Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 April 2026
A A
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya menyelesaikan kredit motor Honda Vario 160 dalam waktu tiga tahun. Awalnya mau beli tunai. Namun, sales menjawab kalau tunai, harus antre sekitar dua bulan, apalagi saya mau yang warna putih. Tapi, kalau kredit, barangnya langsung ada. Yah, pembaca pasti sudah paham dengan strategi modelan begini.

Tapi, saya tidak sedang ingin membahas skema kredit Vario 160. Saya hanya sedang ingin bersyukur karena tiga tahun yang lalu, memilih motor matik yang bongsornya nanggung. Saat itu, di benak saya sedang terjadi dilema antara memilih Vario 160 atau PCX. Saya sendiri, sebetulnya, pengin beli PCX. Namun, istri mencegah.

Menjelang hari-hari saya mengontak dealer, istri saya memberi saran. Yah, you know, kalau istri memberi “saran”, itu artinya “bukan saran”. Jadi, jangan pernah bilang: 

“Iya, nanti aku pertimbangkan, ya.” 

Udah, jawab aja:

“Iya, Buk. Nanti aku beli yang itu aja.” 

Semua demi kesejahteraan dan kesehatan. Saya pilih yang “itu”, yaitu Honda Vario 160.

Setelah menjawab, “Iya, Bu,” saya amati itu tampilan Vario 160, khususnya dari depan. Entah kenapa. Di dalam kepala saya, muncul imajinasi tampilan depan motor CBR150 tapi tampilan belakang adalah sepeda onthel. Ia adalah salah satu motor buruk rupa yang pernah saya amati. Celakanya, saya akan segera meminangnya.

BACA JUGA: Sengaja Beli Honda Vario 160 untuk Pamer Berakhir Penyesalan karena Jadi Repot Sendiri

Honda Vario 160 yang tidak pernah bermasalah

Selama tiga tahun menggunakan Vario 160, sejak dari cicilan 1 hingga 35, saya tidak ketemu masalah. Ada 2 teman saya di komunitas yang juga beli Honda Vario 160. Yang satu bermasalah di jok, yang kedua ilang-ilangan tenaga. Motor saya juga terhindar dari petaka rangka ESAF yang dulu ramai.

Itulah bukti bahwa perintah, eh saran, dari istri penuh dengan doa-doa baik. Selama tiga tahun, Vario 160 saya nggak pernah bermasalah. Paling cuma baret saja karena saya pernah jatuh karena kepleset rel kereta.

Bayangkan kalau saya melawan istri dengan tetap beli Honda PCX. Bukan tidak mungkin, selama tiga tahun memilikinya, hanya masalah yang datang. 

Sudah kena silent treatment dari istri karena nggak manutan, kena masalah kelistrikan Honda PCX lagi. Benar kata orang bijak dulu. Suara istri adalah suara Tuhan. ITTTUUU!!!

Motor Honda yang menyalahi kodrat

Keluarga dan keluarga istri adalah keluarga Honda. Saya pernah punya dan memakai 11 motor keluaran Jepang itu. Dan, ada dua kelebihan yang bagi kami menyenangkan. Pertama, adalah motor Honda selalu enak kalau kamu bawa jalan pelan. Mulai dari C70, Astrea Grand, Supra, sampai Vario 125. 

Iklan

Kedua, apalagi kalau bukan soal konsumsi bahan bakar yang irit. Saya pernah memakai C70, Astrea Grand, hingga Supra X. Kadang saya berpikir kalau tiga motor ini nggak perlu bensin buat jalan. Tinggal kamu bisikin aja kata-kata penyemangat, saya yakin mereka siap kamu ajak jalan.

Nah, mari kita fokus ke kelebihan nomor satu, yaitu enak dibawa jalan santai. Karena awalnya saya yakin kalau semua motor Honda bakal kalak gitu. Nyatanya kok nggak juga. Karena Vario 160, adalah motor Honda yang paling nggak nyantai. Motor ini nggak enak kalau kamu bawa pelan.

Iya, ini semua karena saya yang kampungan saja. Motor dengan CC besar, konon katanya, memang buat “agak ngebut”. Teman sekantor saya, Rizky Prasetya, bilang kalau jangan bawa Vario 160 di bawah 30 km/jam. Kalau mau enak, dan ketika menempuh perjalanan panjang, bawa di atas 65 km/jam.

Lantaran kebetulan jarak antara rumah dan kantor adalah 44 kilometer, jadi saran dari Rizky ini tepat guna. Vario 160 ini memang menyalahi kodrat motor Honda. Saya bawa rata-rata di 60 km/jam dan rasanya memang enak betul. Motor ini seperti meluncur dengan mudah tanpa kehilangan tenaga.

Ada masalah apa sih Vario 160 dan kodrat? 

Si buruk rupa ini juga menyalahi kodrat motor matik (dan Honda) yang kedua. Seharusnya kita bisa sepakat kalau naik motor paling enak itu kalau sendirian. Mau jalan santai atau “agak ngebut”, kalau sendirian, lebih terasa enak. Baik dari sisi ketenangan maupun kenyamanan berkendara.

Nah, si Vario 160 ini punya rencana berbeda untuk mengakali kodratnya sebagai motor Honda. Jadi, motor matik satu ini, bakal lebih enak kalau saya membonceng orang. Lha ya masak bonceng kambing.

Berat badan saya selama tiga tahun ini konsisten di 110 kilogram. Sementara itu, istri saya, setelah melahirkan dua anak, ada di 70-an kilogram. Nah, kombinasi saya dan istri itu saja sudah 180 kilogram. Harusnya, motor mana saja akan merasa tersiksa. Namun, tidak untuk motor aneh bernama Vario 160.

Ketika berboncengan dengan 70-an kilogram-nya istri, saya justru merasa lebih enak ketika bawa Vario 160. Suspensinya jadi terasa lebih empuk. Saya kadang bingung, entah karena motor ini memang seaneh-anehnya motor Honda, atau, memang karena ini yang namanya cinta istri. ASSOOYYY!!!

Tahan siksaan

Saya punya kenangan buruk ketika memakai Beat versi lama yang joknya sesempit Selat Hormuz. Ketika saya bawa, motor itu selalu minta mampir tempat tambal ban. Selalu saja bocor. 

Lalu, ketika pakai Supra X 125, saya nggak pernah berdamai dengan batoknya yang hobi goyang getar kayak Denada. Rantai motor Supra X 125 juga sering kendor. Pokoknya ada saja masalah yang datang, khususnya kalau saya pakai jalan jauh.

Namun, Vario 160 ini memang aneh. Selama tiga tahun, bisa-bisanya saya nggak pernah kena masalah. Tapi, sifat tahan banting ini juga bikin saya khawatir. Gimana kalau motor buruk rupa ini cuma nahan diri aja. Entar habis tiga tahun, tiba-tiba ngasih masalah besar. Harus ganti laher komstir misalnya.

Yah, terlepas dari itu semua, Vario 160 adalah motor Honda paling tahan siksaan. Meski buruk rupa, ia menemani saya sampai kilometer 36 ribu. Tinggal nambah 4 ribu kilometer, saya sudah seakan-akan mengelilingi bumi bersama Vario 160. DAMNN!!!

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Honda Vario Adalah Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras, tapi Tetap Sakti dan Menjadi Pionir Matik Honda Selanjutnya dan kisah seru lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2026 oleh

Tags: astrea grandhondaHonda BeatHonda PCXkredit varioMotor Hondasupra x 125varioVario 125vario 160
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co
Pojokan

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO
Sehari-hari

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO
Otomojok

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026
Ilustrasi Honda Vario Sumber Derita dan Bikin Gila di Jalanan Surabaya (Wikimedia Commons)
Pojokan

Honda Vario Adalah Motor yang Paling Menderita di Surabaya: Mesin Loyo Itu Sengsara Dihajar Jalan Rusak

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Nurul Fajriatussaadah, lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Na Willa, film anak yang obati inner child

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.