Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Derita Tinggal di Kamar Kos yang Berada di Pinggir Jalan Raya

Aulia Syahfitri oleh Aulia Syahfitri
8 Mei 2023
A A
Derita Punya Kamar Kos di Pinggir Jalan Raya

Derita Punya Kamar Kos di Pinggir Jalan Raya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum ada yang menyuruh saya pindah kos, saya jelaskan dulu bahwa saya hanya ingin menceritakan suka duka yang saya rasakan saat ngekos di pinggir jalan raya. Kamar kos yang saat ini saya tinggali benar-benar berada di pinggir jalan. Saking pinggirnya, kalau keluar gerbang kos, saya bisa langsung menyeberang ke kampus.

Tinggal di kos memang jadi pilihan utama saya lantaran di perantauan saya nggak memiliki satu orang pun keluarga yang bisa ditumpangi. Sebenarnya kamar kos yang saya huni saat ini bukanlah kos pertama saya di Bogor. Sebelumnya, saya sudah pernah tinggal selama satu tahun di sebuah kosan yang berada dalam lorong di dekat sini.

Lantaran biaya kos sebelumnya naik dan fasilitas yang saya dapatkan nggak sepadan, saya putuskan untuk pindah. Bermodalkan googling, saya pun berhasil menemukan kos yang sekarang ini. Kamar kos yang baru ini benar-benar berbeda dari sebelumnya. Bukan karena kamarnya lebih bagus, tapi karena saya harus berhadapan dengan hal-hal yang belum pernah saya alami sebelumnya.

Sangat ramai

Namanya jalan raya tentu nggak akan pernah sepi. Kalaupun sepi, biasanya hanya di jam-jam tertentu, seperti malam hari. Waktu awal pindah ke kos baru ini, sangat sulit bagi saya untuk beradaptasi dengan suara-suara dari jalan raya seperti klakson mobil, sirine ambulans, suara kendaraan yang melintas, hingga suara penjual tahu bulat yang keliling naik mobil pick up. Selama beberapa hari, saya sempat menyesali keputusan saya pindah kos ke pinggir jalan raya ini.

Akan tetapi lambat laun saya jadi terbiasa. Yah, kalau dipikir-pikir lagi, ini kan keputusan saya dan sebelumnya saya sudah survei duluan ke sini, jadi harusnya nggak masalah, dong. Saya pun berdamai dengan suara-suara dari jalan raya yang kedengeran sampai kamar kos. Bahkan ngekos di pinggir jalan raya nggak buruk-buruk amat. Saya malah bisa memantau kemacetan dari jendela kamar. Tak jarang teman-teman saya bertanya, apakah kondisi jalanan sedang macet atau nggak sebelum mereka berangkat ke kampus. 

Selama ngekos di pinggir jalan raya, saya juga jadi hafal dengan jam-jam sibuk yang mengakibatkan kemacetan. Sehingga saya bisa mengantisipasi terlebih dulu. 

Sering menjadi saksi kecelakaan lalu lintas

Sejujurnya saya belum pernah menjadi saksi yang resmi ditanya-tanya oleh polisi begitu, sih. Tapi, kalau sewaktu-waktu dibutuhkan, saya bisa sangat membantu, kok. Gimana nggak, lha suara tabrakan dan gesekan dari kendaraan di jalan raya bisa terdengar jelas dari kamar kos saya. Kalau sudah mendengar suara seperti itu, otomatis saya langsung berdiri dan menengok keluar jendela untuk melihat siapa yang kecelakaan, ada korban atau nggak, gimana kondisi kendaraannya, dll.

Selama ngekos di pinggir jalan raya, setidaknya saya sudah beberapa kali melihat kecelakaan lalu lintas dari jendela kamar. Pertama kali mendengar suara kecelakaan sih saya sangat syok karena ternyata suaranya terdengar jelas dari kamar saya. 

Baca Juga:

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

Sulit teleponan di kamar kos

Di atas, saya mengatakan bahwa saya bisa mendengar segala jenis suara dari jalan raya di kamar kos saya. Nah, hal ini kadang yang bikin saya sulit teleponan. Sebagai anak yang hidup jauh dari keluarga, saya cukup sering menghubungi ibu saya, begitu juga sebaliknya. Terkadang saat ayik video call-an, tiba-tiba ada suara motor yang sangat nyaring dan membuat saya terdiam sejenak. Saya sampai harus bertanya pada ibu saya apa yang blio katakan barusan. 

Selain itu, saking jelasnya suara kendaraan melintas, kalau saya sedang teleponan dengan teman, mereka selalu bertanya, “Kamu lagi di jalan?” Kemudian berakhir dengan saya menjelaskan kondisi kos saya yang berada tepat di pinggir jalan raya. 

Merasa selalu diawasi

Selama hidup di dunia, perasaan selalu merasa diawasi memang betul ada, sih. Ya kan kita hidup selalu diawasi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ehehehe. Tapi, perasaan yang diawasi ini berbeda. Tiap kali saya membuka jendela kamar kos, saya selalu merasa diawasi. Padahal nggak ada yang mengawasi juga.

Hal ini sebenarnya berdampak positif juga. Saya jadi lebih sering membersihkan kamar kos. Jadi, kalau ada orang lewat dan nggak sengaja melihat kamar saya, kondisinya rapi. Syukur-syukur kalau yang melihat itu ibu-ibu, kan. Siapa tahu blio punya anak laki-laki rajin dan taat beragama yang bisa dijodohkan dengan saya. Wqwqwq. 

Jadi tontonan saat keluar pagar kos

Tiap kali keluar dari pagar kos, saya merasa seketika jadi artis. Saat membuka pagar, rasanya saya sedang berada di Met Gala dengan ratusan mata tertuju pada saya. Apalagi kalau kondisi jalan raya sedang macet. Orang-orang yang nggak ada kerjaan di atas kendaraan biasanya langsung menoleh melihat orang yang keluar dari pagar kos. Makanya saya kadang salting dan berlagak seanggun mungkin.

Itulah derita yang saya rasakan selama tinggal di kamar kos yang berada di pinggir jalan raya. Meskipun awalnya terasa sulit, lama-lama saya terbiasa juga. Tapi kalau boleh minta satu hal, saya pengin di jalan raya itu nggak ada kecelakaan lalu lintas lagi. Duh, Gusti, syoknya bukan main kalau sudah begitu!

Penulis: Aulia Syafitri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengalaman Ngekos di Kamar Kos yang Tak Ada Jendela.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2023 oleh

Tags: jalan rayakospinggir jalan
Aulia Syahfitri

Aulia Syahfitri

Mahasiswa peternakan tingkat akhir. Pengin menjadi juragan kos-kosan.

ArtikelTerkait

Rumah di Sleman, Kuliah di Sleman, Ngapain Kos?

Rumah di Sleman, Kuliah di Sleman, Ngapain Kos?

21 April 2023
jalan raya

Karena Jalan Raya Bukanlah Ruang Tamu

9 Juli 2019
Kalau Boleh Jujur, Lagunya Mulan Jameela Itu Cihuy Banget, Cuy! terminal mojok.co

Udah, Ngaku Aja Kalau Nyanyi Sambil Berkendara Itu Asyik Betul!

17 Maret 2020
Jalan Raya Sukowono–Sumberjambe, Jalan Rusak Penyumbang Angka Kecelakaan di Jember Mojok.co

Jalan Raya Sukowono–Sumberjambe, Jalan Rusak Penyumbang Angka Kecelakaan di Jember

13 Oktober 2024
Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos

Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos

16 November 2023
Culture Shock Ngekos di Jogja Gara-gara Kipas Angin Terminal Mojok

Ternyata Kipas Angin Nggak Penting Amat kalau Ngekos di Jogja

5 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.