Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Anggaran Kunjungan Kerja DPRD DKI Jakarta Rp107 Miliar

Redaksi oleh Redaksi
23 November 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah menjadi bahan pemberitaan karena merencanakan anggaran untuk rehabilitasi air mancur yang mencapai Rp620 juta serta anggaran untuk refill pengharum ruangan yang mencapai hampir Rp350 juta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membikin kehebohan anggaran.

Yang menjadi sorotan kali ini adalah perencanaan anggaran kunjungan kerja anggota DPRD tahun 2018 yang nilainya mencapai… mencapai… Rp107 miliar.

Ya, Rp107 miliar, alias naik hampir empat kali lipat dari anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp28 miliar.

Rincian rencana anggaran tersebut tercantum di dalam situs resmi APBD Provinsi DKI Jakarta. Di dalam rencana anggaran tersebut tertulis poin anggaran untuk “Kunjungan Kerja Komisi-Komisi DPRD Provinsi DKI Jakarta” sebesar Rp107.797.974.740.

Sejumlah anggaran yang dituliskan dalam rencana kegiatan kunjungan kerja ini antara lain biaya hotel (yang berkisar antara Rp500 ribu sampai Rp5 juta, tergantung tempat kunjungan kerja), uang representasi, taksi, tiket pesawat, hingga uang harian yang nilainya mencapai Rp4 juta per hari.

Jumlah yang sangat besar ini tentu saja banyak dipertanyakan oleh banyak pihak. Selain karena dianggap terlalu boros, koefisien pengali dalam anggaran ini juga begitu banyak. Selain itu, yang paling dipertanyakan dari rencana anggaran kunjungan kerja ini ialah jumlah orang yang ikut kunjungan kerja dalam satu tahun sebanyak 7.752 orang. Ini menjadi pertanyaan serius, sebab jumlah anggota DPRD DKI Jakarta hanya 106 orang.

Membengkaknya anggaran kunjungan kerja yang mencapai hampir empat kali lipat ini agaknya menjadi tanda bahwa masyarakat Jakarta harus lebih teliti dan awas dalam mengawal wakil rakyatnya.

Tapi, jangan khawatir warga Jakarta. Dengan naik empat kali lipatnya anggaran kunjungan kerja DPRD, diharapkan hasil kerja pemerintah akan naik empat kali lipat pula.

Yah, semoga nanti begitu selesai 2018, kemacetan di Jakarta bakal berkurang empat kali lipat, ketinggian air saat banjir turun empat kali lipat, UMR naik empat kali lipat, dana pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan naik empat kali lipat. Pokoknya semuanya naik empat kali lipat.

Kalau ndilalah tidak naik empat kali lipat, ya bersabar saja. Setidaknya, angka kesabaran warga Jakartalah yang naik empat kali lipat.

Kunjungan kerja dprd jakarta

Terakhir diperbarui pada 26 November 2017 oleh

Tags: dki jakartadprdkunjungan kerja
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO
Cuan

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
Hidup Cemas di Manggarai Jakarta Selatan karena Tawuran MOJOK.CO
Esai

Merantau di Manggarai Jakarta Selatan Artinya Hidup Sambil Memelihara Ketakutan, Hidup Susah, dan Terancam Tawuran yang Bisa Terjadi Kapan Saja

18 Mei 2025
Cerita Para Sarjana yang Sulit Cari Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Catatan

Cerita Para Sarjana yang Dihajar Kerasnya Jakarta: Ijazah Tak Laku Buat Lamar Kerja Sampai Kerap Ditipu Loker Gadungan

20 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living MOJOK.CO

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

8 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.