Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal

Tiara Uci oleh Tiara Uci
29 November 2024
A A
5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal Mojok.co

5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di luar perkara politik, saya sebenarnya suka dengan menu yang dijual di Starbucks, terutama minumannya. Menurut saya, minuman Starbucks lebih ramah tenggorokan (tidak mudah serik) dibandingkan minuman sejenis dari merek lain. Namun, jika menyangkut makanan, saya cenderung kurang cocok dengan sebagian besar snack, permen, cake, dan roti Starbucks.

Menurut saya, cake Starbucks kemanisan, sementara untuk roti-rotiannya seperti panini justru keasinan dan untuk kue keringnya rasanya B saja, padahal harganya lumayan mahal. Nah, di antara banyaknya makanan Starbucks yang menurut saya kurang enak tersebut, ada lima makanan yang menurut saya paling gagal dan tidak akan saya beli lagi.

ADVERTISEMENT

#1 Vanilla Brown Sugar Puding

Di urutan pertama, saya menempatkan vanilla brown sugar pudding sebagai produk makanan gagal Starbucks. Pudding vanilla yang diberi taburan brown sugar ini memiliki rasa yang manis, tapi tekstur pudingnya benyek sekali sehingga terasa aneh di lidah.

Saya nggak tahu, apakah saya membeli vanilla brown sugar yang ditempatkan pada suhu yang keliru atau gimana ya. Yang pasti, saya sudah dua kali membeli pudding vanilla ini di dua gerai Starbucks berbeda, tapi tekstur tetap sama, sama-sama benyek. Cairan brown sugarnya juga kemanisan dan keenceran. Udah gitu harganya mahal lagi, Rp50 ribuan. Untung kemasannya kiyowo jadi agak sedikit terhibur sedikit.

#2 Cheesy Pepperoni Focaccia

Cheesy Pepperoni focaccia adalah roti charcoal (arang) berwarna hitam yang diberi lembaran cheddar, beef, lalu dipanggang. Rasanya mirip roti panggang daging pada umumnya, tapi roti arangnya hambar sekali dan agak keras sehingga tidak enak saat dikunyah.

Makanan satu ini hanya menarik dari tampilannya saja, warna hitam terlihat beda dari roti lainnya padahal rasanya nggak beda dengan roti tawar biasa. Mana mahal lagi, Rp56 ribu per potong.

#3 Cinnamon roll

Salah satu menu makanan yang selalu ada di display Starbucks adalah cinnamon roll. Panganan ini memiliki tekstur kering banget dan diberi taburan sirup gula putih yang juga dikeringkan. Rasanya manis banget dengan aroma cinnamon.

Saat membeli cinnamon roll sebenarnya saya selalu meminta baristanya untuk memanaskan, tapi tekstur kering cinnamon roll yang keras dan susah digigit tidak akan berubah. Begitu masuk mulut rasanya langsung seret dan ingin minum air putih. Saran saya sih, kalau mau membeli makan di Starbucks mendingan pilih Banana Cake ketimbang cinnamon roll.

Baca Juga:

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

Makanan Superindo Rp15 Ribuan Penolong Pekerja Miskin yang Kecewa akan Mahalnya Harga Warteg

#3 Via Red Velvet Roll Ball

Via Red Velvet adalah menu makanan reguler di Starbucks sehingga stoknya banyak dan tersedia setiap hari. Kue ini memiliki rasa yang mirip cake red velvet yaitu manis dan sedikit gurih dari cream putihnya. Berbeda dengan cake yang banyak kuenya, via red velvet berbentuk gulungan dengan jumlah cake yang tipis dengan cream yang berlimpah dan ditaburi kacang. Banyaknya cream justru membuat rasa via red velvet cenderung kemanisan.  

Jika sedang apes pol, tak jarang saya mendapatkan via red valvet yang sudah kelamaan di chiller sehingga teksturnya keras sekali, sekeras rengginang. Via red valvet ini beneran kue mahal yang tidak perlu dipertimbangkan untuk dibeli, mending kamu beli keripik singkong ungu. Iya, kalian nggak salah dengar, Starbucks jualan keripik singkong, hanya saja namanya dibuat lebih modern yaitu cassava chips.

#4 Espresso Brownies

Sejujurnya saya suka dengan espresso brownies, tapi semua teman-teman saya bilang makanan satu ini tidak enak. Itu mengapa saya memasukkannya di sini dengan pertimbangan selera mayorias. Espresso brownies adalah kue brownies dengan rasa kopi yang di dalamnya diisi cream dark chocolate yang lumer, tekstur brownies chewy. Rasanya dominan pahit seperti espresso, oleh karena itu banyak orang yang merasa tidak cocok.

Selagi kamu tidak suka kopi hitam tanpa gula, kamu pasti tidak akan suka dengan espresso brownies. Namun, jika kamu suka dark chocolate dan Americano tanpa gula, boleh untuk mencicipinya.

#5 Semua menu plant based

Selama kamu bukan Jennifer Bachdim dan tidak juga vegetarian, hindarilah membeli makanan Starbucks yang masuk kategori plant based. Makanan Starbucks yang masuk kategori ini memang diklaim lebih sehat, tidak mengandung gluten dan mengandung banyak serat (sayuran). Namun, kamu tahu sendiri, segala jenis makanan sehat umumnya memang tidak enak di lidah. Begitu juga menu plant based Starbucks yang mayoritas rasanya seperti burger keras yang diberi dedauan kering, nggak ada dagingnya, paling mentok diberi cheese dan tomat.

Jika bingung makanan mana yang masuk kategori plant base? Baca saja kemasannya, di wadah kertas bagian depannya akan ada tulisan plant base jika makanan tersebut terbuat dari bahan-bahan yang katanya lebih sehat (natural). Tentu saja harganya pun cenderung lebih mahal. Lah daripada membeli plant base wellington pocket misalnya, mending kamu ramban kangkung dan kecambah di rumah buat pecel lebih cocok dengan lidah dan murah.  

Itulah tadi daftar makanan Starbucks yang rasanya tidak mantap, harganya mahal, dan tidak bisa membuat perut orang Indonesia kenyang. Saya yakin, kamu makan 10 pudding Starbucks tidak akan kenyang, yang ada malah kembung. 

Penulis: Tiara Uci
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Menu Starbucks yang Rasanya Aneh, Kurang Cocok di Lidah Saya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2024 oleh

Tags: KopiMakananmakanan starbucksStarbucks
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Orang Kampung Pertama Kali Jajan Starbucks Kebingungan, Kebanyakan Tawaran Tambahan dan Penamaan Ukuran Minuman yang Aneh. Bikin Kapok! Mojok.co

Kebingungan Orang Kampung Pertama Kali Jajan Starbucks, Kebanyakan Penawaran dan Istilah Aneh

12 Juni 2025
5 Hal yang Bakal Terjadi Andai Kasir Starbucks Dibagi 2 Jalur

5 Hal yang Bakal Terjadi Andai Kasir Starbucks Dibagi 2 Jalur

19 Desember 2022
Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap "Suci"

Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap “Suci”

12 Maret 2025
Cara-cara Starbucks Membuat Pembeli Mengeluarkan Uang Lebih Banyak

Cara Starbucks Membuat Orang Tertarik Beli meski Tahu Harganya Mahal

13 Mei 2022
Filsuf Adalah Tonggak Peradaban Bangsa dan Kini Mereka di Kedai Kopi terminal mojok.co

Analisis Berbagai Arti Ungkapan ‘Ngopi’ yang Sering Kita Dengar

8 Juli 2020
7 Minuman Starbucks yang Jarang Dipesan padahal Rasanya Enak

7 Minuman Starbucks yang Jarang Dipesan padahal Rasanya Enak

19 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu! Mojok.co

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

24 Juni 2026
Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja Mojok.co

Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja

29 Juni 2026
Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026
Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi itu hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.