Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Kena Gempa dan Tsunami, Jembatan Kuning Palu Roboh

Redaksi oleh Redaksi
29 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bukan hanya Jembatan Kuning Palu, pemukiman yang terletak di bawahnya juga hancur karena diterjang tsunami.

Jumat (28/9), Indonesia berduka. Setelah gempa dilaporkan terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah, tsunami terjadi dengan ketinggian mencapai 3 meter di Pantai Palu.

Video detik-detik tsunami Palu kini tengah viral di media sosial. Dari video yang diambil di Palu Grand Mall tersebut, tampak ombak tinggi menyapu daratan hingga menutupi atap-atap rumah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa pemukiman warga di sekitar pantai dipastikan hancur tersapu tsunami. Meski begitu, pihaknya belum dapat memastikan jumlah bangunan yang rusak akibat sapuan ombak.

Dampak lain yang jelas terlihat akibat tsunami ini adalah robohnya Jembatan Kuning Palu alias Jembatan Palu IV atau Jembatan Ponulele. Jembatan lengkung yang satu ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia dan berlokasi di Kota Palu dengan panjang 250 meter. Sebagai ikon utama Kota Palu, jembatan ini membentang di atas Teluk Talise yang berada di Kelurahan Besusu dan Lere.

Melalui akun Twitternya, Sutopo menggambarkan perbedaan keadaan Jembatan Kuning Palu sebelum dan sesudah terjadi tsunami.

Kondisi sebelum dan setelah gempa 7,7 SR di Donggala yang berdampak hancurnya jembatan Ponulele di Kota Palu. Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Koro yang aktif bergerak dan melintasi Kota Palu. pic.twitter.com/bMgbbsY23L

— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) September 28, 2018

Meski dibangun dengan peralatan canggih sejak tahun 2006, Jembatan Kuning Palu yang kala itu diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap harus roboh setelah diguncang gempar mencapai lebih dari 7 SR dan tsunami setinggi 3 meter. Kini, kemegahan Jembatan Ponulele harus dibayar jadi kenangan.

Masih di akun Twitternya, Sutopo juga mengunggah keadaan mencekam pasca hancurnya Jembatan Kuning Palu.

Kondisi jembatan Ponulele di Kota Palu yang hancur akibat gempa 7,7 SR. Jembatan ini sebelumnya sebagai icon Kota Palu. Kondisinya hancur. Pascagempa tsunami menerjang pantai sekitarnya. Permukiman di bawah hancur dan terbawa tsunami. pic.twitter.com/4XrLrzHp1a

— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) September 28, 2018

Bukan hanya Jembatan Kuning Palu, pemukiman yang terletak di bawahnya juga hancur karena diterjang tsunami.

Sebelumnya, Donggala dikabarkan diguncang gempa hingga berulang kali sejak Jumat (28/9). Mula-mula, pukul 14.00, gempa sebesar 6 SR mengguncang kota dengan kedalaman 10 km. Berturut-turut kemudian, gempa susulan terjadi dengan skala 5 SR, 5,3 SR, 6,1 SR, hingga 7,7 SR.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan pernyataan bahwa gempa susulan terakhir berpotensi menimbulkan tsunami, meski status peringatan dini tersebut dinyatakan berakhir. Namun demikian, tsunami ternyata tetap terjadi dengan ketinggian 1,5 meter hingga 3 meter. Hingga kini, jumlah korban jiwa belum dapat dipastikan. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 29 September 2018 oleh

Tags: BNPBgempa donggalaJembatan Kuning Paluketinggian ombakPalu Grand MallPalu IVPonuleletsunami palu
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gempa cianjur mojok.co
Kilas

Gempa Cianjur Rusak 2.272 Rumah, Kementerian PUPR Akan Bangun Kembali

23 November 2022
AS, BNPB, corona, Kemenkes mojok.co
Pojokan

BNPB Tak Punya Akses Data Corona Secara Menyeluruh dari Kemenkes Adalah Humor Paling Jahat

6 April 2020
Pojokan

Seberapa Baik Sesungguhnya #SawitBaik Itu?

17 September 2019
Kilas

5 Fakta Baru Terkait Gempa Palu, Donggala, dan Beberapa Tempat di Sulawesi Tengah

2 Oktober 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
produk indomaret, private label.MOJOK.CO

Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan

24 Februari 2026
kelemahan honda beat, jupiter z.mojok.co

Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros

27 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.