Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Berapa Sih Gaji Ibu Susi Pudjiastuti Sebagai Menteri?

Redaksi oleh Redaksi
5 Januari 2018
A A
susi pudjiastuti
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di artikel-artikel sebelumnya, Mojok sudah berkali-kali membahas soal Ibu Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan kesayangan kita semua. Sosok yang gemar mengancam generasi milenial dengan ancaman penenggelaman jika tidak makan ikan.

Tapi dari semua artikel yang pernah dibahas Mojok tentang Ibu Susi, semuanya sebatas membahas seputar kiprah dan kisah-kisahnya menjadi seorang menteri. Belum ada yang membahas dari sisi pendapatannya. Karenanya, di rubrik nafkah kali ini, Mojok Institute berkesempatan untuk membahas tentang gaji seorang Susi Pudjiastuti sebagai menteri.

Seperti diketahui, sebelum menjabat sebagai menteri, Susi adalah sosok pengusaha sukses. Kiprahnya sebagai pengusaha di bidang pengolahan produk laut serta maskapai penerbangan perintis membuat Susi menjadi salah satu wanita dengan penghasilan yang melimpah.

Namun begitu, tak banyak yang tahu berapa penghasilan Susi sebagai seorang menteri.

Usut punya usut, meski jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan jabatan yang sangat bergengsi, namun gaji Susi Pudjiatuti sebagai menteri ternyata jauh lebih kecil dari pendapatannya sebagai pemilik perusahaan.

Bahkan dalam salah satu kesempatan, Susi pernah mengatakan bahwa gajinya sebagai menteri hanya 1 persen dari gajinya semasa masih aktif di perusahaan.

“Asal tahu saja, gaji saya sebagai menteri itu cuma 1 persennya dari gaji saya di perusahaan saya,” ujarnya.

Nah, lalu, berapakah sebenarnya gaji Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan?

Menurut Peraturan Pemerintah No. 75 Tahun 2000 yang menjabarkan tentang gaji pejabat negara menyatakan bahwa gaji pokok seorang Menteri kelautan dan Perikanan adalah sebesar Rp5.040.000. Selanjutnya, gaji tersebut ditambah dengan uang tunjangan sebesar Rp13.608.000, sehingga total keseluruhan gaji yang didapat oleh Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan adalah sebesar Rp18.648.000.

Angka 18 juta tentu saja adalah angka yang sangat kecil untuk seorang Susi Pudjiastuti, pemilik maskapai penerbangan Susi Air yang bahkan gaji pilotnya pun konon mencapai 50 juta per bulan.

Walau gajinya sangat kecil, namun Susi tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang menteri dengan sangat baik, sebab dirinya mengaku mau menjadi menteri bukan untuk uang, melainkan demi baktinya kepada kejayaan laut negara.

“Saya jadi menteri tekor. Tetapi itulah berbakti melaksanakan untuk negara,” ujarnya.

Pengabdian itulah yang membuat Susi tak ragu memberikan seluruh gajinya untuk asuransi nelayan tua di Kabupaten Pangandaran, tempat di mana Susi lahir dan membangun bisnis pengolahan produk laut.

Sungguh, di Indonesia ini, Selain Nyi Roro Kidul, tak ada wanita lain yang lebih layak dihormati di lautan selain Susi Pudjiatuti.

Iklan

susi pudjiastuti

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2018 oleh

Tags: gajiMenterinafkahSusi Pudjiastuti
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO
Cuan

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co
Pojokan

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar tapi Cuma Ilusi MOJOK.CO
Cuan

Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar, tapi Nyatanya Bisa Bikin Pusing kayak Gaji Jogja yang Tiarap Itu

12 Februari 2026
Gaji pertama membuat beberapa orang menangis MOJOK.CO
Ragam

Momen Terima Gaji Pertama bikin Nangis dan Nyesek di Antara Perasaan Lega

14 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.