Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Jenis-Jenis Pakaian Lari yang Sopan

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
8 Mei 2018
A A
cedera otot cedera sendi olahraga terkilir keseleo kompres es saat pegal olahraga lionel messi pertolongan pertama PRICE pada otot pijat saat terkilir kesehatan otot mojok.co

cedera otot cedera sendi olahraga terkilir keseleo kompres es saat pegal olahraga lionel messi pertolongan pertama PRICE pada otot pijat saat terkilir kesehatan otot mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pelari wanita di Yogya dipukul warga karena dianggap memakai pakaian lari yang tidak sopan. Hm, emang pakaian lari yang sopan kayak gimana sih? Check this out!

Seorang pelari wanita yang sedang mengikuti lomba lari 5K Unisa (Universitas Aisyiyah) Running 2018 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 1 Mei 2018 mendapat perlakuan tak menyenangkan. Dengan alasan berpakaian lari yang tidak sopan, pelari wanita tersebut dihardik dan dipukul pantatnya oleh seorang warga. Kejadian ini menjadi viral setelah videonya disebar di media sosial.

Untuk sebagian pemirsa, pakaian yang dikenakan pelari ini sudah sesuai dengan standar lari. Kaus dan celana pendek. Oleh karena kompetisi lari ini dibuka untuk umum, memang tidak ada aturan pakaian yang mutlak harus dipakai peserta.

Terlepas dari ironi bahwa warga yang marah karena pakaian lari tidak sopan mengingatkan dengan cara yang jauh lebih tidak sopan (dengan memukul pantat), peristiwa ini membuat Mojok Institute bertanya, pakaian lari seperti apakah yang sopan dan tepat agar tidak memancing emosi warga mana pun yang dilewati?

Mojok Institute menyadari hal ini sebagai bahasan penting yang harus diketahui banyak orang. Jika masyarakat menginginkan pakaian lari yang sopan, Mojok Institute mendukung keputusan ini dengan mengajukan klasifikasi yang lebih detail.

Berikut jenis-jenis pakaian lari yang sopan menurut riset kami. Perhatikan baik-baik.

1. Pakaian Lari yang Bilang Permisi

Dalam kasus pelari tadi, bisa saja pakaian lari yang dipakai dianggap tidak sopan karena pakaian larinya tidak bicara apa-apa saat sedang melewati warga yang notabene sudah kakek-kakek.

Tentu hal ini bisa menjadi pelajaran penting bagi semua pakaian lari, baik keluaran Puma maupun Diadora. Saat sedang berjalan melewati orangtua, ada baiknya pakaian lari menunduk sedikit, tersenyum, lalu bilang, “Permisi, Pak, Bu….”

2. Pakaian Lari yang Selalu Menyapa Warga

Masih berhubungan dengan syarat pertama, yaitu wajib bilang permisi, sikap pakaian lari yang selalu menyapa warga tentu masuk ke dalam golongan pakaian lari yang sopan. Pentingnya sikap menyapa ini patut menjadi perhatian besar, khususnya agar terjalin silaturahmi yang baik antara warga dan pakaian lari itu sendiri.

Jika pakaian lari kita aja sopan dan rajin menyapa warga, kita pun ikut bangga dan terharu, bukan?

3. Pakaian Lari yang Ikut Kerja Bakti

Setiap hari Minggu, di beberapa daerah kerja bakti masih rutin dilaksanakan. Pada kegiatan ini, semua warga tentu diharapkan berpartisipasi, saling bergotong royong untuk membersihkan daerahnya.

Iklan

Agar dinilai lebih sopan, pastikanlah pakaian larimu ikut bekerja bakti dan membantu semua orang. Dengan begitu, pakaian larimu pasti akan jadi kesayangan semua orang, mulai dari pak dukuh sampai kembang dan kumbang desa.

4. Pakaian Lari yang Kalau Kenalan Ngajak Salaman

Tak kenal, maka tak sayang. Tak kenal, maka kenalan. Dalam berkenalan, gestur bersalaman sering kali dilakukan sebagai simbol perkenalan diri dan apresiasi menerima perkenalan diri orang lain. Dengan kata lain, besalaman memang memiliki nilai yang penting dalam membentuk karakter sopan.

Jika pakaian larimu melakukan hal ini, gelar pakaian sopan pun sudah pasti akan beralih kepadanya.

5. Pakaian Lari yang Suka Minta Maaf

Namanya juga orang berbuat salah, tentu harus minta maaf dong. Hal ini juga menjadi peraturan penting bagi seluruh pakaian lari di dunia. Agar tercapai cita-citanya sebagai pakaian lari yang sopan, sikap yang satu ini jelas tidak boleh absen, mylov~

Jadi, sudahkah pakaian larimu memenuhi semua syarat ini agar menjadi pakaian lari yang sopan dan berkelas? Hmm?

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2018 oleh

Tags: desa mlangi yogyakartapakaian lari yang sopanpelari wanita dipukul warga
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pamer Harta Sudah Ketinggalan Zaman: Tren Terbaru Ibu-Ibu Gang Kampung Adalah Flexing Utang Bank Emok. MOJOK.CO

Pamer Harta Sudah Ketinggalan Zaman: Tren Terbaru Ibu-Ibu Gang Kampung Adalah Flexing Utang Bank Emok

22 Mei 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Swasembada pangan Jawa Tengah tuai pujian MOJOK.CO

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jawa Tengah Mendongkrak EKonomi dan Pangan Nasional

25 Mei 2026
Gambaran rapuhnya masyarakat kita di tengah teror pocong keliling MOJOK.CO

Teror Pocong Keliling Bukan Sekadar Iseng, Jadi Gambaran Masalah Sosial-Digital di Tengah Masyarakat Kita

26 Mei 2026
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026

Video Terbaru

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

14 Mei 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.