Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Batuk Terus-Menerus Saat Tertawa: Kanker Paru-Paru atau Cuma Tersedak Ludah?

Redaksi oleh Redaksi
3 Juli 2019
A A
obat batuk mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lagi seru-serunya ketawa, eh ujung-ujungnya malah batuk terus-menerus. Ini ujian, cobaan, atau pertanda buruk, ya Allah???

Anita tertawa setelah temannya melempar lelucon. Sebelum ia bisa menarik napas dan minum segelas air putih, tawanya berganti jadi batuk yang cukup panjang. Terbahak-bahak, lalu ter-uhuk-uhuk—begitulah singkatnya.

Teman-teman Anita sudah paham betul kebiasaannya yang satu ini. Setiap kali selesai tertawa, Anita akan batuk terus-menerus, dan bagi mereka ini cukup aneh. Kenapa, sih, ada orang yang suka batuk saat tertawa berlebihan, padahal ada yang tidak begitu? Apakah Anita punya kelainan? Atau sebenarnya ini sangat normal?

Dilansir dari Alodokter.com, batuk disebut sebagai aksi refleks tubuh untuk membersihkan jalan napas dari lendir atau zat yang menimbulkan iritasi, seperti debu atau asap. Umumnya, batuk akan menghilang setelah tiga minggu, tanpa pengobatan.

Batuk terus-menerus saat tertawa nyatanya memang mungkin-mungkin saja terjadi, apalagi kalau tertawanya berlebihan. Penyebabnya, air liur bisa saja masuk ke dalam tenggorokan, lantas membuat kita tersedak. Bagaimanapun, air liur merupakan benda asing bagi saluran napas. Akibatnya, tubuh pun ingin “melawan” benda asing tadi dengan cara menimbulkan refleks batuk.

Solusi utama yang paling mudah bisa dilakukan adalah membatasi diri untuk tidak tertawa berlebihan dan terlalu keras. Alias… biasa wae ngguyune ngono, loh!!!11!!!

Tapi, yang perlu diingat, batuk terus-menerus tidaklah normal kalau terjadi tidak hanya saat kita tertawa berlebihan. Seperti hal-hal lain yang berulang dan terasa mencurigakan, batuk terus-menerus juga mungkin menjadi pertanda kurang baik untuk tubuh kita. Dicurigai, penyebabnya adalah sebagai berikut:

1. alergi,

2. infeksi saluran pernapasan,

3. infeksi sistem organ lainnya,

4. refluks asam lambung, termasuk GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan LPR (Laryngopharyngeal Reflux Disease),

5. efek samping obat yang sedang dikonsumsi, atau

6. kanker paru.

Kemungkinan terakhir adalah kemungkinan serius yang mengerikan. Batuk terus-menerus memang erat kaitannya dengan gejala kanker paru yang bisa menyerang siapa saja, baik perokok aktif maupun perokok pasif.  Menueurt penelitian, ada 65 persen kasus kanker paru-paru memang ditandai dengan gejala batuk

Iklan

Batuk terus-menerus, dalam hal ini, bisa jadi adalah pertanda bahwa dalam jalur napas kita terdapat tumor yang menghalangi sehingga memicu batuk. Waspadailah jika gejala ini muncul bersamaan dengan keluarnya darah dari tenggorokan karena mungkin ia menjadi pertanda bahwa jaringan sehat paru-paru sudah “diserang” oleh sel kanker.

Kalau kamu penasaran apakah batuk terus-menerus yang kamu alami adalah tanda kanker, coba perhatikan apakah tanda-tanda berikut juga kamu alami:

1. suara serak,

2. munculnya lendir kemerahan, atau

3. nyeri dada dan ngilu saat menelan.

Nyeri dada yang disebutkan di atas terjadi karena di seluruh dinding dada terdapat banyak ujung saraf yang menjadi terdampak dengan adanya sel kanker paru-paru. Biasanya, nyeri ini juga kian menjadi-jadi saat kita menarik napas dalam-dalam, batuk, atau bahkan tertawa.

Batuk terus-menerus, di sisi lain, juga bisa menjadi gejala Tuberkulosis Paru (TB Paru). Munculnya keringat dingin di malam hari, demam yang naik turun, gejala menggigil di sore hari, hingga selera makan yang menurun adalah sebagian dari tanda-tandanya.

Tapi, yah, untuk menghindari kemungkinan terburuk, sebaiknya kamu sekarang pakai jaket, ambil kunci motor, lalu meluncur ke dokter terdekat. Daripada self-diagnosis dan jadi overthinking, apa salahnya periksa pada ahlinya dan mendapat penanganan yang tepat? (A/K)

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2019 oleh

Tags: batuk saat tertawabatuk terus-meneruskanker paru-paruTB Parutuberkulosis
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

tbc di jogja mojok.co
Aktual

Kasus TBC di Jogja Meningkat, Tantangan Pengendalian Penyakit Kian Berat

27 November 2025
Pemprov Jawa Tengah gelontorkan Rp1 Miliar untuk Tangani Tuberkulosis, 84 Persen Pasien Kini Sudah Berobat. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Tangani TBC, Kejar Target Penemuan Kasus hingga 60 Persen

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.