Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Nabati

Memahami Rumput Teki

Redaksi oleh Redaksi
18 Juni 2017
A A
rumput teki
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kita mengenal cukup banyak jenis rumput yang tumbuh di sekitar kita, mulai dari rumput jepang, rumput grinting, sampai rumput gajah. Nah, namun, dari semua jenis rumput yang ada, agaknya rumput tekilah yang menjadi rumput yang paling populer. Alasannya tak lain dan tak bukan adalah karena ia dibuat menjadi judul lagu oleh mas Didi Kempot idola kita semua.

Lagu “Suket Teki” sukses menjadi hits yang cukup laris, terlebih setelah dibawakan dengan style dangdut koplo. Lagu suket teki sendiri mengisahkan tentang seseorang yang dikecewakan oleh pujaan hatinya.

“Tak tandur pari jebul tukule suket teki”, begitu kata mas Didi Kempot

Yah, rumput teki memang dikenal sebagai rumput liar yang menyebalkan. Mungkin itulah sebabnya mas Didi Kempot menggambarkan rumput teki sebagai perlakuan yang buruk dari seseorang.

Lantas, apakah rumput teki memang benar-benar buruk seperti yang digambarkan secara halus oleh mas Didi Kempot? E…e e e, Ternyata tidak, sodara. Usut punya usut, rumput teki ternyata justru punya banyak manfaat.

Rumput yang punya nama asing Cyperus rotundus ini banyak mengandung minyak aromatic, mineral, kalsium, fosfor, hingga natrium yang kesemuanya mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan. Dengan pengolahan tertentu, rumput teki bisa dimanfaatkan sebagai obat diare, demam, penyakit kulit, bahkan bisa menormalkan gangguan payudara bagi perempuan PMS.

Selain itu, rumput teki juga efektif untuk mengobati luka luar. Dan yang paling dahsyat sodara, bubuk rumput teki ternyata ampuh untuk melancarkan pencernaan.

Nah, kalau untuk soal lirik lagu “Tak tandur pari jebul tukule suket teki” itu, kemungkinannya dua: Pertama, Mas Didi Kempot tidak mudeng soal bibit padi, sebab tidak mungkin menanam bibit padi tapi yang tumbuh rumput teki, itu mustahil, melawan hukum genetika. Kedua, kalaupun memang benar ternyata yang tumbuh adalah rumput teki, maka mas Didi Kempot pasti tidak mengambil hikmah atas peristiwa tersebut, mas Didi Kempot selalu menganggap rumput teki sebagai tanaman yang merugikan, padahal, jika ia mau membaca artikel ini, niscaya dia akan menarik seluruh kata-katanya soal rumput teki.

rumput teki

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2017 oleh

Tags: Didi Kempotrumput tekivia vallen
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Video

Stasiun Balapan, Terminal Tirtonadi, dan Warisan Besar Musik Jawa.

2 Maret 2023
Alasan Google Doodle Tampilkan Didi Kempot 26 Februari MOJOK.CO
Hiburan

Alasan Google Doodle Tampilkan Didi Kempot 26 Februari

26 Februari 2023
Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari MOJOK.CO
Esai

Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari

26 Februari 2023
Didi Kempot, Agus Mulyadi, dan Asal Mula Julukan The Godfather of Broken Heart
Sosok

Didi Kempot, Agus Mulyadi, dan Asal Mula Julukan ‘The Godfather of Broken Heart’

26 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat” MOJOK.CO

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.