Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Menebak 5 Karakter Perempuan dari Cara Membawa Tas

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
7 Juli 2019
A A
tas perempuan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Susah-susah mikirin karakter perempuan, padahal kamu bisa lihat dari bagaimana ia membawa tas. Penasaran??? Sama, saya juga.

Ada banyak jenis tas di dunia ini, baik tas asli, KW, atau tas bekas sekalipun. Umumnya, tas-tas ini menjadi idaman para perempuan, meski beberapa di antaranya tampak tidak terobsesi dengan koleksi tas terbaru di mall dan lebih memilih menggunakan tas yang itu-itu saja (iya, iya, saya lagi nyindir diri sendiri).

Tapi, coba perhatikan baik-baik: di dunia ini—atau, yah, minimal di kota tempatmu berada—ada banyak cara perempuan membawa tasnya masing-masing. Tadinya saya bertanya-tanya: kenapa? Apakah perbedaan cara membawa tas ini dipengaruhi pola didik orang tua, lingkungan, atau karena emang suka-suka dia aja???

Menyadari diri sebagai perempuan, saya pun balik bertanya pada diri saya sendiri: ha kamu tu kenapa pakai tas caranya gitu-gitu aja, beda sama temen-temenmu? Dengan bantuan doa dan dukungan dari diri sendiri, akhirnya sampailah saya pada hasil riset mengenai karakter perempuan jika ditinjau dari caranya membawa tas sebagai berikut.

*JENG JENG JENG*

1. Digantung di Satu Lengan

Tipe perempuan yang satu ini biasanya mencantelkan tali tasnya (biasanya berupa tas jinjing atau hand bag) di salah satu lengan yang kemudian agak ditekuk biar cantik dan cucok.

Umumnya, karakter perempuan tipe ini adalah modis dan feminim, sekaligus selalu memperhatikan penampilan. Mereka adalah tipe-tipe cewek yang langsung ngambek begitu melihat rambut mereka lepek atau ujung jilbab nggak melengkung sempurna. Pokoknya, penampilan nomor satu, pacar nomor lima, lah!

2. Dijepit di Ketiak

Perempuan yang membawa tas dengan dijepit di ketiak sudah pasti adalah perempuan yang percaya dirinya tinggi. Ha gimana nggak: menjepit tas di ketiak itu kan risikonya tinggi. Kalau keteknya ternyata basah, tasnya pun bakal basah, dan semua orang jelas akan mengetahuinya. Apa coba namanya kalau bukan pede menghadapi hal-hal semacam itu?

Karakter perempuan yang satu ini juga menunjukkan sifat yang praktis. Tas baginya penting, tapi nggak harus besar dan punya banyak aksen. Bukan apa-apa—tapi kalau tasnya kebesaran, mana enak dijepit di bawah ketiak???

3. Diletakkan di Satu Bahu

Orang-orang yang mengenakan tas di satu bahu saja adalah orang-orang yang nggak mau ribet, padahal aslinya mereka ribet setengah mati. Tas mereka, sekalipun suka mlorot karena cuma bertumpu di satu bahu, tetap akan dengan senang hati mereka benarkan posisinya, padahal kita yang melihatnya sudah sangat terganggu.

Agak-agaknya, sih, mereka termasuk jenis orang yang kalau ditanya mau makan di mana, jawabnya “Terserah”, tapi bakal menolak semua tawaran nama restoran yang kamu sebutkan dan ujung-ujungnya makan di KFC doang.

4. Ditenteng

Beberapa tas menyediakan “fitur” tali panjang untuk dipasang dan memudahkan penggunanya, meski secara default mereka telah memiliki tali pendek yang lebih praktis. Nah, beberapa perempuan terlihat lebih gemar menjinjing atau menenteng tasnya tanpa tali panjang yang dimaksud.

Karakter perempuan penjinjing tas ini jelas kuat dan penuh kemandirian. Konon, mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang, kalau ada diskon 30% di marketplace pukul 12 siang, ya bakal kekeuh mantengin tepat pukul 12—nggak peduli ada urusan lainnya. Tas yang mereka bawa dengan tangan sendiri pun seolah-olah berkata, “Lihat, nih, tas aja dibawa sendiri, apalagi kehidupan yang complicated ini!”

5. Ditaruh di Depan Dada Kayak Perisai

Kebanyakan pelaku cara membawa tas yang satu ini adalah perempuan-perempuan temennya Dora the Explorer yang sukanya pakai ransel. Dilihat dari posisi tas yang dipakai di depan dada seperti tameng alias perisai, sepertinya karakter perempuan penggunanya adalah manusia-manusia yang penuh kewaspadaan.

Iklan

Tapi, yah, nggak usah ke-GR-an dulu. Ada juga, kok, orang-orang yang naruh tas di depan dada kayak gini cuma karena dia lagi naik motor dan kedinginan, atau bahkan sekadar mau ambil dompet yang ada di dalem tas waktu lagi antre bayar jajan di Indomaret. Mamam~

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2019 oleh

Tags: cara membawa tashand bagkarakter perempuantas jinjingtas ransel
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.