Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Nyore Bahagia sambil Mempersiapkan Pernikahan di Festival Kecil Sore Hari

Elya Ra Fanani oleh Elya Ra Fanani
8 Agustus 2023
A A
Nyore Bahagia sambil Mempersiapkan Pernikahan di Festival Kecil Sore Hari

Nyore Bahagia sambil Mempersiapkan Pernikahan di Festival Kecil Sore Hari (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, menikah bukan keputusan yang mudah. Ada banyak hal yang perlu kita pertimbangkan agar tidak kecewa di kemudian hari. Meski begitu, siapa sih yang pernah benar-benar siap masuk ke dalam ikatan pernikahan?

Tema ini menjadi bahasan pertama di acara Festival Kecil Sore Hari yang diselenggarakan Akademi Bahagia. Di sore hari yang juga bahagia itu, sekitar 40-an orang berkumpul. Tentu saja untuk mendengarkan Lya Fahmi, seorang Psikolog Klinis dan penulis buku Sebelum Harimu Bersamanya berbincang tentang panduan mempersiapkan pernikahan.

Menyepakati definisi nafkah sebelum melangkah ke jenjang pernikahan

Dalam acara yang didukung oleh Sovia Jewelry ini, Lya membahas beragam hal tentang pernikahan. Salah satunya tentang definisi nafkah. Bagi sebagian orang, nafkah dianggap sebagai pemenuhan kebutuhan hidup. Namun bagi sebagian lainnya, kebutuhan istri seperti skincare juga termasuk nafkah. Jadi, salah satu hal yang perlu dipersiapkan sebelum menikah adalah menyepakati definisi nafkah secara bersama.

Seperti yang dijelaskan dalam bukunya berjudul Sebelum Harimu Bersamanya, Lya menekankan bahwa seseorang bisa dikatakan siap menikah ketika dia sudah mengenali dirinya sendiri. Itu adalah modal utama kesiapan pernikahan.

Namun jika membahas dari sudut pandang neurosains, Lya Fahmi juga menjelaskan bahwa kematangan otak seseorang itu terjadi pada pertengahan 20-an, alias 25 atau (lebih aman) 26 tahun. Jadi, di usia tersebut seseorang bisa dikatakan siap untuk menikah.

Lya Fahmi juga menjelakan bahwa untuk terlibat dalam relasi, khususnya pernikahan, seseorang tidak perlu benar-benar “bersih” dari trauma masa lalunya. Karena sejatinya trauma itu tidak akan pernah hilang dalam diri seseorang.

Meski begitu, Lya juga menekanan bahwa setiap individu setidaknya harus menyadari terlebih dahulu keberadaan trauma atau luka batin itu. Dengan menyadari, individu bisa mengantisipasi supaya trauma itu tidak menjadi masalah dalam hubungan. Sementara pasangan bisa menjadi support system yang baik dalam penyembuhan.

Pasangan menikah saat ini lebih rentan terhadap perceraian

Pembahasan pernikahan tidak pernah bisa lepas dari pembahasan perceraian. Dalam sesi diskusi hari itu di Festival Kecil Sore Hari, Lya juga menekankan bahwa pernikahan itu harus bahagia, atau setidaknya pernikahan itu harus membuat pasangan sama-sama tumbuh dan berkembang. Ini menjawab salah satu peserta yang bertanya mengapa pasangan menikah zaman in lebih rentan terhadap perceraian dibanding orang-orang zaman dulu yang pernikahannya lebih langgeng.

Baca Juga:

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita

Ia menjelaskan, langgeng bukan tolok ukur pasangan itu bahagia dengan pernikahannya. Terlebih stigma tentang perceraian masih sangat negatif dalam kultur sosial kita. Tidak heran jika banyak orang memilih bertahan dalam pernikahan yang tidak bahagia. Dan hanya sedikit orang yang benar-benar berdaya untuk menjadikan perceraian sebagai jalan keluar.

Menanggapi pertanyaan itu pula, Lya Fahmi menekankan, “Saya tidak anti-perceraian, tetapi saya anti-pernikahan tidak bahagia,” sebagai konklusi bahwa keputusan untuk bercerai sama sulitnya dengan keputusan untuk menikah. Jadi, tidak ada salahnya bercerai jika memang pernikahan itu tidak bahagia, atau malah terasa menyiksa.

Pentingnya memulai pre-marriage talk dengan pasangan

Mendefinisikan makna pernikahan bersama pasangan menjadi hal penting dalam mempersiapkan pernikahan. Karena itulah memulai pre-marriage talk dengan pasangan menjadi sangat penting sebagai salah satu persiapannya. Hanya karena khawatir obrolan itu justru membuat kita melihat beragam perbedaan dengan pasangan, jangan sampai kita melewatkannya. Lebih baik kita memulai pembahasan itu daripada nanti kecewa saat pernikahan sudah benar-benar terjadi.

Hal senada juga disampaikan Aulia Puspanjali, Head of Marketing Communication Sovia Jewelry. Menurutnya, pernikahan itu bukan sekadar pelaksanaan akad dan resepsi, namun juga beragam persiapan yang harus dilakukan sebelumnya. ”Soalnya hari-H pernikahan itu adalah perayaan, padahal yang paling penting adalah persiapannya,” tegasnya.

Aulia sendiri tertarik mendukung acara ini karena buku Sebelum Harimu Bersamanya sangat cocok dengan visi Sovia Jewelry dalam mendukung persiapan pernikahan dengan sebaik-baiknya. Baik itu dari dari persiapan mental, finansial, kematangan komunikasi, kesamaan persepsi, yang harus dilakukan sebaik mungkin oleh setiap pasangan. Pun termasuk dengan persiapan membeli cincin untuk hari bahagia pasangan tersebut.

Penulis: Elya Ra Fanani
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pernikahan yang Didasari Cinta Mengapa Bisa Berakhir Seumur Jagung?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2023 oleh

Tags: menikahPasanganPernikahanpersiapan pernikahan
Elya Ra Fanani

Elya Ra Fanani

ArtikelTerkait

Batal Nikah Gara-gara Perabotan

Pilunya Batal Nikah Gara-gara Perabotan

8 Februari 2023
kapan nyusul nikah kondangan

Petaka dari Pertanyaan “Kapan Nyusul Nikah?” Pas di Kondangan

15 Maret 2020
Anatomi Perasaan Ibu oleh Sophia Mega: Ibu Tak Harus Selalu Sempurna

Anatomi Perasaan Ibu oleh Sophia Mega: Ibu Tak Harus Selalu Sempurna

15 September 2023
pernikahan jawa terhalang weton mitos mbangkel ponorogo suro mojok.co

Membedah Larangan Menikah di Bulan Suro dalam Adat Jawa

19 Agustus 2020
12 Pasangan Abnormal dan Nggak Masuk Akal dalam Drama Korea (Unsplash.com)

12 Pasangan Abnormal dan Nggak Masuk Akal dalam Drama Korea

6 April 2022
Mengambil Sisi Positif Saat Menjalani Long Distance Marriage. Nggak Selamanya Menderita, kok terminal mojok

Mengambil Sisi Positif Saat Menjalani Long Distance Marriage. Nggak Selamanya Menderita, kok

5 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.