Februari 2026 yang lalu, saya menulis kalau bapak mertua sudah resmi menjual sebidang tanah miliknya. Sebidang tanah yang kurang produktif memang dijual saja, kata beliau. Dan, tujuan penjualan sebidang tanah itu adalah untuk membeli mobil keluarga, bernama Innova Reborn.
Intinya, sih, bapak pengin punya mobil keluarga lagi. Jadi dulu, bapak mertua saya pernah punya mobil Jeep lawas. Beliau, pada akhirnya, menjual mobil tersebut karena nggak ada yang mau memakai. Saat itu, saya sudah menawarkan membeli Innova Reborn yang bekas dulu saja. Lagian belum ada yang mau memakai mobil untuk beraktivitas.
Lagian, sejak setahun yang lalu, saya dan istri masih merasa cukup menggunakan dua motor matik dari Honda; Vario 160 dan Scoopy. Sementara bapak mertua saya, pakai Vario 110. Tidak ada aktivitas yang membutuhkan keberadaan mobil keluarga. Toh kalau mau pergi agak jauh, kami biasa sewa atau pakai ojek online.
Istri saya malah menganjurkan bapak mertua untuk menginvestasikan saja uang hasil penjualan tanah tersebut. Salah satunya dalam bentuk emas. Saya, sih, setuju saja. Siapa tahu, investasi tersebut bisa menjadi dana pendidikan anak saya, cucu laki-laki bapak mertua.
Sebuah riset untuk mobil keluarga bernama Innova Reborn
Ternyata, sejak Februari itu, bapak saya aktif melakukan riset. Beliau banyak membaca ulasan Innova Reborn di banyak media. Saya tidak tahu apakah beliau membaca ulasan di Mojok. Soalnya, kalau banyak membaca ulasan Innova Reborn di Mojok, beliau pasti mau beli sekarang juga. Wong kami banyak mengulas secara positif mobil keluarga ini.
Kesukaan bapak sendiri, saya rasa, mirip Boomers lainnya kalau senggang, yaitu buka Facebook dan nonton YouTube. Nah, dari dua kanal itulah, bapak banyak “melakukan riset” terkait Innova Reborn. Khususnya dari YouTube, beliau mendapatkan banyak ulasan positif sebagai mobil keluarga.
Saya merangkum dua poin yang menarik:
“Innova Reborn itu memberi aura yang berbeda. Mau sopir atau pemilik, ketika turun dari mobil, auranya sama dengan orang yang turun dari Toyota Fortuner atau bahkan Alphard. Mengeluarkan barang dari bagasi belakang akan sama mahalnya ketika mengeluarkan barang dari sedan premium.”
“Innova Reborn katanya bandel. Mobil ini ramah kepada pemilik dan perawatan cukup mudah. Sudah begitu, muatannya ada di atas rata-rata dan kendaraan yang masuk kategori mobil keluarga.”
Baca halaman selanjutnya: Mobil keluarga yang bakal tetap dihina kalau kamu tinggal di desa.













