Tags: Bantulciri-ciri klitihhelm bmcHonda ScoopyJogjaklitihklitih JogjaKota Jogjamaba jogjaScoopy
Alden Ferdiyan

Alden Ferdiyan

Mahasiswa salah kampus.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Jangan Dilakukan ketika Anda Berada di Lampu Merah Condongcatur

5 Hal yang Jangan Dilakukan ketika Anda Berada di Lampu Merah Condongcatur

31 Maret 2024
LDR Tingkat Kabupaten Bantul-Sleman Pelosok Itu Tak Mudah dan Bikin Bokong Kebas, tapi Opo Wae Tak Tabrak yang Menjadi Penghalang

LDR Tingkat Kabupaten Bantul-Sleman Pelosok Itu Tak Mudah dan Bikin Bokong Kebas, tapi Opo Wae Tak Tabrak yang Menjadi Penghalang

15 Agustus 2025
Hujan di Jogja Memang Romantis, kecuali bagi Penduduk Bantaran Kali Gajahwong Jogja yang Berkawan (Kelewat) Akrab dengan Banjir

Kali Gajah Wong: Bakal Ambrol di Beberapa Titik, Penyelamat Kota Jogja dari Ancaman Bencana Banjir Ini Kondisinya Semakin Merana

10 Februari 2024
Kecamatan Nguter Sukoharjo Punya Desa Bernama “Amerika” (Unsplash)

Mengagumi Deretan Rumah Mewah di Kecamatan Nguter Sukoharjo. Rasanya Seperti Tinggal di Kawasan Elite Bernama “Desa Amerika”

22 November 2023
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Membandingkan 4 Swalayan di Bantul Mana yang Terbaik Terminal Mojok

Membandingkan 4 Swalayan Hits di Bantul: Mana yang Terbaik?

3 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya
  • Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri
  • Dulu PD Paling Tampan dan Jadi Idaman saat Naik Motor Suzuki Satria FU, Kini Malah Geli dan Malu karena Ternyata Jamet
  • Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran
  • WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.