Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

5 Soft Skill yang Harus Dikuasai Sebelum Menikah

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
15 Januari 2022
A A
5 Soft Skill yang Harus Dikuasai Sebelum Menikah Terminal Mojok

5 Soft Skill yang Harus Dikuasai Sebelum Menikah (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai sebuah prosesi yang sakral, menikah tak cukup hanya bermodalkan materi, apalagi kalau cuma punya cinta. Please, jangan cuma membayangkan pernikahan sebagai momen senang-senang karena bisa ketemu ayang beb setiap hari. Cinta yang kamu gadang-gadang itu bisa saja sirna ditelan waktu. Pasti pernah baca, kan, ada pasutri yang cerai padahal umur pernikahannya baru seumur jagung?

Itu sebabnya sebelum memutuskan untuk mengikat janji suci di depan penghulu, ada baiknya kamu kuasai 5 soft skill ini terlebih dahulu. Apa saja, sih?

#1 Bangun pagi

Apakah bangun pagi ini ada kaitannya agar nggak dicap pemalas oleh mertua? Ya, itu salah satunya. Bayangkan kamu masih tinggal satu atap dengan mertua, kakak ipar, dan adik ipar. Kemudian kamu, dengan tanpa merasa bersalah, baru bangun dan keluar kamar setelah semua pekerjaan rumah selesai. Masih punya nyali buat nunjukkin wajah?

Jangankan masih tinggal dengan mertua. Sudah punya rumah pribadi dengan pembantu segambreg kayak Raffi Ahmad sekalipun, bangun pagi tetap menjadi hal yang harus kamu kuasai sebelum menikah. Dengan bangun pagi, kamu jadi punya banyak waktu untuk family time. Sekadar ngopi cantik bareng pasangan, nonton TV, ataupun jogging bareng. Penting itu. Kan siangnya kamu bakal sibuk memperkaya si bos. Sore sampai malam, tenaga tinggal seuprit. Kalau bukan pagi hari, masa nunggu libur dulu biar bisa family time?

#2 Mengalah

Menikah itu ibarat kita sedang bermain layangan. Agar tetap stabil, kita harus tahu kapan harus menarik benang layangan, kapan harus mengulur. Kalau nggak pintar tarik ulur, nanti jadi layangan putus. Nggak mungkin banget, kan, kita selalu menuntut pasangan agar selalu mengerti dan menurut apa yang kita mau? Sesekali kita juga harus mengalah.

Jadi, kalau saat ini egomu masih setinggi Semeru, dikit-dikit pengin serba aku, berubahlah.

#3 Tahu waktu

Soft skill berikutnya yang harus kamu kuasai demi kehidupan pernikahan yang lebih langgeng adalah tahu waktu. Sebelum menikah, belajarlah untuk nggak terlalu hanyut dalam hal-hal yang kamu sukai. Entah itu main game, otak-atik mesin, nongkrong sampai kafe tutup, dll. Kelihatannya sih sepele, tapi lupa waktu gara-gara hobi ini bisa berdampak buruk. Di Tangerang, pernah ada berita suami aniaya istri hingga tewas. Penyebabnya, si suami nggak terima karena istri menegur dia yang sedang asyik main game online. Hiii, ngeri apa ngeri?

#4 Atur keuangan

Nah, mengatur keuangan juga nggak kalah penting untuk dikuasai sebelum menikah. Saat masih single, kebutuhan kita tentu berbeda dengan kebutuhan kita setelah menikah. Kalian, para laki-laki, harus menafkahi istri. Sedangkan yang perempuan, harus pintar-pintar mengelola keuangan karena bakal ada banyak keperluan mendadak setelah menikah seperti benerin genteng bocor, sumbangan sosial, bantu nikahan adik, dll.

Baca Juga:

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Kalau saat single saja kamu masih keteteran menyeimbangkan antara pemasukan dengan pengeluaran, bagaimana nanti setelah menikah? Jadi, belajar kelola keuangan dulu, ya, Mylov. Apalagi sebagian besar masalah rumah tangga itu biasanya dipicu oleh faktor ekonomi.

#5 Mengelola konflik

Sebelum hubungan kamu dan ayang beb naik level ke jenjang pernikahan, kuasai dulu bagaimana cara mengelola konflik dengan baik. Pernikahan itu bukan seperti pacaran yang bisa putus nyambung seenak wedel. Nggak bisa juga dikit-dikit ngambek, menghilang, dan mematikan ponsel ketika ada masalah. So, mulai sekarang, kalau memang niat mau menikah, jadilah lebih dewasa dengan belajar untuk mengelola konflik. Komunikasikan dengan baik, bukannya malah menghindar karena itu justru akan membuat semua jadi makin pelik.

Bagaimana? Merasa sudah menguasai 5 soft skill di atas? Selamat. Kamu siap untuk menikah. Tapi, calonnya sudah ada, kan?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2022 oleh

Tags: menikahsoft skill
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Meskipun Nggak Pernah Pacaran Saya Ogah Ikut Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran terminal mojok.co

Meskipun Nggak Pernah Pacaran Saya Ogah Ikut Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran

4 Mei 2020

Nasib Orang yang Dicap Sebagai Perusak Barang. Emangnya Kami Sengaja?

26 Oktober 2020
Usia Ideal Menikah Itu Nggak Perlu, Jadi Stop Bertanya Kapan Nikah Terminal mojok

Usia Ideal Menikah Itu Nggak Perlu, Jadi Stop Bertanya Kapan Nikah

2 Februari 2021
Menghitung Penghasilan Minimal setelah Menikah biar Dapur Aman dan Tetap Bahagia

Menghitung Penghasilan Minimal setelah Menikah biar Dapur Aman dan Tetap Bahagia

2 September 2022
pernikahan jawa terhalang weton mitos mbangkel ponorogo suro mojok.co

Membedah Larangan Menikah di Bulan Suro dalam Adat Jawa

19 Agustus 2020
Menikah Itu Emang Nggak Mudah dan 4 Drama Korea Ini Membuktikannya terminal mojok

Menikah Itu Emang Nggak Mudah dan 4 Drama Korea Ini Membuktikannya

12 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.