Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Pasangan di India Batal Nikah Gara-gara Mempelai Pria Jawab 15 + 6 = 17

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
9 September 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Daripada memproduksi satu lagi (atau lebih) manusia yang hobinya berbohong, perempuan ini lebih memilih batal nikah setelah memberi soal matematika.

Kebohongan memang menyebalkan dan berbau busuk—lama-lama bakal ketahuan. Setidaknya, itulah yang dirasakan oleh seorang pengantin wanita dari Rasoolabad, sebuah desa di Kanpus, Uttar Pradesh, India bagian timur.

Perempuan ini, sebut saja bernama Phool (bahasa India untuk kata “bunga”), baru saja batal nikah setelah membongkar sebuah kebohongan dari calon suaminya—sebut saja bernama Jhootha (bahasa India untuk kata “bohong”)—lewat sebuah pertanyaan yang tidak biasa: soal matematika sederhana.

Di acara pernikahan yang mestinya sakral dan penuh suasana romantis, Phool melempar sebuah pertanyaan pada Jhootha,

“Berapa hasil dari 15 + 6?”

Alih-alih menjawab “21”, Jhootha yang malang ini malah menjawab “17”. Tadinya, saat membaca berita aslinya sampai di bagian ini, saya berpikir keras: bagaimana kalau sebenarnya Jhootha hanya sedang bercanda dan ingin menggoda Phool dengan menjawab “17”??? Bagaimana kalau sebenarnya Jhootha adalah orang yang humornya receh dan bermaksud melanjutkan kalimatnya dengan ucapan semacam “Eh, itu sih umurku, ya. Hahahaha!”???

Tapi dugaan saya langsung ambyar seketika setelah membaca paragraf selanjutnya. Ternyata, keragu-raguan Phool muncul karena memang Jhootha benar-benar bermaksud menjawab “17”, tanpa menyisipkan tujuan bercanda atau pura-pura bego biar selamat.

Phool dan Jhootha bertemu hari itu sebagai calon pengantin pria dan wanita karena sebuah perjodohan. Seolah-olah tak ingin dicurangi, Phool memulai rencana pernikahan dengan soal matematika sederhana. Tapi siapa sangka, ke-random-an Phool justru membuatnya batal nikah dan “menyelamatkannya” hari itu.

Meski banyak penelitian yang telah mengonfirmasi bahwa kecerdasan anak menurun dari gen ibunya (yang berarti seharusnya Phool-lah yang diberi pertanyaan oleh Jhootha, bukan sebaliknya!), ketidakmampuan Jhootha menjawab pertanyaan ini pantas saja membuat Phool ragu hingga akhirnya mundur teratur dan memilih batal nikah. Pasalnya, salah satu “warisan” ayah untuk anaknya kelak adalah berupa…

…gangguan mental dan kepribadian.

Setelah pertanyaan “15 + 6” tadi dilontarkan, keluarga Phool langsung berang karena keluarga Jhootha tidak jujur sejak awal mengenai tingkat pendidikannya. Dan, asal tahu saja, berbohong yang terlalu sering ternyata bisa jadi merupakan ciri-ciri adanya gangguan mental atau kepribadian. Hiii~

Daripada memproduksi satu lagi (atau lebih) manusia yang hobinya berbohong, Phool lebih memilih batal nikah dan menyelamatkan dirinya bersama sel-sel telur di dalam tubuhnya.

Sungguh sebuah aksi yang berani. Coba kalau para penyintas perilaku ghosting seberani ini semua—Planet Bumi ini kelak bakal selesai dari permasalahan asmara dengan orang-orang jahat yang punya gangguan kepribadian dan cuma hobi jadi PHP.

BACA JUGA 5 Topik Obrolan yang Lebih Berbobot daripada Ngata-ngatain Orang yang Belum Nikah atau tulisan Aprilia Kumala lainnya.

Terakhir diperbarui pada 9 September 2019 oleh

Tags: 15+6batal nikahpengantin indiasoal matematika
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Esai

Apa Hak Anda Ngata-ngatain Kami yang Pacaran Lama?

9 Maret 2019
Menyelisik Cerita Cinta Mandra dan Munaroh, Sepasang Romeo dan Juliet Asli Betawi MOJOK.CO
Pojokan

Menyelisik Cerita Cinta Mandra dan Munaroh, Sepasang Romeo dan Juliet Asli Betawi

2 Maret 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

RDF Plant Rorotan di Jakarta Utara. MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

29 Januari 2026
mahasiswa psikologi UGM kuliah sambil ngojol di Jogja. MOJOK.CO

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Lebih Baik Hidup Hemat Saat Muda agar Tak Jadi Beban Keluarga dan Bisa Berfoya-foya di Masa Tua MOJOK.CO

Lebih Baik Hidup Hemat Saat Muda agar Tak Jadi Beban Keluarga dan Bisa Berfoya-foya di Masa Tua

29 Januari 2026
AI, ChatGPT, Kecerdasan Buatan Bisa Nggak Cerdas Lagi kalau Gantikan PNS dan Hadapi Birokrasi Fotokopi MOJOK.CO

ChatGPT Bukan Ustaz: Bolehkah Bertanya Soal Hukum Agama kepada AI?

28 Januari 2026
Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026

Video Terbaru

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.