Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Alasan Sepele yang Membuat Orang Sleman seperti Saya Iri dengan Kota Jogja

Kenia Intan oleh Kenia Intan
25 Januari 2026
A A
Alasan Sepele yang Membuat Orang Sleman seperti Saya Iri dengan Kota Jogja Mojok.co

Alasan Sepele yang Membuat Orang Sleman seperti Saya Iri dengan Kota Jogja (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

CCTV, hal sepele yang membuat warga Sleman iri dengan warga Kota Jogja ~

Cuaca di Yogyakarta sedang tidak jelas. Matahari bisa bersinar sangat terik dari pagi hingga siang hari. Namun, di sore dan malamnya, hujan dan badai bisa saja mengguyur tanpa ampun.

Tidak jarang pula kondisinya seperti ini, hujan deras mengguyur Yogyakarta sisi utara, tapi bergeser sedikit ke sisi selatan, tidak sampai 10 kilometer, cuacanya sangat cerah. Belum lagi angin kencang yang belakangan melanda hingga merusak sejumlah fasilitas dan bahkan menimbulkan korban.

Cuaca macam ini bikin dongkol. Terlebih, sehari-hari saya mengendarai sepeda motor. Namun, ada siasat sederahan yang cukup membantu di tengah cuaca tak menentu. Selain membawa “alat tempur” seperti mantel, alas kaki tahan air, hingga baju ganti (kalau perlu), saya juga memantau hujan lewat CCTV.

Sayangnya, tips atau trik memantau CCTV ini sulit diterapkan kalau daerah tujuan saya di wilayah Sleman. Sebab, masih banyak daerah di Sleman yang belum terpasang CCTV.

Belum menjangkau seluruh daerah Sleman

Sedikit gambaran, hampir setiap kota dan kabupaten di DIY memiliki CCTV yang tersebar di berbagai titik. Namun, sejauh pengamatan saya, Kota Jogja memiliki paling banyak CCTV yang bisa diakses publik secara realtime atau live. Penempatannya pun strategis, di daerah wisata atau titik-titik jalan yang rawan macet.

Sebagai warga Sleman, jujur saja CCTV Kota Jogja bikin saya iri. CCTV di Sleman belum mampu memantau seluruh wilayahnya. Memang, Sleman sangat luas, tetapi setidaknya bisalah ditambah di titik-titik padat atau kawasan wisata.

Salah satu ruas jalan yang psling saya sarankan untuk diperbanyak CCTV-nya adalah Jalan Kaliurang. Bukan hanya karena jalan ini paling sering saya lewati ya, Jalan Kaliurang termasuk yang paling padat di Yogyakarta. Penambahan CCTV tentu akan sangat membantu.

Mungkin saya keliru atau kurang update. Sejauh pengamatan saya, sepanjang Jalan Kaliurang hanya ada CCTV di perempatan Kentungan yang bisa diakses publik. Di luar itu, tidak ada. Bahkan, di kawasan wisata seperti Taman Wisata Kalirang dan jalan menuju sana pun tidak ada.

Hal lain yang membuat saya iri, CCTV Jogja bisa diakses secara realtime dan jarang mengalami gangguan. Kualitas gambarnya pun cukup jelas. Berbeda dengan pengalaman saya memantau CCTV Sleman yang kadang sulit diakses secara langsung, apalagi saat hujan. Entah apa penyebabnya, tapi kondisi ini sungguh disayangkan.

Memantau CCTV sebuah siasat dari teman

Trik memeriksa CCTV ini saya ketahui dari seorang kawan. Mengingat cuaca di rumahnya sering berbeda dengan pusat Kota Jogja, kawan saya ini selalu memeriksa CCTV terlebih dahulu sebelum berangkat kerja. Kebetulan, tempat tinggal kawan saya ini berada di pucuk utara Sleman yang jauh dari pusat kota.

Saya pun ikut menerapkan cara itu. Jujur saja, mengetahui kondisi medan yang akan ditempuh membuat psikologis saya lebih tenang. Setidaknya, sebagai pengendara motor, saya tidak memasang ekspektasi berlebihan terhadap kondisi jalanan. Ketika cuaca di tempat tinggal saya di Sleman cerah, tapi daerah tujuan saya di Kota Jogja hujan, saya bisa tahu lebih dahulu. Dengan begitu, saya menyiapkan mantel dan menggunakan alas kaki yang sesuai.

Tidak hanya bermanfaat bagi pengendara sepeda motor, CCTV Jogja juga berguna bagi pengguna transportasi umum dan mobil. Mereka bisa memantau kemacetan atau kepadatan jalan. Hal ini sangat membantu, terutama saat akhir pekan atau libur panjang. Seperti yang kita tahu, Jogja adalah kota wisata yang hampir selalu ramai saat akhir pekan dan liburan panjang. CCTV Jogja bisa menjadi alat bantu untuk menentukan rute perjalanan demi menghindari kemacetan.

Begitulah cara saya memanfaatkan CCTV di Yogyakarta. Siasat yang terdengar sepele, tapi cukup membantu. Sayangnya, cara ini terasa kurang maksimal jika sebaran CCTV belum merata dan masih sering eror seperti yang terjadi di Sleman. Semoga ke depannya, hal ini bisa segera diperbaiki. Sebab, selain untuk memantau hujan dan kepadatan jalan, CCTV juga akan sangat bermanfaat sebagai barang bukti jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan.

Iklan

Penulis: Kenia Intan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Jalan di Sleman yang Makin Berbahaya ketika Musim Hujan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2026 oleh

Tags: CctvCCTV JogjaCCTV SlemanJalanan JogjaJogjamusim hujansleman
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO
Catatan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
kerja di kafe Jogja stres. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Catatan

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan

1 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.