Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Gerindra Sebut Jika SBY Puji Jokowi Digede-gedein, Giliran Lempar Kritik Dibilang Baper

Redaksi oleh Redaksi
18 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melempar pujian pada kinerja Pemerintahan Jokowi. Gerindra sindir agar nggak cuma soal pujian aja yang digede-gedein. Iya, deh. Jangan baper dong~

Ada yang berbeda dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika mengomentari kinerja Pemerintahan Era Jokowi. Jika biasanya, melalui akun twitternya SBY dikenal demen sekali bersikap kritis dan membanggakan pemerintahan pada eranya, pada pidato perayaan Ulang Tahun Partai Demokrat, Ketum Demokrat ini memuji beberapa capaian Presiden Jokowi.

“Partai Demokrat juga harus jujur bahwa sebagian masyarakat puas terhadap sejumlah hal, yang tentunya ini merupakan capaian pemerintah yang harus kami beri apresiasi,” kata SBY.

Mendengar itu tentu saja dugaan Presiden ke-6 ini mencoba bermain dua kaki segera muncul dari berbagai kalangan. Hanya saja, koalisi partai oposisi segera bikin klarifikasi soal pujian SBY ke Pemerintahan Jokowi. Salah satu yang bersuara adalah PKS.

“Menurut saya, tidak harus diartikan ungkapan itu Pak SBY (main) dua kaki, walaupun secara fisik pastilah beliau dua kaki,” kata Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS.

“Itu wajar saja bahwa mengapresiasi, tapi apakah keseluruhannya puas atau tidak, akan dibuktikan pada Pemilu 2019,” kata Hidayat.

Jika PKS merasa SBY tidak bisa dipandang secara utuh memuji kinerja Jokowi, tak jauh berbeda Gerindra menilai bahwa komentar ini terlalu dibesar-besarkan. Seolah-olah Partai Demokrat memindai kinerja Pemerintahan Jokowi ini secara keseluruhan sudah baik semuanya.

“Saya kira apa yang dipidatokan Pak SBY kan sesuatu yang fair. Yang baik dikatakan baik, yang dikritik saja harus disampaikan kritik sebagai sebuah perbaikan,” ujar Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra.

“Masalahnya adalah jangan pada giliran memuji digede-gedein pujiannya, tapi giliran mengritik dianggap baper atau apa,” tambahnya.

Menurut Muzani kritikan dan pujian dalam politik itu hal yang wajar saja. Tidak ada yang terlalu istimewa. Bahkan Muzani juga tidak segan menceritakan bahwa Prabowo Subianto pun tak selalu melempar kritikan kepada Jokowi, melainkan juga pujian.

“Pak Prabowo juga beberapa kali melakukan penilaian baik terhadap Pak Jokowi. Saya kira itu sesuatu yang biasa. Jadi kan karena kita harus fair, baik harus dikatakan baik, kritik harus dikatakan kritik,” ungkap Muzani.

Wah, betul sekali Pak Muzani. Tapi soal pujian terhadap Jokowi itu, semoga tidak bikin partai lain jadi baper. Iklim politik ini yang sebenarnya diharapkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Dan ternyata yang bisa mengajari berpikir fair ini justru Pak SBY atau akun twitternya yang kerap dikecengin sama netizen si raja-jahat. (K/A)

Terakhir diperbarui pada 18 September 2018 oleh

Tags: demokratdua kakigerindrahidayat nur wahidjokowiPartai DemokratpemerintahanPilpres 2019PKSsbySusilo Bambang Yudhoyono
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.