Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Cara Mesut Ozil Menolong Arsenal Adalah Berkorban Menahan Cedera

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
10 Mei 2018
A A
Mesut-Ozil-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mesut Ozil punya cara sendiri untuk menolong Arsenal, yaitu dengan menahan cedera selama hampir satu musim.

Dr. Erkut Sogut, agen sekaligus perwakilan Mesut Ozil marah besar ketika pemainnya “diserang” oleh Martin Keown, mantan pemain Arsenal. Keown dituduh tengah memecah belah tim dengan menjadikan Ozil sebagai kambing hitam atas kegagalan Arsenal tembus ke babak final Liga Europa. Jika merunut waktu ke belakang, Keown memang salah satu mantan pemain The Gunners yang “bahagia” betul untuk menyerang Ozil.

Keown adalah mantan bek tengah Arsenal. Pemain asal Inggris tersebut memang salah satu anggota tim yang mengukir rekor 49 pertandingan nir kekalahan pada musim 2003/2004. Namun, Keown sendiri bukan pemain utama. Ia selalu berada di balik bayang-bayang Tony Adams, Sol Campbell, dan Kolo Toure.

Keown bahkan harus “dimainkan” di pertandingan terakhir Arsenal kala itu hanya demi mendapatkan cukup menit bermain. Maklum, Keown tidak mengumpulkan cukup menit bermain untuk bisa mendapatkan medali juara di akhir musim. Wenger memberikan “kemewahan” tersebut demi nama baik Kewon.

Dr. Erkut Sogut sendiri tidak menyembunyikan emosinya ketika menyerang Keown. Pengacara asal Turki tersebut menyebut Keown tidak punya kapasitas yang mumpuni ketika masih bermain maupun ketika menjadi pundit setelah pensiun. Keown masih kalah kualitas sebagai pundit jika dibandingkan dengan Thierry Henry dan Steven Gerrard.

Sebagai staf pelatih, Keown memang tidak berprestasi. Bahkan, Wenger menyudahi kerjanya sebagai staf pelatih untuk membantu memperbaiki lini pertahanan. Jika memang kerjanya bagus, tidak mungkin Wenger memberhentikan Keown. Ya mana mungkin Arsenal kekurangan uang untuk menggaji Keown. Dipikirnya klub tarkam yang patungan untuk sewa lapangan latihan.

“Selama beberapa waktu, Keown membantu para staf pelatih di London Colney tapi sekarang sudah berhenti. Kenapa berhenti jika memang kerjanya bagus dan tahu banyak soal sepak bola?” Tanya Dr. Erkut dengan sinis.

“Sejak saat itu, ia menjadi orang luar. Ia tak tahu banyak soal kejadian di dalam klub, sekaligus tak punya posisi untuk mengkritik sedemikian keras. Apakah ia punya catatan kesehatan pemain? Tidak!” Lanjutnya.

Soal catatan cedera, Dr. Erkut menyinggung soal rahasia yang selama ini dijaga untuk tidak keluar dari klub. Sebenarnya, hampir sepanjang musim, Mesut Ozil menentang nasihat para dokter klub. Ia tidak mau beristirahat. Bahkan, Ozil rela bermain dengan menanggung cedera hampir sepanjang musim. Kenapa?

Ozil ingin memimpin klub ini meraih prestasi. Pemain asal Jerman itu ingin melihat Arsenal kembali ke khitah-nya, sebagai klub juara. Jika harus menahan sakit yang luar biasa demi Arsenal juara, Ozil melakukannya tanpa pamrih. Dedikasi dan cinta Ozil untuk Arsenal diwujudkan dengan perpanjangan kontrak. Bukannya malah kabur bergabung dengan tim Setan, berwarna Merah itu.

Sikap Ozil ini tidak diketahui media karena klub menghormati keputusan si pemain. Oleh sebab itu, ketika Arsenal tersingkir dari Liga Europa, tidak ada pemain yang “saling menyalahkan”. Semuanya memahami bahwa pengorbanan sudah dilakukan dan bukan posisi mereka untuk saling menghakimi.

Namun di luar klub, ada mantan pemain yang justru menikmati ketika terjadi friksi di dalam tim. Mesut Ozil, ia berkorban untuk Arsenal dengan caranya sendiri. Sudah waktunya kita memberikan sedikit penghargaan untuk pemain terbaik Jerman tahun 2017 itu.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2018 oleh

Tags: Arsenalberkorbancederakeownmartin keownMesut Ozilozil
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

tips mencegah cedera olahraga.MOJOK.CO
Olah Raga

Mencegah Cedera Saat Olahraga: Tips Pemanasan dan Pendinginan yang Benar

13 Agustus 2024
Running date, tren jogging atau lari bareng pasangan yang lebih meresahkan ketimbang joki Strava MOJOK.CO
Kesehatan

Jenis Cedera yang Sering Dialami Pelari, Jangan Dianggap Sepele

8 September 2022
Derby London Utara: Arsenal Atau Tottenham Hotspur, Siapa Lolos Ke UCL?
Video

Derby London Utara: Arsenal Atau Tottenham Hotspur, Siapa Lolos Ke UCL?

12 Mei 2022
Tren Spirit Doll hingga Rumor Rafi Ahmad Membeli Ozil
Video

Tren Spirit Doll hingga Rumor Rafi Ahmad Membeli Ozil

12 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Malioboro Jogja Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli Mojok.co

4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli

24 Maret 2026
Pengendara motor plat S di jalanan Jombang tidak kalah ngawur dari plat K MOJOK.CO

Motoran di Jatim: Dibuat Sadar kalau Plat S Jadi Motor “Paling Rusuh” di Jalan

23 Maret 2026
Tirta Aji Mulih Deso: Pemancingan Ikan Predator dengan Sistem Catch and Release (CNR)

Tirta Aji Mulih Deso: Pemancingan Ikan Predator dengan Sistem Catch and Release (CNR)

23 Maret 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026

Video Terbaru

Tirta Aji Mulih Deso: Pemancingan Ikan Predator dengan Sistem Catch and Release (CNR)

Tirta Aji Mulih Deso: Pemancingan Ikan Predator dengan Sistem Catch and Release (CNR)

23 Maret 2026
Tiyo Ardianto BEM UGM: Transformasi Gerakan Mahasiswa di Tengah Krisis Politik dan Ekonomi

Tiyo Ardianto: BEM UGM dan Transformasi Gerakan Mahasiswa di Tengah Krisis Politik dan Ekonomi

23 Maret 2026
Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.