Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

Nur Anisa Budi Utami oleh Nur Anisa Budi Utami
6 Januari 2026
A A
Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja Mojok.co

Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini muncul video singkat tentang sebuah booth kopi Nescafe di Kulon Progo. Booth-nya terlihat kecil, tapi antreannya panjang. Saya pikir booth Nescafe itu ramai karena konten, aslinya mungkin biasa aja. Anggapan itu terpatahkan ketika saya melihatnya sendiri di dekat Stasiun Wates. 

Booth Nescafe kecil itu benar-benar ramai. Bukan ramai dadakan, tapi konsisten. Ada orang datang, pesan, nunggu sebentar, lalu pergi sambil bawa kopi. Antrean mengalir terus. 

ADVERTISEMENT

Tempat ini bukan juga coffee shop estetik yang tiap sudutnya siap masuk feed. Cuma booth kecil, menunya nggak banyak, tapi entah kenapa, orang-orang datang dan pergi silih berganti. Dari situ, rasa penasaran mulai muncul. Kenapa booth sekecil ini bisa jadi magnet?

#1 Kopi Nescafe enak dan rasanya aman

 booth ini datang dengan rasa yang familiar. Apalagi di tengah tren kopi yang makin ke sini makin aneh-aneh. Ada tren yang pakai topping ini-itu atau dicampur rasa yang bikin mikir dua kali. 

Menu di booth Nescafe berbeda. Nggak ada kejutan, tapi juga nggak mengecewakan. Kopinya bisa diminum sambil jalan, sambil nunggu kereta, atau sambil ngobrol. Rasa yang aman dan pasti justru menjadi daya tarik bagi banyak orang. 

#2 Harganya masuk akal

Ini klise, tapi nyata. Di saat harga kopi pelan-pelan naik dan sering bikin dompet mikir ulang, booth ini masih berdiri di wilayah aman. Cocok buat mahasiswa, pekerja, keluarga, atau siapa pun yang cuma pengin ngopi tanpa drama finansial. Murah di sini bukan soal pelit, tapi soal tahu diri. Tahu kalau nggak semua orang ngopi buat gaya.

#3 Menunya nggak bikin capek milih

Kadang kita lupa, terlalu banyak pilihan justru bikin lelah. Menu panjang sampai dua halaman sering bikin orang berdiri lama, ujung-ujungnya pesan yang itu-itu juga. Booth Nescafe ini sebaliknya. Pilihannya terbatas, jelas, dan familiar. Datang, pesan, bayar, ambil. Selesai. Buat pengunjung yang lagi jalan-jalan atau cuma mampir sebentar, kesederhanaan ini terasa menyenangkan.

#4 Desain booth Nescafe yang kelihatan niat

Walaupun kecil, booth kopi ini nggak kelihatan asal-asalan. Rapi, bersih, dan memberi kesan “kelas” tanpa harus terlihat mahal. Ada semacam pesan diam-diam yang ditangkap mata: ini serius, tapi nggak sok. Di era visual kayak sekarang, kesan pertama sering menentukan. Orang mungkin nggak sadar kenapa mereka tertarik, tapi desain yang niat itu bekerja pelan-pelan. 

Baca Juga:

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja 

Banyak orang sekarang capek. Capek sama hidup yang serba cepat, pilihan yang terlalu banyak, dan tuntutan untuk selalu tampil beda. Dalam kondisi seperti itu, sesuatu yang sederhana, konsisten, dan bisa diandalkan justru terasa menenangkan. Kopi dari booth ini mungkin nggak akan jadi kopi paling memorable seumur hidup, tapi dia cukup. Dan kata “cukup” itu belakangan terasa langka.

Booth Nescafe di Kulon Progo seolah ngasih pelajaran berharga kalau kamu nggak harus jadi yang paling mencolok untuk jadi pilihan. Kamu cuma perlu ngerti siapa yang kamu layani dan apa yang mereka butuhkan. Dalam dunia yang penuh gimmick, kesederhanaan justru bisa jadi strategi paling tahan lama.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Penulis: Nur Anisa Budi Utami
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kulon Progo Sepi, tapi Punya Pesona Tersendiri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: booth kopibooth nescafeKopikulon progoNescafe
Nur Anisa Budi Utami

Nur Anisa Budi Utami

Guru TK yang tinggal di Kulon Progo. Suka menulis, ngopi, dan jalan-jalan.

ArtikelTerkait

kopi mama

Mama, Kopi Memang Pahit

9 Juli 2019
7 Rekomendasi Kafe buat Nugas dan WFH di Kulon Progo Terminal Mojok

7 Rekomendasi Kafe buat Nugas dan WFH di Kulon Progo

30 Maret 2022
rekomendasi warkop untuk warga kediri fast bar skripsian di coffee shop home brewer kopi cafe kafe coffee shop mojok

Rekomendasi Alat Kopi bagi Home Brewer Pemula

24 November 2020
5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal Mojok.co

5 Makanan Starbucks yang Rasanya Gagal

29 November 2024
Kulon Progo Cocok untuk Orang Mumet karena Ada 6 Tempat Ajaib Ini Mojok.co

Kulon Progo Cocok untuk Orang Mumet karena Ada 6 Tempat Ajaib Ini 

11 Februari 2026
4 Dosa Warung Kopi di Flores yang Bikin Sepi Pelanggan

4 Dosa Warung Kopi di Flores yang Bikin Sepi Pelanggan

26 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Leuwigajah, Kelurahan Paling Mentereng Se-Kota Cimahi

Cimahi Selatan, Sebuah Anomali di “Kota Tentara”: Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Keberlangsungan Hidup Warga Cimahi

7 Juli 2026
Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap Intel (Unsplash)

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

5 Juli 2026
Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja Mojok.co

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja

6 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Malang Memang Sekarang Panas, tapi Tetap Lebih Nyaman daripada Merantau di Surabaya 

8 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.