Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

10 Rekomendasi Kuliner di Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
22 Maret 2022
A A
10 Rekomendasi Kuliner di Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin Terminal Mojok.co

10 Rekomendasi Kuliner di Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin(Faiz Zaki/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ada food vlogger yang datang ke warungnya Uncle Muthu di Kampung Durian Runtuh, sudah pasti review-nya bagus. “Nuansanya outdoor gitu, banyak anak-anak yang main di sini, nakal-nakal. Ada dua yang rambutnya botak ngglidig tenan tapi nggak apa-apa, yang penting makanannya enak!” Saya yakin, udah pasti salah satu review-nya bilang begitu.

Tapi di Durian Runtuh, kuliner-kuliner enak nggak hanya ada di warungnya Uncle. Maka dari itu, saya di sini akan menuliskan dan menjabarkan kuliner-kuliner yang ada di jagat semesta Upin & Ipin, terkhusus di Kampung Durian Runtuh. Mulai dari es yang terkenal sampai makanan yang pastinya dapat menggoda iman siapa saja ketika bulan puasa.

#1 Ayam goreng Ismail bin Mail

Untuk menu makanan, apalagi mendekati bulan puasa, ayam goreng bikinan Mail ini cocok untuk menu buka dan sahur. Atau kalau mau dimakan siang-siang untuk mbatal juga boleh, terserah kamu. Yang penting satu hal, cita rasa dan harganya.

Mail selalu menjual semua barangnya dua seringgit, termasuk di dalamnya ayam goreng bikinannya. Kalau dikurskan ke rupiah, satu ringgit ada di angka 5 ribu. Satu potong ayam dijual 2,5 ribu. Coba kalau Mail jualnya di dekat kampus-kampus yang ada di Jogja, mungkin bisa jadi saingan Olive atau Rocket Chicken.

#2 Nasi lemak Uncle Muthu

Nasi lemak (Shutterstock.com)

Walau nasi ini sering kali keluar bukan saat scene Uncle Muthu, tapi yang pasti nasi ini tersedia di warungnya itu. Harganya miring dan rasanya mirip nasi uduk, dijamin Susanti kalau makan nasi yang dicampur santan itu bakalan berasa di kampung halamannya, di Trenggalek. Eh, Susanti asalnya dari mana, sih?

#3 Mi goreng atau mee goreng Uncle Muthu

Kalau di Jogja, ini Uncle Muthu pasti bakalan di sapa Aa Muthu. Warungnya bakal ganti nama jadi Warmindo Muthu Kabita. Nggak jauh beda dari mi goreng di Indonesia, di Durian Runtuh pun mi gorengnya hampir mirip—atau bahkan sama.

#4 Nasi goreng Pattaya di warungnya Uncle

Yang ini enak banget, nasi goreng dengan balutan tropis pantai-pantai yang ada di Pattaya, Chonburi, Thailand. Dengan topping hewan-hewan laut seperti kepiting, udang, cumi-cumi, gurita, kraken, SpongeBob, dan masih banyak lagi. Yang jelas enak sekali.

#5 Telur mata sapi di warungnya Uncle

Telur mata sapi (Shutterstock.com)

Mungkin kalau di Bantul, telur ini disebutnya ceplok. Tapi yang dijual Uncle ini nggak sembarangan, yakni makan telur mata sapi, sambil liat sapinya beneran—alias liat Sepi, sapinya Raju.

Baca Juga:

Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

#6 Teh tarik di warungnya Uncle

Selain pandai memasak, uncle juga kakehan atraksi ketika bikin menu minuman. Lihat saja bagaimana atraktifnya Uncle ketika bikin teh tarik, teh “ditarik” dari satu gelas ke gelas lainnya. Udah kayak hubunganmu sama dia nggak sih, kamunya tertarik, dianya nggak.

#7 Roti ikan di warungnya Uncle

Enak aja bilang bahwa menunya Uncle hanya terpatok pada resep-resep Melayu dan Asia. Uncle juga jualan roti ikan untuk—jaga-jaga mbok menowo—bule yang singgah di Durian Runtuh. Kalau isi ikannya apa, saya kurang tahu. Yang jelas bukan ikan terbang Indosiar.

#8 Ais ABC di warungnya Uncle

Nah, ini kuliner juara dan pasti laku di warungnya Uncle. Es jenis ini memang terkenal di Malaysia—kalau di Indonesia namanya es serut kali, ya? ABC itu akronim dari air batu campur. Nah, kayak ngambang, kan, campur apaan? Makanya, di warung Uncle bebas mau kasih campuran apaan. Misalnya sirup, ketan item, bubur kacang ijo, atau apa pun, deh.

#9 Ais ABCD di warungnya Uncle

Namanya juga Kampung Durian Runtuh, masa nggak ada kuliner khas berbau durian? Uncle menjawab keraguan itu. Es yang tadinya hanya ABC, ditambah D, yakni akronim dari durian. Es ini enak dihidangkan untuk segala suasana. Apalagi ketika panas. Sudah jelas, es macam ini menjadi primadona warga Kampung Durian Runtuh.

#10 Ais kepal

Es kepal dengan bentuk segitiga. Kalau di Upin & Ipin bentuknya bundar (Shutterstock.com)

Menu ini nggak selalu tersedia di warung Uncle. Saat menu ini ada, biasanya antreannya bakal membludak. Sebab, katanya ais kepal ini sudah jarang banget ada yang jual. Ya, walaupun sebetulnya nggak susah-susah amat kalau mau bikin sendiri di rumah. Resepnya sederhana, kamu hanya perlu es batu yang sudah dihancurkan, lalu dikepal-kepalkan hingga memadat, dan beri sirup serta susu kental manis sesuai selera.

Itu dia kuliner khas Kampung Durian Runtuh. Sampai saat ini, saya heran belum ada food vlogger yang singgah. Kalau saya ada kesempatan ke Malaysia lagi, sudah pasti bakalan mampir dan turut berkomentar, “Warungnya enak, ownernya juga ramah. Tapi kurang higienis karena si owner pakai singlet doang, takutnya keringet keleknya mengalir sampai jauh. Si owner walau ramah juga berisik banget teriak-teriak ayoyo mulu.”

Penulis: Gusti Aditya
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2022 oleh

Tags: Kampung Durian RuntuhKulinerUncle Muthuupin-ipin
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti susanti upin ipin wn malaysia

Susanti, Sudah Nggak Usah Balik ke Indonesia, kalau Mau Balik, Sehabis Pemilu 2029 Aja

15 Februari 2025
Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
5 Orang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

5 Orang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

28 Mei 2023
4 Hal Sepele Bikin Warga Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin” Marah Mojok.co

4 Hal Sepele yang Bisa Bikin Warga Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin” Geram

23 Februari 2025
5 Hal yang Bikin Pendatang Melongo Saat di Solo

5 Kuliner Khas Solo yang Terancam Punah

11 Juli 2022
laron rempeyek serundeng mojok

Rempeyek Laron, Alternatif Pemasukan di Musim Hujan

24 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.