Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

YouTube Hapus Label Lewati Iklan Demi Kesejahteraan Content Creator

Redaksi oleh Redaksi
27 Agustus 2018
A A
ilustrasi 7 Dialog Iklan Ikonik yang Layak Jadi Meme Saking Nyebelinnya mojok.co

ilustrasi 7 Dialog Iklan Ikonik yang Layak Jadi Meme Saking Nyebelinnya mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Label Lewati Iklan di YouTube bakal dihapus, terus kita harus terjebak nonton iklan selamanya dong?!

Di YouTube, umumnya kita menemui sebuah iklan diputar sebelum video pilihan berjalan. Dengan durasi beragam—mulai dari 15 sampai 20 detik hingga 1 atau 2 menit—iklan ini dihiasi pula dengan tulisan di kanan bawah berupa peringatan Lewati Iklan atau Skip Ads.

Ya, dengan label Lewati Iklan atau Skip Ads tadi, melihat iklan sebelum video rasanya bukan hal yang berat. Sekali tekan, kita bisa langsung menonton video dengan tenang dan damai.

Tapi, apa jadinya jika label ini dihapus?

Seperti yang diberitakan dalam Viva dan Engadget, akun resmi Creator Inside telah mengumumkan bahwa situs web berbagi video akan mulai meluncurkan iklan yang tidak memberikan opsi untuk dilewati di beberapa saluran mulai minggu depan. Hal ini khususnya berlangsung pada iklan yang memang telah memonetisasi videonya.

Perjalanan fitur Lewati Iklan atau Skip Ads mulainya merupakan bentuk percobaan dari YouTube. Namun kini, Google diketahui telah mengeluarkan sistem baru ke semua orang dalam Program Mitra YouTube. Dengan demikian, para content creator memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapat lebih banyak uang. Kenapa? Ya karena para pengiklan akan membayar lebih untuk iklan yang harus kita-kita tonton terlebih dulu itu.

Tapi, jangan khawatir. Toh, iklan di YouTube nantinya tak akan sepanjang durasi iklan di TV atau video pembukaan Asian Games 2018 dengan Jokowi naik moge. Menurut informasi, durasi video iklan paling lama yang tidak memberikan opsi Lewati Iklan atai Skip Ads adalah 15 hingga 20 detik.

Dengan begitu, menonton video di YouTube sebenarnya tak akan surem-surem amat kalau harus nonton iklan dulu. Lagi pula, hal ini justru bakal menguntungkan mereka, para kreator yang kita idolakan. Konon, saat para kreator mendapatkan akses ke sistem terbaru ini, fitur akan aktif secara otomatis hingga ke unggahan video sebelumnya. Pun, mereka juga akan mendapatkan akses ke alat yang mampu melacak kinerja iklan yang tidak dapat dilewati tadi.

Jadi, ya, dihilangkannya fitur Lewati Iklan ini sebenarnya nggak merugikan-merugikan amat bagi kita, si penonton. Bersabarlah barang 15 atau 30 detik saat melihat tulisan “Video akan diputar setelah iklan”. Bagaimanapun, 15 hingga 30 detik bukanlah apa-apa dibandingkan durasi 2 tahun mencintai seseorang yang ternyata tak mencintai kita balik. FYI aja, sih. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2018 oleh

Tags: content creatorkaya dari YouTubekreatorLewati IklanLompati IklanpengiklanSkip Adsvideo YouTube
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Lulusan SMA ditolak kerja 300 kali, kini ingin kuliah S1. MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Pahit Lulusan SMA Ditolak Kerja 300 kali karena Dianggap Sok Tahu, Kini Sudah Nggak Mau Dibodohi dan Pilih “Upgrade” Diri

7 Oktober 2025
Harmonisasi Seni, Aktivisme, dan Energi Spiritual ala Seniman Iwan Wijono
Video

Harmonisasi Seni, Aktivisme, dan Energi Spiritual ala Seniman Iwan Wijono

11 Maret 2025
Cerita content creator terjebak bos manipulatif. Gaji di bawah UMR Bandung. Selalu molor pula MOJOK.CO
Ragam

Terjebak Kerja di Startup Nggak Jelas dan Bosnya Manipulatif: Tanya Gaji yang Molor Dibilang Toxic, Mau Resign Dihalangi

10 Januari 2025
Umi Azizah content creator CapCut yang gajinya dolar
Sosok

Tetangga Bilang Lakukan Hal Sia-sia, Umi Azizah yang Lulusan SMP Malah Gajinya Dolar

7 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.