Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Alasan Tidak Merayakan Valentine Bersama Pasangan

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
14 Februari 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mojok Institute merumuskan lima alasan untuk tak merayakan Valentine bersama pasangan. Ingat, Valentine bukan budaya kita!

Tanggal 14 Februari tiba. Hari kasih sayang yang dinanti-nanti akhirnya menyambut kita semua, suka ataupun tidak. Atas nama Hari Kasih Sayang, hari ini pun seolah telah ditakdirkan untuk bertabur bunga dan cokelat, sekaligus perasaan cinta yang beterbangan ke mana-mana.

Tapi, ingat: Valentine  bukan budaya kita. Buat apa merayakan Valentine kalau ternyata ia nggak penting-penting amat untuk dirayakan??? Memangnya ia siapa, kok minta dirayakan??? Hih, kebiasaan deh; belum jadi siapa-siapa, tapi udah posesif!

Bersama kaum penolak Hari Valentine, Mojok Institute setidaknya telah merumuskan lima alasan tepat yang mendukung pernyataan mengapa kita sebaiknya tak merayakan Valentine bersama pasangan. Apa sajakah itu? Mari kita cek bersama~

1. Belum Bertemu Pasangan yang Tepat

Alasan pertama kita tidak perlu merayakan Valentine bersama pasangan tentu saja karena status ‘pasangan’ itu sendiri masih rancu di kepala kita. Beberapa orang memang datang dan menawarkan cinta (sales, kali, menawarkan!), tapi belum ada satu pun yang memenuhi panggilan hati.

Nah, kalau sudah begitu, ngapain memaksakan diri menjadikan seseorang sebagai pasangan??? Ngapain harus berusaha mati-matian menganggap seseorang menjadi pasangan padahal hatimu atau hatinya tak tercipta menjadi satu??? Hmm???

2. Pasangan Masih ‘Disimpan’ Tuhan

Boro-boro menentukan pria/perempuan mana yang mau dijadikan pasangan, lah wong ketemu aja belum pernah.

Dengan berbaik sangka kepada Tuhan Yang Maha Esa, prinsip ‘jodoh masih disimpan Tuhan’ pun kita yakini erat-erat, menjadi alasan kenapa kita belum perlu merayakan Valentine bersama pasangan. Percayalah, di waktu yang tepat, Tuhan akan mengirimkan jodoh terbaik untuk kita (hah, kita???) sampai-sampai setiap hari yang terlewati ibarat hari Valentine yang sesungguhnya. Eaa~

3. Dia Belum ‘Nembak’

Pada banyak kasus percintaan, kejelasan hubungan menjadi problem utama yang menyebalkan. Maksudnya, gini loh; gimana mau merayakan Valentine bersama pasangan kalau status aja belum jelas, Malih???

Dalam keadaan gantung dan PHP semacam ini, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah tidak mengajaknya ber-Valentine-an, kecuali dia yang datang duluan dan bilang, “Would you be my Valentine?”

Yaaah, kira-kira kamu bisa nunggu sampai 23.584 tahun lagi, lah.

4. Masih Betah Sendiri

Ibarat lagu “No Woman, No Cry”, menghadapi Valentine tanpa pasangan pun bukan hal sulit bagi kita (hah, kita???). Daripada repot-repot beli cokelat yang sudah dibanderol pita-pita sok imut oleh pihak toko dan berbonus gantungan kunci couple, mending beli cokelat untuk diri sendiri biar puas dan kenyang!

5. Jomblo

Ya, inilah inti dari keseluruhan tulisan, Sayang-sayangku: buat apa situ maksa mau merayakan Valentine kalau nyatanya kamu jomblo dan belum ada yang mau menyerok hatimu ke dalam ikatan asmara, coba???

Sudahlah, mending sekarang kamu bangun, mandi, ganti baju, dan menjalani kesendirianmu yang biasanya~

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2019 oleh

Tags: Cokelatgantunghadiahhari kasih sayangjomblomerayakan Valentinephp
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Grup band Mocca. rilis lagu Be My Bee. MOJOK.CO
Hiburan

Kisah Lebah dan Bunga yang Menemukan Kegembiraan Lewat Cinta dalam Lagu Be My Bee Karya Mocca

19 Februari 2025
Salah Kalau Gue Jomblo?
Uneg-uneg

Salah Kalau Gue Jomblo?

22 Januari 2023
Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker
Liputan

Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker 

16 Oktober 2021
Esai

Kulamar Engkau Setelah Taaruf atau Pacaran Enaknya?

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.