Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Tipe Tetangga Kos yang Bikin Emosi Jiwa

Nar Dewi oleh Nar Dewi
11 Mei 2020
A A
tetangga kos

tetangga kos

Share on FacebookShare on Twitter

Perbedaan dan gesekan budaya sering terjadi secara tidak disengaja di dunia pengekosan. Salah satunya karena tetangga kos yang bikin emosi jiwa.

Berdasarkan pengalaman sendiri, saya menemukan setidaknya ada 5 tipe tetangga kos yang bikin emosi jiwa raga. Inilah mereka:

Pertama, tetangga kos berisik

Saya bukan tipe orang yang harus tidur dalam keadaan sunyi senyap. Tapi saya juga bukan tipe orang yang kalau tidur udah kayak pingsan. Kali pertama ngekos, saya langsung punya tetangga kos yang berisiknya minta ampun.

Dia suka ngobrol sampai larut malam. Kadang, dia menyetel lagu religius keras-keras. Karena saya pikir itu lumrah, ya saya tahan diri…sampai kemudian ada orang lain yang menegurnya.

Jadi gini ya, mohon dipahami buat para suasana gegap gempita. Batas kamar kos itu bukan cuma fisik, tapi juga gelombang suara. Kalau pengin ngobrol ya lakukan di waktu yang tepat, jangan di jam tidur tetangga kosmu. Kalau pengin dengerin musik, sebaiknya pakai earphone.

Dua, tetangga kos jorok

Saya pernah punya tetangga kos yang joroknya minta ampun. Waktu itu, saya sudah pindah dari kosan pertama. Awalnya, tetangga saya ini kelihatan ramah banget. Tapi makin lama keramahannya tidak bisa menutupi sikap joroknya.

Bayangkan, masak dia suka meletakkan piring kotor yang masih banyak sisa nasi dan lauk di depan kamar. Piring itu diletakkan begitu saja sampai kadang dikerubungi lalat dan semut.

Kejorokan lain yang bikin emosi adalah kebiasaannya di kamar mandi. Dia pasti meninggalkan sampah bekas sampo sasetan di sana. Hih, bikin emosi jiwa!

Baca Juga:

Kos vs Kontrak Rumah Setelah Menikah: Mana yang Lebih Hemat dan Nyaman untuk Pasangan Muda?

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

Kondisi kamarnya? Jangan tanya. Tapi saya sih sebodo amat sama kondisi kamarnya yang jorok. Yang bikin saya eneg kalau kejorokannya dilakukan di luar zona ruangannya.

Tiga, pemalas

Buat yang ngekos dengan kamar mandi luar, pasti tau dong kalau kebersihan kamar mandi itu tanggung jawab bareng-bareng. Bukan cuma dipasrahkan ke “petugas kebersihan” aja.

Untuk membersihkan kamar mandi dan ruang tamu, kami bergiliran seminggu sekali. Konsepnya cukup adil sampai kemudian ada anak kos baru yang muales buanget kalau piket bersihin kamar mandi. Dia harus diingetin berkali-kali. Kan bikin gondok!

Dear tetangga kos yang jorok, kalau sudah tahu punya tanggung jawab menjaga kebersihan, ya tolong dipatuhi. Kasihan dong temen kos lain yang udah rajin menaati aturan bersama. Dan satu lagi, berkali-kali mengingatkan itu malah bikin kita kelihatan nyebelin. Padahal maksudnya baik.

Empat, suka lupa bawa kunci gerbang

Tipe tetangga kos yang nyebelin lainnya adalah yang kalau pergi selalu lupa bawa kunci gerbang. Satu atau dua kali ditelepon minta tolong bukain gerbang itu masih lumrah. Tapi tolong, jangan jadiin hobi pergi lupa bawa kunci gerbang.

Apalagi tetangga kos yang suka pulang malam melebihi jam kunci gerbang. Bisa jadi saya atau kamu lagi enak-enaknya mimpi, tapi terputus karena teman kos minta bukain gerbang. Atau ketika lagi enak boker. Kan waktu kontemplasi singkat yang berharga jadi terbuang.

Lima, pelit dan suka ngutang

Ada yang seperti ini? Oh ada. Tetanggak kos saya dulu suka banget mampir ke kamar saya lalu ngemilin makanan saya. Eh, giliran saya ke kemarnya, dia nggak mau berbagi penganan.

Atau kalau lagi jalan berdua cari makan, dia suka banget mohon-mohon supaya ditraktir. Tapi giliran dia baru gajian, katanya uangnya abis buat bayar utang. Aduh…

Kalau pas ada, saya nggak masalah untuk berbagi. Pun kalau ada uang lebih, tratirin teman itu nggak masalah. Tapi, ada kalanya kita butuh dan mengharapkan bantuan, tapi tetangga kos sukanya gitu. Duh, jadi terdengar nggak ikhlas, kan.

Itulah lima jenis tetangga kos yang bikin emosi jiwa. Kalau hidup di tengah banyak orang, sebaiknya jangan jadi orang menyebalkan. Kadang, kita bakal membutuhkan orang lain di saat yang tidak terduga. Intinya, sih, kalau di kos, sama-sama bikin enak aja.

BACA JUGA Mengenal Papua Lewat Youtuber Paul Shady atau tulisan Nar Dewi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2020 oleh

Tags: Anak Koskosteman kosteman kos nyebelintetangga kos
Nar Dewi

Nar Dewi

IRT suka nulis

ArtikelTerkait

air putih

Jangan Pesan Air Putih Gratisan saat Makan di Warung

6 Mei 2019
Rahasia Baju Nggak Kucel walau Bertahun-tahun Nggak Pakai Setrika Terminal Mojok

Rahasia Baju Nggak Lecek meski Nggak Punya Setrika

13 Oktober 2022
Pengalaman Saya Menghadapi Ibu-ibu yang Antre dengan Keras Kepala terminal mojok.co

Dari Anak Kos Untuk Ibu Kos

9 September 2019
sabun mandi

Mengukur Ekonomi Anak Kos dari Sabun Mandi yang Dipakainya

15 April 2020
3 Makanan yang Wajib Dimiliki Anak Kos kalau Mau Hemat hingga Akhir Bulan Mojok.co

3 Makanan yang Wajib Dimiliki Anak Kos kalau Mau Hemat hingga Akhir Bulan

7 November 2023
Percayalah, Kos Sekamar Berdua Hanya Akan Berujung Membangun Neraka di Kamar

Percayalah, Kos Sekamar Berdua Hanya Akan Berujung Membangun Neraka di Kamar

20 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.