Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Hewani

Unta, Ship of The Desert

Redaksi oleh Redaksi
31 Mei 2017
A A
Unta, Ship of The Desert

Unta, Ship of The Desert

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebab ini bulan Ramadan, maka alangkah baiknya jika kita membahas soal hewan-hewan yang islami. Dan alhamdulillah, di rubrik Hewani pertama di bulan Ramadan ini, kita berkesempatan untuk membedah soal unta, hewan yang dikenal sangat islami walau sampai sekarang belum pernah ada unta yang mengucap dua kalimat syahadat.

Unta dikenal sebagai hewan gurun. Keahliannya bertahan di wilayah yang kering serta kemampuannya membawa beban berat melintasi padang pasir tandus membuatnya dijuluki “ship of the desert”.

Unta bisa bertahan hidup bahkan saat kehilangan 40% cairan tubuhnya (kebanyakan hewan mati dehidrasi saat kehilangan 20% cairan tubuh).

Kemampuan unta bertahan hidup di gurun banyak dipengaruhi oleh kemampuan biologis tubuhnya untuk menyimpan lemak dan air, bukannya menyimpan dendam.

Unta menyimpan cadangan lemak di bagian punuknya. Lemak inilah yang dijadikan sebagai pengganti makanan jika terjadi kelangkaan makanan dalam waktu yang cukup lama.

Tak hanya menyimpan cadangan lemak, unta juga piawai menyimpan cadangan air. Bedanya, air tidak disimpan di dalam punuk, melainkan di dalam cairan tubuh, termasuk darah.

Untuk mendukung hal ini, unta diberi kemampuan untuk meminum air sebanyak-banyaknya. Asal kalian tahu, unta bisa minum sampai 200 liter air pada satu waktu. Ia juga termasuk peminum yang cepat. Lha, betapa tidak, ia bisa minum 100 liter air alias lebih dari lima galon hanya dalam waktu sepuluh menit.

Inilah sebabnya tidak ada istilah unta glonggongan seperti halnya sapi, sebab unta sudah punya kemampuan untuk meng-glonggong-kan dirinya sendiri.

unta

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2017 oleh

Tags: hewaniislamipadang pasirunta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Agar Argumen Ade Armando soal Waktu Sholat Lebih Kontroversial
Esai

Agar Argumen Ade Armando soal Waktu Sholat Lebih Kontroversial

23 November 2021
Agar FPI Tak Terlalu Muntab dengan Hoaks Habib Rizieq Tertabrak Unta
Esai

Agar FPI Tak Terlalu Muntab dengan Hoaks Habib Rizieq Tertabrak Unta

28 September 2020
klepon tidak islami
Kilas

Ribut Klepon Tidak Islami yang Isunya Sampai Melebar pada Pro-Pemerintah dan Pro-Oposisi

22 Juli 2020
ayam penyet
Pojokan

Kebimbangan Pada Rumah Makan Islami Tapi Tak Islami

6 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026
Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

26 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.