Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Menanti Nama Baru Untuk Kuartet Gerindra, PKS, PAN, dan PBB

Redaksi oleh Redaksi
4 Juni 2018
A A
koalisi habib rizieq
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam kontestasi politik menuju 2019, rasanya tak ada koalisi partai yang jauh lebih solid dan kompak ketimbang kuartet Gerindra, PKS, PAN, dan PBB. Hal ini cukup lumrah, sebab empat partai ini memang mengklaim punya visi yang sama dan kebetulan banyak dipersatukan oleh momen-momen yang sama.

Setidaknya, empat partai ini punya citra yang baik sebagai representasi kelompok Islam dalam politik Indonesia.

Hubungan empat partai ini juga begitu mesra. Mereka sempat beberapa kali menjalin pertemuan-pertemuan politik baik sekadar sebagai silaturahmi politik biasa maupun sebagai sebuah upaya strategi dan konsolidasi politik menyambut Pilpres 2019.

Hubungan yang mesra ini kemudian memunculkan nama tersendiri bagi empat partai. Tercatat, hingga kini, sudah ada tiga nama yang mengemuka untuk menyebut empat serangkai ini.

Nama pertama adalah Koalisi 212. Nama koalisi yang berasal dari angka cantik tanggal aksi bela Islam ini merupakan usulan dari so called kalangan umat dan ormas-ormas Islam. Nama ini konon juga merupakan salah satu usulan dari Habib Rizieq Shihab yang kala itu memang getol menganjurkan empat partai untuk berkoalisi.

Setelah terbit Koalisi 212, muncul kembali nama yang merepresentasikan empat partai ini. Kali ini namanya sangat-sangat dahsyat dan sangat transendental: Partai Allah.

Nama yang agak nracak ini merupakan pemberian dari Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 sekaligus Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais.

Penamaan “Partai Allah” ini dikatakan secara tersirat oleh Amien Rais saat memberikan tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pertengahan April lalu.

Nah, nama terakhir yang muncul setelah Partai Allah adalah “Koalisi Keummatan”

Nama Koalisi Keumatan ini lagi-lagi merupakan salah satu amanat yang disampaikan oleh Habib Rizieq Shihab untuk empat partai yang ternyata disambut baik oleh para pengurus partai.

“PA (Persaudaraan Alumni) 212 diamanahkan untuk terus mendorong agar terealisasinya Deklarasi terbuka Koalisi keumatan Gerinda, PAN, PKS dan PBB. Dengan tujuan persatuan umat Islam yang sudah terbangun dalam spirit 212 tetap terjaga dengan baik sehingga akan berdampak pada kemenangan di Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019,” ujar Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif, beberapa saat setelah Prabowo dan Amien Rais menemui Habib Rizieq di kediaman Rizieq di Mekah, Arab Saudi, Sabtu lalu.

Tentu sangat menarik menyimak kelanjutan nama-nama lain yang akan muncul sebagai penyebutan kuartet partai ini. Bagaimanapun, nama bersama memang terlihat lebih wah dan lebih fangkeh ketimbang nama tunggal. To Ming Se boleh saja keren, Wo Ce Lei boleh cool, Si Men boleh cakep, dan Mei Cuo juga boleh saja menggoda. Namun F4 tetaplah segalanya.

Empat Serangkai, atau Empat Sekawan, misalnya, terdengar jauh lebih cadas ketimbang masing-masing nama personelnya. Ini bukti yang sangat sahih dan nyata.

Rasanya tak berlebihan jika kita semua sekarang banyak yang menerka dan mengusulkan nama baru untuk empat partai ini.

Iklan

Nah, kalau Mojok sih sedari awal kukuh untuk mengusulkan nama “The Four Horseman”. Alasannya tentu saja karena Prabowo gemar mengajak tiga pemimpin partai yang lain untuk menunggang kuda. Memangnya apa lagi?

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2018 oleh

Tags: Amien RaisgerindraHabib Rizieqkoalisipanpartai allahpbbPKSprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

19 Tahun Gempa Jogja dan Teror di Bangsal Rumah Sakit MOJOK.CO

19 Tahun Setelah Gempa Besar Mengguncang, Ingatan akan Teror di Sebuah Rumah Sakit Besar di Jogja Datang Kembali

8 Januari 2026
kecanduan gadget pada anak. MOJOK.CO

Petaka yang Terjadi Saat Orang Tua Sibuk Mengejar Dunia dan Anak yang Terlalu Sering Menggunakan Gawai hingga Candu

7 Januari 2026
Saya Sadar Betapa “Mengerikannya” Judi Bola Tarkam Setelah Mengobrol dengan Bandar Lokal.MOJOK.CO

Saya Sadar Betapa “Mengerikannya” Judi Bola Tarkam Setelah Mengobrol dengan Bandar Lokal

7 Januari 2026
14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Derita anak bungsu. MOJOK.CO

Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah

9 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026

Video Terbaru

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.