Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Begitulah Skandal Kim Seon-ho Menampar Kita untuk Tidak Mencintai Idola sampai Segitunya

Aktor Korea Kim Seon-ho melakukan pemaksaan aborsi kepada mantan pacar

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
20 Oktober 2021
A A
ilustrasi Skandal Kim Seon-ho Menampar Kita untuk Tidak Mencintai Idola mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Skandal Kim Seon-ho yang mengatakan dirinya pernah melakukan pemaksaan aborsi kepada mantan pacar telah dikonfirmasi benar. Banyak fans yang seketika lemas.

Skandal dunia hiburan Korea adalah skandal yang paling heboh karena sistem industri mereka yang rapi dan terkontrol. Sekali rumor beredar, semua proyek dan pihak yang terlibat dengan figur publik bisa kena imbas. Fans Korea Selatan juga punya stigma yang, konon, lebih “galak” daripada fans mana pun. Sekali dikecewakan, mereka bisa beringas.

Belakangan simpang siur soal tuduhan aktor Kim Seon-ho, pemeran Hong Du-shik di Hometown Cha-cha-cha, beredar luas di internet. Seorang perempuan mengaku sebagai mantan pacar aktor berinisial “K”. Dia mengatakan bahwa dia pernah jadi korban pemaksaan aborsi yang dilakukan oleh K sampai rahimnya bermasalah. Dia juga mengaku memiliki banyak bukti terkait tindakan jahat K. 

Tidak butuh waktu lama sampai pernyataan ini bikin heboh negeri Ginseng. Skandal Kim Seon-ho kemudian menyebar luas, agensi belum memberi pernyataan, sang aktor tidak bisa dihubungi, jadwal wawancara usai kesuksesan Hometown Cha-cha-cha juga terancam batal digelar.

Di Indonesia, basis fans Kim Seon-ho sangat kuat. Mulai zaman Han Ji-pyeong, demam aktor berlesung pipi ini menjamur. Skandal Kim Seon-ho sudah heboh sebelum berita ini dikonfirmasi benar oleh aktornya sendiri. Beberapa orang memberi semangat kepada si aktor, mengatakan bahwa rumor ini nggak benar, lalu berharap agensi segera menuntut balik perempuan penyebar rumor. Hadeeeh.

Sayangnya, fans harus kecewa karena rumor yang dituduhkan kepada Kim Seon-ho memang benar. Keadaan seharusnya mulai berbalik dari mendukung sang aktor dan berubah mendukung korban. 

Skandal Kim Seon-ho seharusnya menampar para fans yang mencintai idolanya dengan segenap jiwa raga dan membuat mereka menerima bahwa layar perak hanya menyajikan “hal baik” dari sang aktor. Ada benang yang begitu tipis yang membedakan kehidupan nyata sang aktor dan bagaimana karakter mereka di depan kamera. Walau benangnya tipis, sadarlah, bahwa yang bisa kita lihat hanya sebuah kepura-puraan.

Awal mula skandal Kim Seon-ho muncul di media sosial, sebenarnya saya punya firasat kurang menyenangkan. Ngomong-ngomong, saya bukan fans Kim Seon-ho, namun kebetulan tahu bagaimana blio berkarya di industri hiburan Korea Selatan. Rumor pemaksaan aborsi adalah rumor yang serius. Masalah ini melibatkan seorang perempuan yang disakiti dari hubungan yang gagal, dan seorang laki-laki yang tidak bertanggung jawab.

Wajarnya, sedari awal kita perlu berpihak pada korban dan memberi dukungan seperlunya. Posisi korban adalah yang paling rentan. Secara moral dan psikis dia telah rugi besar, ia kemudian perlu mengumpulkan keberanian untuk mengatakan kebenaran. Setelahnya, dia sangat mungkin terancam atas tuduhan macam-macam dari fans dan agensi. 

Yang bikin kocak, hingga detik ini, sampai skandal Kim Seon-ho sudah dikonfirmasi benar oleh si aktor sendiri, masih banyak fans yang mendukung. Mereka seolah-olah menutup mata bahwa si aktor adalah cowok jahat yang sama yang memaksa mantan pacarnya menggugurkan kandungan. Akh… nggak habis pikir.

Momen ini harusnya jadi momen refleksi buat para fans, bahwa idola adalah pihak yang sangat mungkin membuat kita kecewa walau sekuat apa pun kita mencintainya. Sampai sini udah sadar belum, Sis?

Gini aja deh, biar nggak sedih-sedih banget karena habis dikecewakan idola. Kamu perlu tahu skema skandal Kim Seon-ho yang sebenarnya juga mirip-mirip dengan skema skandal figur publik lain di Korea Selatan. Kalau sudah tahu skemanya, niscaya kamu mungkin lebih bersyukur.

Rumor di Korea Selatan biasanya beredar melalui anonim. Informasi yang underground, tapi dipercaya banyak media ini kemudian muncul di media-media online. Sembari rumor beredar, pihak agensi bakal menyusun rencana, entah membantah atau mengonfirmasinya. Tidak butuh waktu lama, pihak agensi dan figur publik yang kena rumor akan memberikan pernyataan. Sebab, semakin lama diundur, rumornya justru semakin jelas.

Kebanyakan rumor memang sayangnya, berujung jadi prahara. Sudah baik korban Kim Seon-ho mau menunggu hingga penayangan drama Hometown Cha-cha-cha usai. Masalahnya, figur publik di Korea selatan tidak hanya membawa citra dirinya sendiri. Citra agensi, citra brand yang bekerja sama dengannya, dan citra proyek-proyeknya di masa depan. Sekalinya ada skandal, walau itu tak benar, kerugiannya bisa serius. Bersyukur, sistem industri hiburan Korea Selatan jauh lebih rapi. 

Iklan

Bayangin aja kalau skandal Kim Seon-ho terjadi di Indonesia. Udahlah, aktornya pasti menuntut balik pakai UU ITE, agensinya nggak ngomong apa-apa, korban terus dapat intimidasi, netizen terpecah jadi dua kubu. Kacau balau. Sampai akhir, kita nggak dapat kebenaran apa-apa, cuma spekulasi.

Skema skandal kayak yang terjadi sama Kim Seon-ho justru menguntungkan fans. Skandal itu bikin fans tidak kecewa lebih lama dan segera sadar bahwa idolanya memang pernah bangsat. Peristiwa ini sekaligus bikin orang paham betul bahwa apa mereka lihat di layar kaca adalah sandiwara. Ingat kata Nicky Astria, “Dunia ini panggung sandiwara. Ceritanya mudah berubah.”

BACA JUGA Kuis Mojok: Tes Wawasan Kim Seon-ho dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2021 oleh

Tags: aktor koreaartis Koreadrama koreafans K-popindustri hiburan koreakim seon-hokorea selatan
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Dracin bukan sekadar kisah cinta lebay. MOJOK.CO
Ragam

Kisah Cinta “Menye-menye” ala Dracin bikin Hidup Perempuan Dewasa Lebih Berbunga dari Luka Masa Lalu yang Menyakitkan

6 Januari 2026
Kerja sama Pemprov Jawa Tengah dan Korea Selatan di bidang pendidikan yakni beasiswa kuliah. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jawa Tengah Bakal Kasih Beasiswa Kuliah ke Korea Selatan untuk 100 Siswa, Hasil Kerja Sama dengan Universitas Seowon

27 Agustus 2025
Tinggalkan Probolinggo untuk kerja di Korea Selatan demi bantu Ibu. Dapat cuan gede malah dituduh tetangga jual diri MOJOK.CO
Ragam

Nekat Kerja di Korea Selatan demi Bantu Ibu, Dapat Cuan Gede Malah Dituduh Tetangga Jual Diri hingga Tak Mau Pulang Lagi

17 Juni 2025
Kim Soo Hyun, Skandal Pedofil Menjadi Sisi Gelap Korea Selatan MOJOK.CO
Esai

Ketika Oppa Kesayanganmu Terseret Kasus Pedofil: yang Perlu Dipetik dari Skandal Kim Soo Hyun

13 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Banjir di Muria Raya, Jawa Tengah. MOJOK.CO

Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026

20 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.