Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Beri Secercah Senyum untuk Indonesia yang Muram

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
2 Agustus 2021
A A
Emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Beri Secercah Senyum untuk Indonesia yang Muram MOJOK.CO

Emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Beri Secercah Senyum untuk Indonesia yang Muram MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Terima kasih Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. Terima kasih untuk senyum kebahagiaan hari ini. Terima kasih untuk emas yang begitu bermakna ini.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses melukis seutas senyum di wajah Indonesia yang muram. Dan ketika Wonderwall dari Oasis berkumandang, ada rasa haru yang tumbuh perlahan di dada saya.

And all the roads we have to walk are winding
And all the lights that lead us there are blinding
There are many things that I
Would like to say to you but I don’t know how

Because maybe
You’re gonna be the one that saves me
And after all
You’re my wonderwall

Saya sudah menyiapkan diri bakal menyaksikan final badminton ganda perempuan yang ketat. Mungkin sampai rubber set. Saling kejar angka, saling susul di saat-saat kritis, teriakan dan lenguhan sebagai ekspresi gairah yang membuncah. Begitulah badminton untuk sebagian besar rakyat Indonesia. Olahraga yang lebih memuaskan untuk dirayakan ketimbang sepak bola.

Namun, yang saya, dan jutaan pasang mata di dunia, adalah final yang setengahnya berjalan satu arah. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu selalu bisa menjaga keunggulan. Sementara itu, pasangan Cina, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan banyak membuat kesalahan, terutama di set kedua.

Di mata saya, pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu seperti kombinasi gelandang box-to-box yang jago bertahan dan menyerang. Jago membaca niat lawan, mengantisipasinya dengan begitu cantik, dan menyerang balik, memberi kengerian di setiap sabetan raket mereka.

Selain konsistensi selama 2 set, pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu itu seperti berlian. Meski terkubur di dalam “lumpur”, namanya berlian tetap bersinar.

Menurut penuturan Ilham Zada, wartawan senior, pasangan ini melewati masa kecil yang berat. Keduanya tumbuh dan menjadi atlet hebat di tengah keterbatasan.

Sebelum lancar berbicara, Apriyani Rahayu bahkan sudah fasih memegang raket. Apriyani kecil menggunakan raket bekas yang dulu digunakan ibunya. Perlu kamu ketahui, ibu Apriyani juga sering bermain badminton. Beberapa kali mewakil kantornya.

“Ibu Apriyani Rahayu sering mewakili dinas untuk lomba di level kantor. Nah, raket bekasnya itu dipakai Apriyani. Seringkali senarnya sudah putus dan disambung oleh ayahnya. Sang ayah juga membuatkan lapangan sederhana di halaman rumah di Konawe agar anaknya bisa berlatih,” kata Ilham.

Sementara itu, Greysia Polii kecil tidak bisa bermain dengan raket yang proper. Sebagai gantinya, dia bermain badminton dari raket kayu.

“Saat sebelum usia sekolah, Greysia Polii yang tinggal di Manado, tertarik main bulu tangkis karena anak-anak di sana memainkannya. Karena belum punya raket, dia pake raket kayu atau kadang tripleks. Hingga ibunya suatu saat menjual bajunya demi sang anak bisa dibelikan raket,” kenang Ilham.

“Apriyani Rahayu lahir dan tumbuh di Konawe, Sulawesi Tenggara. Greysia Polii lahir di Jakarta, tapi tumbuh di Manado, Sulawesi Utara sebelum keluarganya pindah ke Jakarta. Karena itu, mereka paham betul minimnya fasilitas di daerah. Tapi berlian, meski dalam lumpur tetap bersinar,” tegas Ilham lewat akun Twitter pribadinya.

Iklan

Bagi saya pribadi, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu adalah penawar. Keduanya membuat hari-hari kita terasa lebih ringan meskipun hanya sesaat. Tangis haru Greysia dan Rahayu mengingatkan kita bahwa kemenangan tidak bisa digapai tanpa perjuangan, rasa saling memahami, dan tentu saja pengorbanan.

Pelajaran emas dari pasangan ini kita butuhkan di tengah penanganan pandemi yang payah. Di tengah keputusasaan dan kibaran bendera putih. Ketika negara tidak bisa diharapkan. Hingga kita sampai di sebuah titik di mana kesejahteraan dan keselamatan rakyat hanya bisa dicapai dengan kekuatan sesama.

Bermain ganda di badminton itu sulit sekali. Tanpa komunikasi, pengorbanan ego demi memahami pasangan main, dan kerja keras untuk saling mengimbangi, gelar terbaik tak akan menjadi kenyataan. Hari ini, 2 Agustus 2021, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengajari kita.

Senyum dan tangis haru di bawah gelegar Indonesia Raya adalah kekasih yang selalu ingin kita rasakan. Kebahagiaan, meski pada kenyataannya hanya sesaat adalah penawar terbaik untuk setiap penderitaan.

Terima kasih Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. Terima kasih untuk senyum kebahagiaan hari ini.

And after all
You’re my wonderwall

BACA JUGA Kenapa Ahsan dan Hendra Jago Banget Main Badminton? dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2021 oleh

Tags: apriyani rahayuemas badmintongreysia poliiOlimpiade Tokyo
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Kalau Ada Olimpiade Agama, Bisakah Indonesia Jadi Juara Umumnya?
Esai

Kalau Ada Olimpiade Agama, Bisakah Indonesia Jadi Juara Umumnya?

13 Agustus 2021
ilustrasi Postingan dan Foto Lawas Anthony Ginting: Jiwa Terdalam Anak Muda Paling Akurat mojok.co
Pojokan

Postingan dan Foto Lawas Anthony Ginting: Jiwa Terdalam Anak Muda Paling Akurat

6 Agustus 2021
greysa polii
Video

Selamat!!! Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

4 Agustus 2021
5 Olahraga Terberat di Olimpiade Tokyo 2020 MOJOK.CO
Pojokan

5 Olahraga Terberat di Olimpiade Tokyo 2020

27 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.