Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Masjid Rancangan Ridwan Kamil Dituduh Lekat Dengan Illuminati Karena Banyak Ornamen Segitiganya

Redaksi oleh Redaksi
1 Juni 2019
A A
ridwan kamil
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Hanya karena penuh dengan ornamen bentuk segitiga, Masjid Al-Safar rancangan Ridwan Kamil dituduh lekat dengan gerakan Illuminati.


Di tengah kondisi masyarakat yang curigaan, penuh dengan konspirasi wahyudi, remason, dan cocokologi seperti sekarang ini, hal yang biasa saja bisa menjadi heboh dan menimbulkan keributan tersendiri.

Itu pula mungkin yang sekarang sedang dirasakan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baru-baru ini, dirinya cukup dibikin sibuk dengan sebuah video yang menyangkut-pautkan dirinya dengan gerakan illuminati. Sebabnya sepele, yakni karena Masjid Al-Safar, yang mana Ridwan Kamil-lah yang menjadi perancangnya, dianggap punya banyak ornamen segitiga, bentuk yang ada pada simbol organisasi rahasia Illuminati.

Kehebohan tersebut mencuat setelah sebuah video yang diunggah oleh sebuah kanal bernama “Teras dakwah” banyak dishare oleh netizen di sosial media. Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang sedang menjelaskan tentang interior masjid Al-Safar.

“Ini pintu masuknya, dan lihat ini segitiga semua. Nyaris segitiga semua. Bahkan ketika masuk ke dalam, ini segitiga, satu mata. Maka, ketika kita salat, sebetulnya kita menghadap siapa, menghadap Allah atau segitiga satu mata?” kata si Pria dalam video tersebut.

Tak dinyana, dalam kolom komentar video tersebut, banyak yang kemudian ikut mengamini pendapat si Pria, bahkan tak sedikit yang mengamini keterlibatan Ridwan Kamil dalam gerakan Illuminati.

Hal tersebut tentu saja bikin Ridwan Kamil geleng-geleng kepala. Menurut Ridwan Kamil, menuduh dirinya sebagai bagian dari bagian gerakan Illuminati hanya karena dirinya banyak menggunakan bentuk segitiga dalam desain masjid yang ia rancang adalah hal yang lucu.

“Mereka menafsir tanpa pernah sedikitpun bertanya/tabayyun. Jika segitiga dilarang, maka di dunia ini geometri tinggal tersisa kotak dan lingkaran. Maka masjid-masjid tropis dengan atap ala pendopo pun harus dihancurkan? Kita ikut akal sehat saja,” kata Ridwan Kamil.

Ia pun kemudian menjelaskan bahwa desain Masjid Al-Safar yang belakangan diketahui masuk dalam nominasi masjid berasitektur terbaik Abdullatif Al Fozan Award 2019 dari Arab Saudi tersebut sama sekali tak ada sangkut-pautnya dengan Illuminati.

“Jika hasilnya ditafsir macam-macam, itu dipersilakan. Seperti Monas yang ditafsir macam-macam. Saya tidak perlu marah terhadap tafsir, yang penting saya jelaskan bahwa jika Masjid Al Safar dikatakan sebagai implementasi dari simbol-simbol iluminati itu adalah kesimpulan keliru. Karena itu tidak benar dan tidak dimaksudkan,” jelas Ridwan Kamil.

Hadeeeh, cocokologi Islam kok begini amat, sih?

Kalau begini terus, di masa depan, seiring dengan makin banyaknya jumlah orang kagetan dan ngamukan, masjid-masjid di Indonesia ini bentuknya bakal dibikin jadi setengah bola kayak rumahnya Patrick Star semua.

Lha gimana, bikin masjid bentuk kotak dianggap biasa dan tidak kreatif. Bikin masjid bentuk segitiga nanti dianggap menyerupai logo iluminati. Bikin masjid menjulang ke atas nanti dianggap menyerupai penis.

Iklan

Au, ah…

ridwan kamil

Terakhir diperbarui pada 1 Juni 2019 oleh

Tags: Masjidridwan kamil
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Menemukan kedamaian batin dari rebahan karpet masjid MOJOK.CO
Catatan

Rebahan di Karpet Masjid: Sepele tapi Beri Kedamaian Batin dari Dunia yang Penuh Standar, Tuntutan, dan Mengasingkan

12 November 2025
Bukan Cuma Masjid, Jogokariyan Jogja Ternyata Punya ATM Beras & Wakaf Produktif
Video

Bukan Cuma Masjid, Jogokariyan Jogja Ternyata Punya ATM Beras dan Wakaf Produktif

19 April 2025
Menjemput Rezeki Subuh di Masjid Al Aqsha Klaten.MOJOK.CO
Ragam

Menjemput Rezeki Subuh di Masjid Al Aqsha Klaten

23 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.