Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Tips Mudah Membuat Ongkos Langganan Netflix Terasa Ringan dan Murah

Kalau kita membicarakan sebuah film atau serial, hampir pasti itu film atau serial yang tayang di Netflix. Kalau kita merekomendasikan sebuah film kepada kawan, hampir pasti ia akan bertanya “Ada di Netflix?”

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
28 Agustus 2021
A A
netflix
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam beberapa tahun terakhir, menonton serial atau film di Netflix benar-benar telah menjadi gaya hidup baru. Ia perlahan mampu menjadi subtitusi untuk aktivitas menonton film di bioskop, utamanya seiring dengan makin banyaknya film-film baru yang memang ditayangkan perdana di Netflix atau malah hanya tayang di Netflix.

Istilah “Netflix and Chill” dan “Netflix-an” pun kini mulai lazim digunakan oleh banyak orang.

Kalau kita membicarakan sebuah film atau serial, hampir pasti itu film atau serial yang tayang di Netflix. Kalau kita merekomendasikan sebuah film kepada kawan, hampir pasti ia akan bertanya “Ada di Netflix?”

Singkatnya, pamor Netflix sebagai bagian dari gaya hidup dan pergaulan sudah tertanam mantap.

Nah, kendati demikian, pada kenyataannya, masih banyak orang yang enggan berlangganan Netflix karena merasa bahwa harga berlangganannya masih terlalu mahal (Harga berlangganan Netflix paket premium per bulan 186 ribu, sedangkan paket ponsel hanya 54 ribu). Utamanya bagi orang yang memang sudah terbiasa menonton film secara ilegal baik dengan menonton langsung di situs film ilegal atau mendownloadnya terlebih dahulu dari forum-forum yang tentu saja juga ilegal.

Buat yang sudah berlangganan, tak sedikit yang mengeluh karena merasa ia terlalu besar mengalokasikan uangnya untuk berlangganan Netflix.

Nah, jika kalian termasuk dalam golongan tersebut, berikut ini ada beberapa tips yang akan membuat kalian merasa lebih ringan dan plong walaupun mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk berlangganan Netflix.

Membandingkannya dengan konser

Banyak orang merasa mahal berlangganan Netflix yang maksimal “hanya” 186 ribu itu, namun ia merasa ringan dan enteng saja membeli tiket konser yang boleh jadi harganya ratusan ribu sampai jutaan.

Tentu saja itu sangat beralasan, sebab memang keduanya menghadirkan sensasi hiburan yang berbda, kendati demikian, membandingkan dan mencoba menyamakan benefit antara keduanya akan membuat pengeluaran biaya berlangganan Netflix menjadi terasa lebih ringan.

Bayangkan bahwa dengan menonton film atau serial di Netflix bisa memunculkan perasaan bahagia yang tak jauh berbeda dengan perasaan bahagia setelah menonton konser.

Dengan membayangkan hal tersebut, kalian bisa merasa bahwa uang 186 ribu itu bukanlah nilai yang besar-besar amat.

Ongkos pergaulan

Kita hidup di lingkungan di mana banyak kawan kita yang membicarakan film-film dan serial-serial terbaru yang tayang di Netflix, dengan iklim yang demikian, berlangganan Netflix tentu menjadi sebuah modal sosial dalam pergaulan.

Bayangkan, dengan uang 189 ribu per bulan (atau kalau memang ingin berlangganan yang lebih murah, bisa ambil paket ponsel yang hanya 54 ribu per bulan), kalian bisa punya banyak bahan obrolan, baik dengan kawan kalian, atau orang-orang baru yang kalian jumpai.

Maka, anggaplah bahwa biaya berlangganan Netflix itu sebagai ongkos pergaulan dalam lingkungan hidup kalian. Dan tentu saja, uang yang “hanya” 188 ribu (atau malah hanya 54 ribu) itu adalah harga yang murah jika dibandingkan dengan kelancaran pergaulan yang bisa kalian peroleh.

Iklan

Kemudahan akses

Banyak orang menganggap bahwa menonton film secara gratis di situs-situs ilegal atau melalui download torrent adalah cara yang murah, namun mereka tak menyadari bahwa sejatinya ada ongkos lain yang harus mereka bayar, di antaranya adalah ketidaknyamanan dan ketidakpraktisan mereka dalam menonton.

Bayangkan, waktu dan tenaga ekstra yang dikeluarkan untuk mendownload, mengklik iklan, atau menambahkan subtitle secara manual itu tentu tidak perlu dilakukan seandainya mereka berlangganan Netflix.

Percayalah, ongkos 54 ribu itu akan terasa tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kepayahan yang harus dilakukan untuk menonton film secara ilegal.

Menemukan film yang tepat

Menemukan film atau serial yang bagus dan tepat akan sangat membantu dalam menghilangkan penyesalan atas ongkos langganan Netflix yang sudah kalian bayarkan.

Ini saya rasakan saat saya menonton serial dokumenter World War II in Colour. Serial tersebut benar-benar menambah pengetahuan saya tentang perang dunia. Pengetahuan yang selama ini bahkan tidak pernah saya dapatkan di bangku sekolah.

Pengetahuan yang sangat berharga itulah yang kemudian membuat saya merasa ongkos langganan Netflix saya terasa menjadi lebih murah sebab pengetahuan besar yang baru saja saya dapatkan itu benar-benar mahal harganya.

Perasaan itu pula yang saya dapatkan saat menonton serial Narcos. Hiburan dan pengetahuan tentang dunia kartel narkoba Amerika latin yang saya dapatkan dari Narcos itu terasa amat mahal harganya jika dibandingkan dengan ongkos berlangganan yang “hanya” 186 ribu per bulan itu.

Terakhir diperbarui pada 28 Agustus 2021 oleh

Tags: langganan netflixNetflixongkos
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO
Seni

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
ratu-ratu queens.MOJOK.CO
Seni

Ratu-Ratu Queens The Series: Ketika Empat Perempuan Membangun “Rumah” di Negeri Orang

21 Oktober 2025
Netfix Hadirkan Losmen Bu Broto: Wulan Guritno Hadir dengan  Cinta yang Pelik MOJOK.CO
Hiburan

Netflix Hadirkan Losmen Bu Broto: Wulan Guritno Datang dengan Cinta yang Pelik

7 Juni 2025
Netflix dan JAFF Membibit Talenta Perfilman Indonesia Melalui REEL LIFE Film Camp.MOJOK.CO
Seni

Netflix dan JAFF Membibit Talenta Perfilman Indonesia Melalui REEL LIFE Film Camp

3 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.