Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kondisi Makin Mengkhawatirkan, Jakarta Akhirnya Kembali Berlakukan PSBB Total

Redaksi oleh Redaksi
10 September 2020
A A
psbb total
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di tengah keterbatasan kapasitas rumah sakit dan lahan pemakaman, Jakarta akhirnya menerapkan kembali PSBB total.

Perkembangan pandemi Covid-19 di Jakarta semakin hari semakin menuju ke level yang mengkhawatirkan. Hal tersebut diakui oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Hari ini gugus tugas mengadakan rapat khusus mengevaluasi perkembangan terakhir kasus Covid di Jakarta karena situasinya mengkhawatirkan,” terang Anies, “Kenapa mengkhawatirkan? Karena kapasitas rumah sakit ada batasnya. Bila jumlah yang membutuhkan perawatan makin hari makin banyak, di atas kemampuan kapasitas Rumah Sakit dan jumlah tenaga medis, maka kita akan menghadapi masalah besar.”

Seperti diketahui, jumlah kasus positif Covid-19 DKI Jakarta memang menjadi yang terbanyak di Indonesia. Per 9 September 2020 lalu, jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta mencapai 49.837 kasus. Sementara jumlah pasien meninggal mencapai 1.347 orang.

Selain mengalami keterbatasan kapasitas rumah sakit, Jakarta juga mulai mulai kekurangan lahan khusus pemakaman pasien Covid-19. TPU Pondok Ranggon yang ditetapkan menjadi lahan pemakaman khusus pasien Covid-19 pun saat ini semakin penuh.

Dalam kondisi yang demikian, Anies pada akhirnya bermanuver menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total.

“Dalam rapat tadi sore disimpulkan: Kita akan menarik rem darurat, kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan berskala besar seperti masa awal pandemi. Bukan PSBB transisi, tapi PSBB sebagaimana masa dulu. Ini rem darurat yang kita tarik,” terang Anies dalam konferensi pers yang disiarkan secara online pada 9 September 2020 lalu. “Dengan melihat kedaruratan ini, tidak banyak pilihan, Jakarta menarik rem darurat sesegera mungkin.”

Aturan terkait PSBB yang baru saja ditetapkan oleh Anies tersebut diatur dalam Pergub 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB.

Menurut Pergub tersebut, PSBB total akan mulai berlaku nanti per tanggal 14 September 2020.

Jika PSBB total tersebut sudah berlaku, maka aktivitas perkantoran wajib ditiadakan. Hal tersebut mengingat selama ini kasus positif di Jakarta memang didominasi oleh klaster perkantoran. Hanya ada beberapa sektor bisnis yang masih boleh tetap beroperasi.

Selain itu, Pemprov juga akan melakukan pembatasan lalu lintas dan pergerakan transportasi umum termasuk pembatasan jam operasi bus TransJakarta, KRL, juga pembatasan layanan ojek online.

Tempat hiburan, rekreasi, dan restoran pun juga akan dibatasi total.

“Seluruh tempat hiburan akan ditutup. Kegiatan yang dikelola DKI, seperti Ragunan, Monas, Ancol, dan Taman Kota ditutup,” terang Anies.

Langkah Anies untuk menerapkan kembali PSBB ini tak terlepas dari pesan Presiden Jokowi yang mulai menginstruksikan agar para pemangku kebijakan mulai mengutamakan kepentingan kesehatan alih-alih ekonomi.

Iklan

“Pak Presiden menyatakan dengan tegas dua hari lalu jangan start ekonomi sebelum kesehatan terkendali,” terang Anies, “Kita akan menerapkan pesan presiden di awal wabah dahulu. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan usahakan ibadah dari rumah.”

Tetap semangat, warga Jakarta. Jangan pernah lelah untuk terus berusaha menurunkan kurva. Mengutip pesan konyol namun jenaka tentang pandemi corona, “Tetaplah hidup walau tidak berguna.”

kembali PSBB

BACA JUGA Pemerintah Akan Fokus pada Sektor Kesehatan, Jokowi Disebut Sudah Sadar dan Siuman atau artikel redaksi lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 30 September 2020 oleh

Tags: Anies BaswedanPSBB
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap MOJOK.CO
Aktual

Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap

8 Januari 2024
Anies Baswedan.MOJOK.CO
Aktual

Teka-teki Kematian Harun Al-Rasyid yang Jadi Sorotan Anies Baswedan saat Debat Capres

12 Desember 2023
Debat Capres 2024 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres
Politik

Debat Capres 2024: 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres

12 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara motor plat K ngga ngerti fungsi zebra cross, lampu, sein, hingga spion MOJOK.CO

Pengendara Plat K Tak Paham Fungsi Zebra Cross-Spion, Cuma Jadi Pajangan dan Abaikan Keselamatan Orang saat Bawa Kendaraan

7 Maret 2026
Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM.MOJOK.CO

Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM

3 Maret 2026
Perbandingan BBM di SPBU, Pertalite dan Pertamax

Anak Muda Isi BBM Tergantung Antrean SPBU: Pertalite-Pertamax Dianggap Sama, padahal Terbiasa Buru-buru dan “Buta” Kualitas

4 Maret 2026
Bimbel untuk lolos UTBK SNBT agar diterima di PTN

Bimbel UTBK SNBT adalah “Penipuan”: Rela Bayar Mahal demi Rasa Aman dan Jaminan Semu, padahal Tak Pasti Lolos dan Kuliah di PTN

3 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026

Video Terbaru

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.