Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Naiknya Kurs Dolar Bikin Utang Numpuk dan Nggak Bisa Jajan Macem-Macem

Audian Laili oleh Audian Laili
29 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nilai tukar alias kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat. Bagaimana cara kita mengatasi ini?

Di hari Jumat yang penuh barokah ini, marilah kita mengheningkan cipta sejenak. Lupakan hiruk pikuk tentang pilkada dan piala dunia. Ada sebuah fenomena yang nyata terjadi di depan mata: kurs dolar sedang bermain-main dengan kita. Dengan kemampuan yang tak dinyana-nyana, ia terus menguat dan menggempur rupiah. Tentu ini tak dapat dibiarkan begitu saja.

Pagi ini per pukul 09.00 WIB, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sudah ada di level Rp 14.410. Rupiah melemah 0,17% dibandingkan penutupan di hari sebelumnya. Meskipun sore ini mulai melemah tipis, tapi kurs rupiah masih tetap diatas Rp14.000.

Ada beberapa akibat yang berpotensi muncul dari melemahnya nilai tukar rupiah ini.

Pertama, utang kita akan semakin banyak. Pinjaman luar negeri memang telah menjadi salah satu sumber pendanaan yang seringkali dimanfaatkan pemerintah untuk menunjang aktivitas perekonomian.

Masalahnya, cara negara meluniasi utang ke luar negeri tentu berbeda dengan cara kalian para mahasiswa melunasi bon ke Aa’ Burjo. Negara ini ngelunasin utang luar negeri musti menggunakan kurs dollar. Jadi, kalau kondisi rupiah terhadap dollar terus melemah, ini akan berdampak pada meningkatnya jumlah utang yang harus dilunasi. Makin numpuk, Beb.

Dari data Bank Indonesia per April 2018 saja, jumlah utang Indonesia mengalami peningkatan yang dahsyat. Ini bisa jadi masalah besar karena semakin membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Perlu diketahui, dalam APBN 2018, pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah pada kisaran Rp 13.400. Ya, bisa dibayangkan berapa pertambahan hutang kita dibandingkan dana yang telah dianggarkan.

Kedua, industri dengan bahan baku impor jelas juga akan terpengaruh. Misalnya, industri makanan dan minuman (mamin). Dengan nilai tukar yang telah mencapai level Rp 14.000 ini, pelaku industri mamin ini masih pikir-pikir menaikkan harga produk pangan olahan hingga 3-6%. Yang itu artinya, kita nggak usah sok-sokan jajan macem-macem dan pertimbangkan untuk rutin makan pecel saja.

Ketiga, kenaikan nilai tukar ini juga mempengaruhi biaya logistik berlabuh padamu pelabuhan. Hal ini disebabkan karena pelabuhan menggunakan tarif dolar meskipun pembayarannya menggunakan mata uang rupiah.

Jika di sektor impor sedang merugi, maka berbeda dengan sektor ekspor yang justru sedang mendulang untung lebih banyak, serasa menang undian. Misalnya saja, para petani yang mengekspor komoditas kopi, karet, maupun sawit.

Oya, jika memang produk impor harganya jauh lebih mahal, kita bisa mengatasinya dengan mulai mencintai produk-produk dalam negeri. Dengan harga yang lebih murah, tetapi mempunyai fungsi yang sama, sudah saatnya sedikit jumawa dengan mengonsumsi produk lokal. Tidak ada alasan untuk tidak memilih barang yang bersahabat di kantong ini. Ditahan dulu ya Beb, gejolak kuat untuk membeli pakaian di olshop-nya!

Eh, tapi kalau produk lokalnya pakai bahan bakunya impor sih, sama aja dong…

Keempat sekaligus yang terakhir, buat situ yang punya hobi traveling dengan uang pas-pasan harus menahan diri dulu untuk berlibur ke luar negeri. Toh, masih banyak tempat di pelosok Indonesia yang kece untuk disinggahi. Ini sekaligus akan membuat sektor wisata dalam negeri semakin meningkat. Para wisatawan akan semakin sering datang ke sini, kemudian beli ini, pesan itu, dan merasa puas betapa murahnya berlibur di Indonesia.

 

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2018 oleh

Tags: kurs dollarnilai tukar dollarnilai tukar rupiah
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok. Pakar ekonomi UGM tetap anjurkan investasi agar uang tidak tergerus inflasi MOJOK.CO
Ragam

Waktu yang Tepat untuk Investasi meski Harga Saham Anjlok, Jika Uang Disimpan buat Konsumsi Nanti Tergerus Inflasi

10 April 2025
Dolar ke Rupiah Tembus 17 Ribu Krisis Ekonomi di Depan Mata? MOJOK.CO
Esai

Dolar ke Rupiah Tembus 17 Ribu: Penyebab, Risiko, dan Strategi Menghadapi Potensi Krisis Ekonomi

8 April 2025
Nilai tukar rupiah melemah MOJOK.CO
Celengan

Nilai Tukar Rupiah Melemah sampai Rp1.000 dalam Sehari: Mengapa dan Apa Dampaknya

20 Maret 2020
Moknyus

Kaya Beneran, Crazy Rich Surabayan Tukar Puluhan Juta Dolar Demi Rupiah

20 September 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026
Mall Kokas di Jakarta Selatan (Jaksel) macet

Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

20 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
PGPAUD, Guru PAUD.MOJOK.CO

Nekat Kuliah di Jurusan PGPAUD UNY demi Wujudkan Mimpi Ibu, Setelah Lulus Harus ‘Kubur Mimpi’ karena Prospek Kerja Suram

19 Februari 2026
Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026

Video Terbaru

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.