Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
24 Januari 2026
A A
Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Coffee Gold Indomaret ternyata oke juga. Rasa kopinya terasa sepadan dengan harganya.

Beberapa waktu lalu, saya sempat mengeluh kepada seorang teman mengenai harga minuman kopi yang semakin terasa kurang ramah di kantong. Sebenarnya saya bukan penikmat kopi yang fanatik, membeli kopi pun dapat dihitung sesekali saja. Namun tetap saja, harga dan ukuran kopi yang ditawarkan kini mulai terasa janggal.

Belum lama ini saya mencicipi Point Coffee. Iya, brand kopi yang bersandingan dengan Indomaret itu memang banyak jadi primadona. Apalagi setelah mereka mengeluarkan konsep Kopi Saku yang ukurannya pas untuk langsung dibawa pergi oleh para pekerja yang nggak punya banyak waktu, tapi wajib banget kena kafein.

Sudah dua kali saya mencoba Kopi Saku. Rasanya cukup enak, masih tetap ada rasa pahit khas kopi, meski dominan rasa manis. Namun ternyata buat saya pribadi, merogoh saku 15 ribu untuk membeli es kopi itu berat juga.

Makanya teman saya akhirnya menyarankan saya untuk mencoba Coffee Gold, kopi yang juga ada di Indomaret. Katanya, harganya lebih murah dan rasanya pun enak. Hmmm, masa iya, sih?

Baca juga: Review Yummy Choice Coffee Gold Bottle Series di Indomaret Bikin Kaget, kok Ada yang Rasanya Mirip Es Cendol?

Rasanya seperti menemukan kopi underrated

Ketika teman saya menyebutkan Coffee Gold, saya mengernyitkan dahi. Soalnya nama itu masih terdengar asing di telinga saya. Terlebih saat teman saya menjelaskan juga bahwa brand tersebut ada di Indomaret.

Saya yang sering jajan di Indomaret malah nggak pernah tau ada brand tersebut. Setahu saya kopi di Indomaret itu ya Point Coffee.

Baca Juga:

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Ternyata Coffee Gold memang nggak selalu ada di setiap gerai Indomaret. Hanya beberapa gerai yang turut menjual kopi ini. Makanya saat mengetahui dan menjajal kopi di sini, saya merasa menemukan kopi underrated: harga murah dan rasanya sepadan.

9 ribu untuk segelas kopi Coffee Gold, sepadan!

Saat mencari tahu brand Coffee Gold di media sosial, harga yang ditawarkan untuk produknya memang menarik. Cukup dengan 12 ribu sudah mendapatkan segelas es kopi.

Namun, mata saya melihat sebuah informasi kecil bertuliskan promo selama bulan Januari. Beberapa menu bisa dibawa pulang cukup dengan mengeluarkan uang 9 ribu saja! Saya rasa cukup okelah untuk dicoba.

Ini promonya benar ada, ya, dan nggak ribet pakai voucher ataupun minimal pembelian. Cukup sebutkan menu yang tertanda promo dan kamu akan dapat kopi seharga 9 ribu saja.

Dan untuk rasanya juga menurut saya oke banget, kok! Jadi, ya bisa banget, nih memanfaatkan beli kopi ini selama bulan Januari biar hemat.

Kasir Indomaret merangkap barista Coffee Gold

Perbedaan yang jelas tampak dari Coffee Gold dengan Point Coffee adalah keberadaan barista. Entah di semua cabang atau hanya beberapa, tapi Coffee Gold dilayani oleh kasir Indomaret sendiri, tanpa ada barista khusus.

Saat pertama kali mencoba pun pengalamannya jadi janggal. Saya jadi diam canggung di depan menu karena harus menunggu kasir menyelesaikan pembayaran bagi mereka yang berbelanja, baru beralih membuatkan pesanan kopi saya.

Saya pun menceritakan hal ini kepada teman saya yang merekomendasikan brand ini. Katanya memang begitu.

Hmmm, kalau untuk pelanggan yang terburu-buru, sih, kayaknya kurang worth it, ya kalau harus menunggu. Terlebih saat antrean sedang ramai.

Baca juga: Kopi Saku, Sebaik-baiknya Kopi Botolan Point Coffee Indomaret.

Kasir jadi wajib serba tahu

Selain itu, selama membuat kopi, kasir Indomaret yang merangkap barista Coffee Gold tadi juga semacam dibekali resep minuman di meja. Jadi membuat minumannya sambil mencontek resepnya.

Saat pertama kali saya mencoba pesan dengan info tambahan untuk kopi tersebut dibuat less sugar, kasir tampak kebingungan dan justru melontarkan pertanyaan kepada saya, “Ini yang mau dikurangi susu atau cokelatnya, ya, Kak?”

Oke, meskipun Coffee Gold jauh lebih murah dibandingkan Point Coffee, tetap saja ada kekurangannya juga. Terutama di bagian pelayanan itu tadi. Makanya meskipun enak dan murah, kayaknya saya nggak merekomendasikan beli Coffee Gold bagi orang-orang yang nggak punya banyak waktu.

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Coffee Gold Indomaret: Kopi Hemat yang Layak Dicoba.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: Coffee Gold Bottlecoffee gold indomaretes kopiindomaretIndomaret Point Coffeekasir indomaretKopikopi indomaretpoint coffeeYummy Choice
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Indomaret Point Coffee yang Perlu Diketahui

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Indomaret Point Coffee yang Perlu Diketahui

28 April 2025
Tisu Indomaret vs Tisu Alfamart, Mana yang Lebih Berkualitas? Mojok.co

Tisu Indomaret vs Tisu Alfamart, Mana yang Lebih Berkualitas? 

14 Maret 2025
Kopi Kenangan, Janji Jiwa, Fore Coffee: Mana Es Kopi Susu Kekinian yang Pas dengan Seleramu? terminal mojok.co

Kopi Kenangan, Janji Jiwa, Fore Coffee: Mana Es Kopi Susu Kekinian yang Pas dengan Seleramu?

30 November 2020
3 Tips Menghindari Kerugian Belanja di Minimarket dari Mantan Pegawainya terminal mojok.co

Menanggapi Tulisan ‘Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart’ Tidak Perlu Baper

27 Juni 2019
The Coach Coffee Shop: Harga Elite, Tempat Duduk Sulit, Rasanya B Aja

The Coach Coffee Shop: Harga Elite, Tempat Duduk Sulit, Rasanya B Aja

19 Mei 2024
alfamart private label

5 Alternatif “Jajanan Aneh” di Indomaret dan Alfamart

27 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026
Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan Terminal

Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan

8 Juli 2026
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap Intel (Unsplash)

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

5 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.