Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Cicil Rumah Tanpa DP Perlu Persiapan Mental

Audian Laili oleh Audian Laili
30 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mencicil rumah tanpa perlu membayar DP memang terlihat menggiurkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar semua berjalan sesuai perencanaan.

Memiliki rumah merupakan mimpi setiap orang. Bagaimanapun juga, rumah telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang berfungsi melindungi kita untuk ngiyup  dari panas dan hujan. Mimpi ini seringkali harus ditahan-tahan karena mahalnya harga rumah. Apalagi sudah bekerja keras bagai kuda namun gaji pas-pasan, dan sayang sekali nggak segera dapat warisan.

Ada dua tipe usaha orang untuk mendapatkan rumah. Pertama, dengan menabung dulu bertahun-tahun hingga uangnya cukup untuk melunasi rumah yang diinginkan. Kedua, dengan menabung sampai terkumpul DP dan memulai masa-masa cicil-mencicil itu.

Untuk kamu yang memilih cicil-mencicil, ada kabar baik. Mulai bulan Agustus besok, Bank Indonesia (BI) memutuskan membebaskan uang muka untuk masyarakat yang ingin mencicil rumah pertamanya. Ini artinya, tidak lagi dibutuhkan setoran awal untuk mendapatkan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dari bank yang diinginkan.

BI berharap, kebijakan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kredit dan sektor perumahan, serta bertujuan untuk mendorong first time buyer  sekaligus menstimulasi pembelian rumah untuk investasi.

Namun yang perlu diperhatikan, walaupun semangat untuk memiliki rumah ini sudah meluber-luber, itu tidak cukup. Kita tetap perlu adanya strategi khusus untuk mengatur pendapatan yang pas-pasan dan pengeluaran yang tak ada habisnya, agar tidak memberatkan di suatu hari nanti~

Ya, mau gimana lagi, mencicil rumah dengan skema KPR berarti ada bunga yang harus dibayarkan setiap kali mengangsurnya. Apalagi harga rumah saat ini tidak dapat dikatakan murah. Selain itu, ada jangka waktu untuk mencicilnya. Biasanya KPR memberi jangka waktu cicilan maksimal hingga usia pensiun. Nah jika mulai mencicil saat berusia 25 tahun, kemudian mengambil jangka waktu 15 atau 20 tahun, di usia berapa rumah itu lunas?

Padahal secara psikologis, setiap orang tentu ingin segera melunasi utang-utangnya. Dengan proses pembayaran utang yang cukup lama, pasti perlu adanya kesiapan fisik dan mental. Ya, siapa sih yang mau hidup menanggung malu hutang? Kalau hal ini berlangsung dalam waktu yang cukup lama, pastinya akan memberikan rasa lelah. Rasa-rasanya kok bekerja cuma habis buat bayar cicilan ini dan itu. Buat foya-foyanya kapan?!!!1!

Apalagi kita juga tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, kecuali ikut Zidan masuk lorong waktu. Misalnya ada krisis moneter atau kondisi perekonomian negara yang tidak stabil sehingga mengakibatkan PHK atau meningkatnya bunga KPR. Tentu mental juga perlu dipersiapkan.

Kalau memang semua kemungkinan yang ada kira-kira bisa diatasi dan mantap untuk menggunakan KPR, sekarang mulai dengan realistis dalam memilih harga yang sesuai dengan penghasilan per bulannya. Karena bank menerapkan maksimal cicilan 30% dari penghasilan bulanan.

Memulai mencicil rumah memang membutuhkan mental yang siap dan kuat. Walau keberanian ini memiliki risiko, hal ini akan memudahkan kita untuk mendapatkan rumah lebih cepat dibandingkan harus menabung. Ingat, rumah adalah salah satu investasi yang nilainya semakin tinggi. Dengan mengajukan pinjaman sejak dini, kita akan mendapatkan rumah dengan harga lebih murah dibandingkan harus membeli beberapa tahun ke depan setelah tabungan terkumpul.

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2018 oleh

Tags: Bank Indonesiacicilankprrumah tanpa dp
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran

9 Februari 2026
Kok Bisa Menyesal Ambil KPR di Tanah Rantau, Memangnya Sebelum Ambil Rumah Nggak Pake Mikir?
Pojokan

Kok Bisa Menyesal Ambil KPR di Tanah Rantau, Memangnya Sebelum Ambil Rumah Nggak Pake Mikir?

18 Juli 2025
Dolar ke Rupiah Tembus 17 Ribu Krisis Ekonomi di Depan Mata? MOJOK.CO
Esai

Dolar ke Rupiah Tembus 17 Ribu: Penyebab, Risiko, dan Strategi Menghadapi Potensi Krisis Ekonomi

8 April 2025
Ragam

Cerita Gen Z Bisa Beli Rumah di Usia 24 Tahun, Modal Jualan Parfum

24 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.