Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Andhika Wira, Belajar Aksen British lewat Harry Potter

Redaksi oleh Redaksi
16 Desember 2017
A A
andhika wira
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Indonesia ini, banyak yang bisa berbicara pakai bahasa Inggris, jumlahnya ribuan, bahkan mungkin jutaan. Tapi, yang bisa berbicara bahasa Inggris dengan aksen British, rasanya tak banyak jumlahnya. Maklum saja, bahasa Inggris dengan aksen British memang punya tingkatannya sendiri. Konon katanya, susah bagi orang ngomong bahasa Inggris dengan aksen British kalau bukan asli peranakan England sana. Karenanya tak heran jika di Indonesia, jumlah orang yang bisa ngomong bahasa Inggris beraksen British jumlahnya tak banyak.

Nah, dari sekian jumlah yang tak banyak itu, Andhika Wira adalah salah satunya. Lelaki yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur itu beberapa waktu yang lalu sempat menjadi buah bibir di dunia maya karena kepiawaiannya berbicara bahasa Inggris dengan aksen British.

Kefasihannya berbicara bahasa Inggris dengan aksen British membuat ia sempat dikabarkan menjadi orang di balik suara listening section di ujian TOEFL sebelum akhirnya dibantah sendiri oleh Andhika.

Andhika mengaku belajar berbicara bahasa Inggris karena ia sangat suka game online ‘Celestial Luna’ sejak ia duduk di kelas 3 SMP. Game online tersebut memaksa Andhika untuk bisa berbahasa Inggris sebab hal tersebut diperlukan untuk berkomunikasi dengan pemain lain. Ia pun kemudian belajar bahasa Inggris sedikit demi sedikit, salah satunya melalui game yang ia mainkan.

Selain dari game, Andhika juga belajar bahasa Inggris dari film-film Hollywood. Selepas SMA, ia juga sempat mengambil kursus Bahasa Inggris selama sebulan di Kampung Inggris, Pare, Kediri, tempat kursus yang kelak kemudian menjadi tempat ia bekerja.

Setelah lancar berbahasa Inggris, Andhika kemudian tertarik mendalami bahasa Inggris aksen British. Harry Potter merupakan salah satu alasannya tertarik mempelajari aksen British. Andhika adalah fans berat serial Harry Potter, menurutnya, bahasa Ingris beraksen British yang digunakan di film Harry Potter terdengar sangat keren. Ia pun kemudian mulai mempelajari aksen Britania tersebut. Namun karena tidak bisa menemukan tutor yang bisa mengajarinya aksen British, Andhika akhirnya belajar secara otodidak. Dan lagi-lagi, ia mempelajari aksen British melalui film-film Harry Potter yang ditontonnya kembali secara maraton.

Ia mengulang terus-menerus dan mencoba menirukan percakapan-percakapan yang ada di Film Harry Potter. Cara itu ternyata berhasil, kini ia bisa dengan sangat lancar dan fasih berbicara bahasa Inggris dengan aksen British ala-ala Harry Potter.

“Buat aku, bukan seberapa lama kamu kursus atau seberapa jago grammar yang udah kamu kuasain, tapi seberapa sering kamu praktekin apa yang udah kamu pelajarin di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kisah Andhika ini agaknya menjadi pelajaran penting, bahwasanya kita bisa belajar sesuatu dari apa yang kita tonton. Kalau istilah majalah hidayah: tontonan merangkap tuntunan.

Hal ini berlaku bagi bahasa apapun, bukan hanya bahasa Inggris. Cara ini nyata ampuh. Terbukti di Indonesia tak sedikit orang-orang Jawa yang bisa berbahasa Jawa dengan aksen Sunda hanya karena ia hobi nonton serial “Preman Pensiun” dan “Dunia Terbalik”.

Nah, belajar dari kisah Andhika, tentu bisa dipertimbangkan bagi anda para pembaca yang ingin fasih ngomong bahasa Inggris beraksen British, agar jangan malas untuk menonton serial Harry Potter dan mencoba menirukan percakapan-percakapan yang ada di dalamnya.

Namun jika anda merasa malas, ada satu cara tokcer untuk bisa ngomong bahasa Inggris beraksen British tanpa harus menonton berulang-ulang serial Harry Potter. Bagaimana caranya? Gampang, ubah semua bunyi “er” dalam bahasa Inggris menjadi “ah”.

Water jadi wotah, remember jadi rimembah, dan Harry Potter jadi Hewri Pottah.

andhika wira

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2017 oleh

Tags: andhika wirabahasa inggrisbritishharry potter
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Belajar Bahasa Inggris Cocok untuk Atlet Brain Rot kayak Kamu MOJOK.CO
Esai

Belajar Bahasa Inggris Adalah Tahap Awal untuk Memanusiakan Diri bagi Atlet Brain Rot seperti Saya

10 Juni 2025
Kosakata Bahasa Indonesia Tidak Miskin, Bahasa Inggris Perampok MOJOK.CO
Esai

Bahasa Indonesia Miskin Kosakata Adalah Pandangan yang Terlalu Jauh di Tengah Pemujaan Bahasa Inggris yang “Merampok” Bahasa Lain

7 April 2024
Bahasa Campuran, Kemunculan dan Bentuk Kekerasan Simbolik Mojok.co
Kilas

Kemunculan Bahasa Campuran dan Bentuk Kekerasan Simbolik

6 September 2022
Menertawakan Kesalahan Ejaan Bahasa Inggris Orang Indonesia
Esai

Menertawakan Kesalahan Ejaan Bahasa Inggris Orang Indonesia

24 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.