Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Anwar Usman, Sang Ketua Mahkamah Konstitusi

Redaksi oleh Redaksi
12 Juni 2019
A A
Menghitung Kekayaan Anwar Usman, Sang Ketua Mahkamah Konstitusi - Mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sidang sengketa Pilpres 2019 akan digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 Juni mendatang. Hal tersebut tentu saja bakal membuat perhatian masyarakat akan tertuju pada MK, sebab MK-lah yang pada akhirnya menentukan siapa pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memenangkan Pilpres dan berhak dilantik menjadi presiden-wakil presiden Indonesia untuk masa jabatan 2019-2024.

Dalam kondisi sorot lampu yang semuanya mengarah pada MK, sosok ketua MK Anwar Usman mau tak mau bakal menjadi pusat perhatian.

Sebagai Ketua MK, Anwar akan menjadi satu dari sembilan hakim yang akan menangani sengketa hasil pilpres 2019.

Sosok yang menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2018-2020 sejak 2 April 2018 melalui pemungutan suara oleh sembilan hakim konstitusi ini bukanlah sosok sembarangan. Sebelumnya, dia sudah dua periode menjabat sebagai wakil ketua MK.

Banyak yang meragukan independensi MK di bawah kepemimpinannya, utamanya dari kubu pendukung Prabowo. Maklum, selain karena memang banyak pendukung Prabowo yang tak percaya dengan instrumen pemerintah, juga karena sempat beredar luas foto Anwar Usman yang bersalaman dengan Jokowi dengan pose agak menunduk. Pose tersebut oleh banyak orang dinarasikan sebagai bentuk kepatuhan Anwar kepada Jokowi.

Anwar sendiri sudah menjamin bahwa independensi MK tak perlu diragukan. Ia mengatakan bahwa dia dan delapan hakim lainnya hanya tunduk pada konstitusi dan hanya takut pada Allah SWT, bukan pada Jokowi atau pihak lainnya.

Nah, seperti biasa, dalam suasana di mana banyak orang akan menyorot sosok Anwar Usman, Mojok Institute tertarik untuk membahas kekayaan hakim kelahiran 31 Desember 1956 ini.

Nah, lantas, berapakah kira-kira kekayaan Pak Hakim yang satu ini?

Berdasarkan catatan LHKPN yang dirilis oleh KPK per akhir tahun 2016 lalu, Anwar diketahui  punya aset kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai Rp 4,5 miliar.

Anwar juga punya aset berupa kendaraan yang nilainya sebesar Rp417 juta.

Kekayaan terbesar Anwar adalah aset berupa giro dan setara kas lainnya, nilainya mencapai Rp12,9 miliar. Selain itu, ia juga punya surat berharga senilai 500 juta.

Terakhir, Anwar punya piutang sebesar Rp85 juta.

Nah, jika dijumlahkan semuanya, maka total kekayaan Anwar adalah sebesar Rp18,4 Miliar.

anwar usman

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2019 oleh

Tags: anwar usman
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah

24 Februari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
pertamina bikin mudik lewat jalan tol semakin mudah.MOJOK.CO

Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access

20 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.