Kopi susu gula aren selalu jadi pilihan ~
Kafe hari ini bukan lagi sekadar tempat untuk makan dan minum. Tapi, kafe sudah jadi bagian dari gaya hidup. Mau arisan, meet up kawan lama, work from anywhere, atau sekadar lagi pengen duduk sendiri, kafe biasa jadi pilihan. Tak heran jika kafe tumbuh subur di mana-mana. Masih ingat dengan Hukum Penawaran yang kita pelajari saat SMA? Ya itulah yang terjadi. Makin banyak permintaan, maka makin banyak penawaran.
Nah, saking menjamurnya, masing-masing kafe perlu punya senjata pamungkas supaya bisa bersaing dengan yang lain. Entah dengan promo, interior yang estetik, musik yang pas, sampai keramahan barista. Namun, ujungnya tetap kembali ke satu hal yang paling menentukan: menu. Mau sebagus apa pun tempatnya, kalau minumannya mengecewakan, orang jarang mau datang lagi.
Menariknya, di tengah ragam pilihan kopi yang ada di kafe, ada satu menu yang hampir selalu ada: kopi susu gula aren. Ini kalau di buku menu, kopi susu gula aren pasti ada tanda jempolnya yang berarti paling laris atau paling direkomendasikan. Pertanyaannya, kenapa ya?
#1 Kopi susu gula aren rasanya akrab di lidah
Berdasarkan investigasi kecil-kecilan, terungkap bahwa alasan utama pelanggan membeli kopi susu gula aren adalah karena rasanya yang sudah akrab di lidah. Akrab di sini maksudnya bukan karena sudah bolak-balik pesen, ya. Bahkan, orang yang baru pertama kali ke kafe pun pasti sudah bisa menebak rasa kopi yang satu ini. Lha wong komposisi kopi ini jelas termaktub kok: kopi, susu, gula aren. Tiga bahan yang sudah sangat familiar di kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, kemungkinan zonk-nya itu kecil.
Bandingkan kalau di menu ada nama piccolo latte, affogato, dirty latte, sampai kopi nyender. Duh, agak bingung juga ya membayangkan rasanya bakal seperti apa. Jadi, ya, daripada gambling, mending pilih yang pasti-pasti saja. Kan eman-eman juga kalau sudah bayar mahal, ehh, ternyata rasanya kek kapur barus.
#2 Harga kopi susu gula aren biasanya terjangkau
Dibandingkan menu kopi lain seperti manual brew atau signature coffee tertentu, kopi susu gula aren biasanya dibanderol dengan harga yang lebih ramah. Bukan yang paling murah, sih. Tapi setidaknya, harga si kopi cukup aman terutama bagi pelanggan yang datang ke kafe bukan sesekali, tapi bisa berkali-kali.
Dengan harganya yang terjangkau, memesan menu ini jelas jadi pilihan yang cerdas. Pelanggan bukan cuma bisa menghemat beberapa lembar rupiah, tapi juga mendapatkan rasa yang bisa dinikmati hingga tetes terakhir. Asal, jangan sampai ketemu barista yang lagi ngantuk. Takut banget doi ngasal kasih takaran yang berujung pada rasa kayak kuah kolak.
#3 Punya efek mood booster yang nyata
Alasan lain kenapa orang cenderung balik pilih kopi susu gula aren adalah karena sudah merasakan manfaatnya, sehingga sungkan untuk berpaling.
Maksud saya begini. Semua orang tahu kalau kandungan kafein dari kopi bisa memberi efek segar. Mata yang semula tinggal 5 watt dan otak yang sudah tidak bisa diajak mikir lagi, tiba-tiba bisa kembali semangat. Itu semua efek kafein pada kopi.
Nah, si kopi ini ketemu dengan gula aren yang kandungannya mampu memberikan dorongan energi yang cepat. Bukan hanya itu saja. Manisnya gula aren juga berperan sebagai mood booster. Tahu sendiri kan kalau rasa manis sering dikaitkan dengan perasaan nyaman dan menyenangkan?
Hasilnya? Setelah minum kopi susu gula aren badan jadi seger, pikiran fresh, mood juga auto naik. Yang kayak gitu mau coba-coba menu kopi lain? Maaf, nggak dulu.
#4 Dianggap lebih sehat
Terakhir, alasan lain kenapa orang lebih memilih menu kopi susu gula aren di kafe adalah persepsi bahwa gula aren lebih sehat dibandingkan gula pasir atau sirup sintetis. Ya memang sih, secara umum, gula aren memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula pasir. Sehingga, lonjakan gula darahnya tidak setajam gula rafinasi.
Selain itu, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa gula aren mengandung mineral alami seperti kalium, zat besi, dan magnesium yang baik bagi tubuh. Karena itulah, pesan menu satu ini terdengar seperti minuman yang penuh kompromi. Pelanggan bisa tetap menemukan rasa manis, tapi tidak terlalu menimbulkan rasa bersalah yang besar.
Itulah 4 alasan kenapa orang cenderung memesan kopi susu gula aren daripada menu kopi lainnya. Apakah kamu juga termasuk orang yang suka pesan menu kopi yang satu ini? Sah-sah saja, sih. Yang penting harus tahu batasannya saja ya, Bestie. Nggak baik kalau sering-sering minum kopi ini. Apalagi kalau pas beli selalu minta ditraktir doi. Hiyyyaa~
Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Kopi Arabika, Jenis Kopi Terenak yang Cocok dengan Segala Jenis Merek Rokok.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.




















