• 224
    Shares

MOJOK.COMojok Institute melakukan sensus kepada Netizen Twitter, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui pesan apa yang ingin mereka sampaikan untuk diri mereka sendiri di masa lalu.

Kalau kamu punya mesin waktu seperti Doraemon, mana yang lebih kamu pilih, pergi ke masa depan, atau kembali ke masa lalu?

Pergi ke masa depan artinya kamu bisa melihat banyak hal yang nggak kamu bayangkan sebelumnya. Jadi apa kamu ketika dewasa, seberapa banyak mimpi kamu yang terlaksana, hingga seberapa keren dunia dengan penemuan-penemuan baru yang diciptakan oleh manusianya.

Sementara kembali ke masa lalu artinya kamu bisa memperbaiki/mencegah sesuatu yang buruk terjadi. Juga, menghidupi kembali kenangan-kenangan menyenangkan yang sebelumnya kamu rasakan.

Hayoo pilih yang mana?

Kalau warga dunia yang di sensus, menurut penelitian, lebih banyak orang memilih untuk kembali ke masa lalu dibandingkan dengan pergi ke masa depan. Hmm??

Alasannya, masa depan mungkin terdengar keren. Tapi, di saat yang bersamaan juga masa depan bisa jadi sangat surem dan bikin depresi ketika kamu tahu bahwa apa yang terjadi ternyata tidak sesuai dengan keinginanmu ha ha ha.

Sementara dengan kembali ke masa lalu, kamu setidaknya bisa mengurangi satu atau dua penyesalan yang kamu rasakan saat ini.

Gara-gara penelitian ini, Mojok Institute jadi tertarik untuk mengetahui kira-kira kalau kamu bisa kembali ke masa lalu, pesan apa sih yang ingin kamu sampaikan ke diri kamu sendiri di masa itu?

Ya emang sih aslinya nggak mungkin bisa balik ke masa lalu. Tapi dengan mengetahui apa saja penyesalan yang dilakukan seseorang, bukankah kita bisa saling berbagi dan belajar dari kesalahan itu supaya kita nggak ikut mengalami penyesalan yang serupa?

Kan katanya kesalahan itu guru terbaik, karena kita nggak akan punya cukup waktu untuk membuat semua kesalahan yang ada di dunia, makanya kita harus bisa belajar dari kesalahan yang orang lain lakukan~ WOW WOW WOW sungguh bijaksana. Udah kayak orang bener aja Mojok Institute nichh.

Hasil Sensus

Berikut adalah hal-hal yang ingin disampaikan orang-orang kepada diri mereka sendiri di masa lalu

Baca juga:  Pacar Suka Mengungkit-ungkit Masa Lalu

Jangan Goblok Males-malesan

Hey, tolong ini seriusan, jangan menjadi goblok dan suka malas-malasan. Ojok keakehan nontonin sinetron ambek tubir-tubir di sosmed!!1! Mending ngisi waktu luang dengan melakukan sesuatu yang berguna seperti olahraga atau ngerjain hal-hal yang kamu suka.

Di masa depan kamu akan tahu kalau hidup itu asu susah. Kalau kamu malas, kamu akan kesulitan mendapatkan perkerjaan. Inget, jadi miskin itu nggak enak!

Dan untuk melakukan hal yang kamu suka, itu penting karena di masa depan, bisa jadi kita terlalu sibuk untuk melakukan hal itu.

Jangan lupa makan-makanan yang sehat dan bergizi, hidup ke depannya akan semakin berat. Juga perbanyak minum supaya bisa refill air mata.

Jangan Sok Kuat

Kalau kamu nggak bisa, seharusnya kamu minta bantuan orang lain apalagi ketika kamu sedang berada di titik terendah dalam hidup kamu.

Menangis itu nggak apa-apa. Hidup memang kadang melelahkan dan menyebalkan makanya kamu nggak bisa menjalani itu sendirian. Datanglah ke keluarga atau teman-teman terdekatmu jika kesepian. Kamu harus tahu kalau kamu tidak merepotkan atau menjadi beban untuk mereka.

Percaya Pada Diri Sendiri Lebih Banyak

Hey kamu, kamu harus lebih percaya pada diri sendiri. Kamu sendiri lah yang paling tahu apa yang terbaik untuk dirimu. Kamu yang tahu apa kamu sukai, dan apa yang kamu benci. Seharusnya kamu bikin keputusan berangkat dari itu.

Jangan terlalu banyak mendengarkan orang lain, jangan terlalu gampang dipengaruhi. Harus ingat, segala keputusanmu, hanya kamu yang akan menjalani itu semua, bukan mereka.

Di masa depan kamu akan tahu kalau mengecewakan orang lain atas pilihan mu ternyata nggak seburuk itu~

Jangan Mudah Nyaman dan Jatuh Cinta Terlalu Keras

Ini mungkin nasihat yang aneh, tapi kenyataaanya kalau kamu terlalu mudah nyaman, kamu akan gampang sekali dipermainkan HAHAHA. Dan jika kamu jatuh cinta terlalu keras, ketika kamu terluka, kamu akan terluka sangat dalam.

Ingat, jangan goblok. Jangan terlalu bucin. Jangan terlalu banyak melakukan sesuatu buat orang lain. Nggak ada jaminan mereka akan melakukan hal yang sama seperti apa yang kita lakukan untuk mereka.

Baca juga:  Pacar Suka Mengungkit-ungkit Masa Lalu

Jatuh cinta lah dengan biasa-biasa aja, kan belum tentu juga dia bakal jadi jodohmu. Jangan udah sepenuh hati eh ternyata cuman jagain jodoh orang aja~ wqwq mamam~

Banyakin Main dan Bersenang-senang

Meskipun hidup kadang sulit dan menyebalkan, kamu harus bisa menciptakan kebahagiaanmu sendiri supaya tetap waras. Belajar dan bekerja memang penting, tapi bersenang-senang dan mencari teman juga sama pentingnya. Nggak usah sok-sok-an antisosial ya, nanti di masa depan kamu bisa saja berakhir kesepian hahaha.

Beli Bitcoin Sana

Di masa depan, banyak hal aneh terjadi, kamu harus lebih kreatif dan observan tentang apa saja yang bisa membuat kamu kaya. Beli bitcoin misalnya. Atau ikut judi bola piala dunia. Eh bukan judi ding, tapi adu ketangkasan menebak skor!

Jangan takut rugi, perbanyak mengambil resiko. Ingatlah pepatah yang mengatakan bahwa “hidup yang tidak pernah dipertaruhkan tidak layak untuk dimenangkan”. Gassss~

***

Jawaban terbaik

Seperti biasa ini adalah jawaban terbaik yang berhak mendapatkan hadiah dari Mojok Institute

Ulum Arifah‏ Hai, kamu boleh gagal, boleh kalah, boleh jadi pecundang, boleh jadi seburuk apapun, aku akan terus di sampingmu, menemanimu, tidak meninggalkanmu, asal jangan pernah patah semangat.
Gado2 pedas‏ 1. Jangan takut ngelepasin satu manusia, ora gawe awakmu mati kok 2. Ojo dadi bucin, ndadak nulis jeneng e neng thanks to skripsi barang 3. Nek hubunganmu durung settle, ra perlu diajak foto wisuda. Pas bubar repot ngedit e. Syalala diriku sing biyen~
Lina Aminin Kamu belum nikah 2019, jadi jangan bercita-cita nikah taon 2018

Terima Kasih

Terakhir, terima kasih karena sudah bertahan dan memutuskan untuk tetap menjalani hidup yang kadang menyebalkan tapi kadang menyenangkan ini.

Karena kamu tidak pernah menyerah, Kami di masa depan bisa belajar dari kesalahan yang membuat kami tumbuh lebih baik, kuat dan sedikit lebih bijaksana.

Di masa depan, kami juga akan sekuat tenaga untuk tetap hidup dan berusaha melakukan yang terbaik supaya tidak lagi punya penyesalan yang sama. Khususnya penyesalan untuk menjadi goblok dan bucin.

  • 224
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles