Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Kebiasaan Barista yang Sebaiknya Dihindari supaya Pelanggan Semakin Nyaman

Kenia Intan oleh Kenia Intan
20 Januari 2025
A A
5 Kebiasaan Barista yang Sebaiknya Dihindari supaya Pelanggan Semakin Nyaman Mojok.co

5 Kebiasaan Barista yang Sebaiknya Dihindari supaya Pelanggan Semakin Nyaman (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sering ke kafe atau coffee shop, entah untuk bertemu kawan atau bekerja. Pengalaman menjajal beberapa kafe membuat saya punya banyak pengalaman bertemu dengan berbagai macam barista, petugas kasir, maupun pengelola kafe. Banyak yang punya hospitality yang baik sehingga pengalaman datang ke sebuah kafe jadi lebih menyenangkan. Namun, tidak sedikit yang punya kebiasaan yang bikin mengganjal di hati. 

Saya memahami bekerja di balik meja bar dan kasir tidaklah mudah. Pekerjaan yang melibatkan hospitality memang memerlukan banyak energi dan kepekaan tertentu. Belum lagi, isu kesejahteraan barista yang masih abu-abu di Jogja. Upah yang tidak seberapa dan batas-batas jobdesc yang blur jadi pekerjaan rumah besar.  

Akan tetapi, terlepas dari hal-hal itu, pelanggan juga punya hak-hak yang sebaiknya dipenuhi. Apabila hal ini diabaikan, bukan tidak mungkin para pelanggan akan kabur. Jelas ini bukan skenario baik di tengah persaingan kafe yang kian ketat. Itu mengapa, barista, petugas kasir, atau pengelola kafe sebaiknya memperhatikan kebiasaan-kebiasaan yang membuat pelanggan kurang nyaman seperti di bawha ini: 

#1 Barista yang heboh sendiri 

Beberapa kali saya menjumpai barista yang heboh sendiri di balik meja bar atau kasir. Suara mereka menggelegar hingga mengganggu pengunjung. Saya sama sekali tidak masalah dengan barista yang ngobrol, asalkan volume suaranya tidak mengganggu pengunjung. Persoalannya, ada segelintir barista yang kurang peka dalam menjaga meja bar dan kasir tetap kondusif. 

#2 Tidak fokus hingga sering salah pesanan

Menurut saya, barista melakukan kesalahan adalah yang wajar, apalagi kalau cuma sekali-kali. Mereka bukan dewa yang bebas dari kesalahan. Hal yang jadi persoalan adalah barista yang melakukan kesalahan berulang kali, itu namanya kurang profesional. Semakin buruk apabila pihak yang melakukan kesalahan tidak meminta maaf dan tidak berupaya memperbaikinya. Jelas ini membuat pelanggan tidak nyaman. 

#3 Kurang menjaga standar menu

Saya, dan mungkin pengunjung kafe lain, akan merasa kecewa kalau memesan menu yang sama tapi rasanya berbeda. Kasus yang sering terjadi pada minuman, takaran rasa manis dan takaran banyaknya es bisa berbeda. Pada menu camilan atau makanan, rasa dan porsi bisa berbeda pada kunjungan pertama dan kunjungan-kunjungan berikutnya. 

Sebaiknya barista, khususnya pengelola kafe benar-benar memperhatikan hal ini. Sebab, pelanggan lama-lama bisa kabur kalau tidak ada standar menu yang jelas. 

#4 Barista tidak bisa menjelaskan menu dengan baik

Barista, petugas kasir, atau pengelola kafe tidak hanya perlu memahami menu yang disajikan dengan baik, tapi juga harus bisa menjelaskannya dengan baik ke pelanggan. Apalagi kalau pengunjungnya baru pertama kali mendatangi kafe tersebut atau jarang ke kafe, informasi yang komprehensif diperlukan supaya pengunjung bisa memilih menu yang sesuai selera. Ujung-ujungnya kafe yang diuntungkan kalau pengunjung punya pengalaman memuaskan. 

Baca Juga:

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

#5 Memutar musik keras-keras 

Musik di kafe atau coffee shop terdengar faktor yang sepele, tapi sebenarnya sangat penting lho. Volume musik yang terlalu keras bisa mengganggu kenyamanan pelanggan. Tidak hanya volume musik, pilihan playlist yang diputar di kafe atau coffee shop juga sebenarnya berpengaruh. 

Memang, tidak semua pengunjung memiliki genre atau selera musik yang sama, tapi setidaknya bisa dipilih musik yang kemungkinan besar cocok di kuping banyak orang. Alternatif lain, barista atau pengelola kafe bisa menyesuaikan playlist dengan pengunjung yang datang. Apabila yang datang banyak orang bekerja, bisa dengan musik yang menenangkan biar nggak sepaneng. Apabila yang datang kebanyakan orang-orang nongkrong, bisa pilih playlist yang santai yang enak jadi backsound orang ngobrol. 

Saya rasa 5 kebiasaan di atas mesti dihindari oleh barista maupun pegawai kafe lainnya karena berkaitan langsung pada kenyamanan pelanggan. Padahal di industri kafe atau coffee shop yang semakin ketat, kenyamanan jadi satu faktor penting supaya pelanggan nggak kabur. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Siasat dari Mantan Barista untuk Menghadapi Mahasiswa yang Nongkrong di Kafe Berjam-jam, Rombongan, dan Nggak Jajan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2025 oleh

Tags: baristacoffe shopkafeKopipelanggan
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap "Suci"

Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap “Suci”

12 Maret 2025
metalhead waiter tiran kopi biji kopi mojok

Tak Hanya Folk dan Senja, Kini Kopi Juga Identik dengan Metalhead

4 Januari 2021
Salon de thé François industri musik jepang mojok

Mengenal Salon de thé François, Kafe Sarang Aktivis Legendaris di Jepang

31 Mei 2021
Jurus Kapal Api Bertahan di Tengah Gempuran Bisnis Kopi

7 Rekomendasi Racikan Kopi Kapal Api biar Ngopimu Nggak Gitu-gitu doang

23 Mei 2023
4 Alat Manual Brew yang Murah dan Mudah Digunakan bagi Penikmat Kopi Newbie terminal mojok

4 Alat Manual Brew yang Murah dan Mudah Digunakan bagi Penikmat Kopi Newbie

14 Desember 2021
promag

Anak Indie: Karib dengan Senja dan Kopi Sampai Promag dan Sarimi

13 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.