Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Pekerjaan-pekerjaan Lain yang Pas untuk Najwa Shihab Setelah Mata Najwa Kukut

Redaksi oleh Redaksi
15 Agustus 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Siapa pun dia yang mendapuk dirinya sebagai Najwaholic, Najwaers, Balanajwa, Kawan Najwa, atau apa pun itu namanya pasti kaget dan terperangah mendengar kabar bahwa acara talk show Mata Najwa berakhir bulan ini.

Ya, beberapa waktu yang lalu, Najwa Shihab memang mengumumkan bahwa program talk show Mata Najwa tidak akan mengudara kembali.

Melalui akun Twitternya, Najwa Shihab menulis, “[Episode] ‘Eksklusif Bersama Novel Baswedan’ menjadi episode live terakhir Mata Najwa.”

Belum ada kabar pasti tentang alasan berakhirnya Mata Najwa. Sama persis seperti tidak adanya alasan pasti kenapa dulu Mojok sempat kukut. Ada banyak spekulasi yang muncul. Tapi kami tidak akan membahasnya, biarlah Tirto ID yang mencari tahu.

Di sini, kami akan mencoba memindai profesi-profesi lain kiranya cocok digeluti Najwa Shihab selepas Mata Najwa.

Kalau mau, Najwa sebenarnya bisa saja menggandeng tivi lain buat bikin acara talkshow sendiri yang judulnya bisa pakai organ tubuh selain mata, misal Hidung Najwa, Mulut Najwa, atau Ubun-Ubun Najwa. Namun, tentu tak tertutup kemungkinan bagi Najwa untuk menggeluti aneka pekerjaan lain. Dengan segala modal ia miliki, tak akan sulit bagi seorang Najwa untuk menjalani aneka pekerjaan dan tantangan baru.

Berikut ini adalah beberapa pekerjaan yang cocok untuk Najwa.

Penulis Mojok

Kami yakin, Najwa punya banyak gagasan-gagasan unik, nyentrik, dan nakal, yang bisa jadi tak bisa ia salurkan melalui acara talkshow-nya dulu. Karena itu, menjadi penulis Mojok adalah salah satu jalan terbaik bagi Najwa untuk mengisi masa “pensiun” dari Mata Najwa.

Dengan menjadi penulis Mojok, Najwa bisa ngece-ngece koruptor, nyinyiri tokoh-tokoh politik yang ndembik dan menyebalkan, dan tentu saja membagikan ide-ide liarnya kepada segenap pembaca Mojok yang tersebar di berbagai penjuru warung kopi dan kamar kos.

Untuk ukuran Najwa, honor sebagai penulis Mojok tentu saja sangat kecil bila dibandingkan dengan honor host Mata Najwa. Namun, itu adalah harga yang pantas dan sepadan untuk berada di barisan yang sama dengan Iqbal Aji Daryono, Arman Dhani, dan Kalis Mardiasih.

Ketua Partai

Najwa perlu mengikuti jejak Grace Natalie yang beralih dari jurnalis menjadi seorang petinggi partai.

Ini tentu bagus. Terutama untuk sosok seperti Najwa.

Iklan

Kariernya di dunia politik pasti moncer. Ia populer, manis, cantik, cerdas, dan pintar ngomong. Hal yang dalam dunia politik adalah ujung tombak elektabilitas.

Dengan kemampuannya beradu argumen, tentu akan mudah bagi Najwa kelak jika nanti lolos masuk putaran akhir dan masuk bursa capres-cawapres. Dalam acara debat capres, ia akan mampu mematahkan setiap perkataan lawannya, sebab di Mata Najwa dulu ia terbiasa melakukannya.

Jika ia benar-benar tampil di ajang debat capres-cawapres, saya jamin fokus penonton debat yang selama ini selalu pada moderatornya akan beralih perlahan pada senyum Mbak Nana.

Tukang Bikin Pantun

Dunia perpantunan negara kita sedang berada di titik nadir. Masyarakat kita malas bermain pantun, padahal pantun adalah salah satu warisan khas budaya kesusasteraan Indonesia. Tentu akan hebat dan keren jika Najwa berkenan menjadi tukang bikin pantun. Akan naik kembali itu pamor pantun.

Najwa sebagai presenter tentu tak akan kesulitan membikin pantun. Di Mata Najwa ia terbiasa menyusun rangkaian kata-kata indah berima a-a-a-a, membikin pantun berima a-b-a-b tentu hal yang mudah bagi Najwa.

Bukan apa-apa sih, tapi dunia pantun memang sangat butuh sentuhan Najwa.

Maklum, pantun kita beberapa tahun terakhir ini selalu berada di balik bayang-bayang “pantun satu-dua”-nya Jarjit dan “pantun masak aer biar mateng”-nya Opie Kumis.

Hal ini harus kita lawan. Dan Najwa adalah sosok martir yang paling tepat.

Najwa shiblhab mata najwa

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2021 oleh

Tags: Arman DhaniGrace NatalieIqbal Aji DaryonoKalis MardiasihMata NajwaNajwa ShihabOpie Kumis
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ragam

Selamat Datang, Post-Truth: Era di Mana Influencer Problematik Promotor Judol Lebih Dipercaya Ketimbang Ahlinya Ahli

30 Oktober 2024
Sosok

Gibran Rakabuming Bicara Soal Bisnis, Mata Najwa, Sampai Jonru

18 Oktober 2023
Tim pemenangan pasangan AMIN MOJOK.CO
Kotak Suara

Dipertimbangkan Jadi Ketua Tim Pemenangan AMIN, Najwa Shihab Menolak

19 September 2023
Panduan Memahami Perpisahan yang Tidak Hitam Putih. MOJOK.CO
Esai

Panduan Memahami Perpisahan yang Tidak Hitam Putih

22 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.