Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Barisan Caleg Artis dari PDIP dan Nasdem

Redaksi oleh Redaksi
17 Juli 2018
A A
pdip dan nasdem
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menjadi anggota legislatif memang hal yang begitu menyenangkan. Ia memunculkan sensasi tersendiri. Profesi lain hanya memungkinkan seseorang untuk mewakili dirinya sendiri, sedangkan menjadi anggota legislatif memungkinkan seseorang mewakili orang banyak.

Banyak orang yang berbondong-bondong maju menjadi calon anggota legislatif alias caleg. Dari mulai pengusaha, ulama, sampai tokoh masyarakat. Semua bisa tertarik pada profesi yang satu ini.

Untuk berhasil menjadi seorang anggota legislatif, seseorang mutlak harus mempunyai satu modal penting: elektabilitas. Dan modal ini kerap satu napas dengan kepopuleran. Maka, tak heran jika kemudian, pesohor, utamanya para artis juga ikut ambil bagian dalam kompetisi elektoral pemilihan legislatif, sebab dunia keartisan memang menjadi jalan kepopuleran yang bermuara pada elektabilitas yang tinggi.

Di Pileg 2019 mendatang, bisa dipastikan banyak artis yang akan ikut berlaga.

Entah karena dunia showbiz yang belakangan kurang gemerlap atau memang mereka membutuhkan tantangan baru, yang jelas, banyak sekali artis yang tercatat mendaftar sebagai peserta pemilihan legislatif mendatang.

Dari sekian banyak partai, PDIP dan Nasdem menjadi dua partai yang cukup banyak mengikutsertakan artis dalam barisan calon anggota legislatifnya.

PDIP memang selama ini dikenal sebagai partai yang cukup akomodatif terhadap banyak tokoh, tak terkecuali artis.

Beberapa artis yang ikut dalam gerbong PDIP di Pileg 2019 mendatang antara lain adalah Krisdayanti, Ian Kasela, Jeffry Waworuntu, Iis Sugianto, Harvey Malaiholo, Lita Zein, Chica Koeswoyo, Kirana Larasati, sampai Angel Karamoy.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa diterimanya pendaftaran artis sebagai caleg menjadi bukti komitmen PDIP dalam membangun seni dan budaya bangsa.

“Perjuangan kami kan tidak hanya di politik ya. Penunjukan artis-artis ini juga sebagai bentuk kami melestarikan budaya bangsa, menguatkan identitas budaya nasional,” ujar Hasto.

Dahsyat betul memang PDIP ini.

Tak berbeda dengan PDIP, Partai Nasdem juga mengangkut banyak artis dalam pasukan calon anggota legislatifnya.

Beberapa deretan artis yang tergabung sebagai Caleg Nasdem antara lain Syahrul Gunawan, Nurul Qomar, Diana Sastra, Krisna Mukti, Lucky Hakim, Olla Ramlan, Farhan, Conny Dio, Della Puspita, Mandra, sampai Venna Melinda.

Partai Nasdem menegaskan bahwa diterimanya para artis sebagai usaha untuk memfasilitasi para artis yang memang ingin mengabdikan diri untuk masyarakat lewat jalur politik.

Iklan

“Kita cari yang populer dan punya elektabilitas. Berikutnya dia punya hasrat, kemauan dan komitmen terjun ke dunia politik,” ujar politikus Nasdem Saan Mustopa.

Kalau sudah begitu, mari lihat saja apakah nama besar keartisan mereka bisa membuat mereka menang. Mereka memang sudah terbukti mampu menghibur banyak orang melalui layar kaca, namun hal tersebut belum tentu berlaku sama jika dilakukan melalui spanduk dan poster yang dipasang di pinggir jalan raya. (A/M)

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2018 oleh

Tags: artisnasdempdip
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pakar UGM nilai, ikap Megawati atas retret: menjaga kewibawaan PDIP MOJOK.CO
Aktual

Ketundukan Kepala Daerah pada Megawati: Marwah PDIP hingga Efek Retret yang Belum Tampak Hasilnya

22 Februari 2025
Hasto Wardoyo pilih urus sampah di Kota Jogja di tengah ketidakpastian instruksi retret Megawati untuk kader PDIP MOJOK.CO
Aktual

Urus 1.600 Ton Sampah Kota Jogja di Tengah “Drama”

21 Februari 2025
Menanti keputusan Megawati yang belum pasti di DPD PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) MOJOK.CO
Aktual

Suasana Serba Tak Pasti di Kantor DPD PDIP DIY Menanti Kepastian Megawati

21 Februari 2025
Solo Fighter PDIP vs Keroyokan di Kandang Banteng, Pilkada 2024.MOJOK.CO
Aktual

Solo Fighter vs Keroyokan di Kandang Banteng, Benarkah Jateng Tak “Merah” Lagi? 

29 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Khas Sunda dan Jogja Bikin Muak- Bau Busuk dan Manis (Wikimedia Commons)

Makanan Khas Sunda Bikin Menderita Orang Jogja, Sama Seperti Perantau Sunda Muak dengan Makanan Jogja yang Serba Manis

11 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Derita anak punya warisan utang dari orang tua MOJOK.CO

Derita Anak Punya Warisan Banyak dari Ortu tapi Warisan Utang, Hidup Berantakan buat Melunasi

11 Maret 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.