Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ayah Ojak Bukan Cuma Ayah Ayu Ting Ting, Mulai Sekarang Blio Itu Ayah Online, Titik!

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
19 Agustus 2021
A A
ilustrasi Ayah Ojak Bukan Cuma Ayah Ayu Ting Ting, Mulai Sekarang Blio Itu Ayah Online, Titik! mojok.co

ilustrasi Ayah Ojak Bukan Cuma Ayah Ayu Ting Ting, Mulai Sekarang Blio Itu Ayah Online, Titik! mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – “Anak saya mah cantik, bodynya mah bagus!” Ini kalimat dari Ayah Ojak buat Ayu Ting Ting, tapi diimpikan hampir semua anak perempuan Indonesia.

Kalau Amerika punya acara TV Keeping Up with the Kardashians, kita punya acara yang jauh lebih membanggakan umat yaitu vlog Ayu Ting Ting. Menampilkan keluarga Ayu Ting Ting yang jadi ikon Depok, segala intrik keluarga dan hal menyenangkan lainnya memang tampak begitu alami. Dan, yang paling banyak menyita perhatian hingga saat ini adalah sosok Ayah Ojak a.k.a Abdul Rozak.

Entah sejak kapan julukan “Ayah Ojak” tersemat begitu saja. Mungkin, Ayah Ojak memang sering menyebut dirinya sendiri dengan panggilan demikian. Ditambah, Ayu Ting Ting yang kerap mengajak serta keluarganya buat tampil di televisi, orang tua Ayu Ting Ting yang juga kerap diwawancarai infotainment, bikin sebutan “Ayah Ojak” semakin tertanam di kepala pemirsa se-Indonesia.

Belakangan sosok Ayah Ojak makin viral di TikTok setelah ucapannya saat membela Ayu Ting Ting banyak dijadikan parodi. Sebagian menganggap Ayah Ojak berlebihan, mem-bully pihak lain. Namun, sayangnya ini tidak bisa mengurai fakta bahwa naluri seorang ayah buat melindungi anaknya mengalir begitu deras.

“Anak saya mah cantik. Bodinya mah bagus. Liat dulu siapa yang diplagiatin.”

Bagi Ayah Ojak, tentu saja Ayu Ting Ting adalah sosok yang paling cantik sedunia. Mau dibanding-bandingin sama siapa pun, pokoknya anaknya tetap namberwan. Naluri alamiah ini sungguh bikin sebagian anak perempuan di Indonesia iri. Terutama mereka yang kerap mengeluh punya toxic parents, wah pasti panas membara lihat Ayah Ojak yang penuh kasih. Jutaan anak perempuan pengen banget dianggap sebagai sesosok princess di hadapan ayahnya sendiri, dilindungi dan dibela sampai habis.

Ini bukan pertama kalinya Ayah Ojak tampil dan membela sang anak. Beberapa waktu lalu, ia dan istrinya, Umi Kalsum, bahkan nekat mendatangi dan labrak haters karena sudah menghina keluarganya. Meski langkah ini dinilai sporadis banget sama sebagian netizen, dilihat dari sisi lain, tindakan ini adalah respons pembelaan yang natural. Orang tua mana yang nggak geram anak dan cucunya dihina sih? Mungkin blio udah nggak pikir panjang, pokoknya itu urusan personal dia dengan haters. Nggak peduli orang mau bilang apa, yang jelas blio geram.

Amukan Ayah Ojak sebenarnya nggak cuma dilampiaskan ke haters. Kadang kala, blio juga tegas dalam menertibkan kedua anak perempuannya. Pernah suatu kali, saat Ayu Ting Ting berdebat soal seblak dengan adiknya, Ayah Ojak langsung membanting kardus dan marah. Aksi in nggak cuma bikin kaget orang-orang di rumah Ayu Ting Ting, tapi juga bikin kaget netizen. Sebab, yang dibanting adalah kardus kosong.

Tunggu dulu, jangan senyam-senyum, kalian, hey! Membanting kardus kosong itu punya makna simbolis yang kompleks. Seperti kardus kosong yang dibanting, kemarahan Ayah Ojak itu serupa kemarahan yang juga cuma cangkang. Sebenarnya blio nggak benar-benar marah, hanya saja mencoba bersikap tegas atas cekcok Ayu Ting Ting dan adiknya, Syifa. Blio tahu betul rasa tanggung jawab untuk mendamaikan anaknya, walau blio juga nggak benar-benar marah dan mengutuki perbuatan mereka. Begitulah seorang ayah, mencoba bersikap tegas dengan amukan, walau amukannya itu tidak secara literal berarti mengamuk. Jadi paham kan kenapa Ayah Ojak jadi ikon Depok?

Terlepas dari ketenaran Ayu Ting Ting sebagai penyanyi dangdut, Ayah Ojak layak bersinar. Blio adalah sosok unik yang mudah dicintai. Blio bukan cuma Ayah Ayu Ting Ting, tapi sudah layak jadi Ayah online-nya netizen se-Indonesia. Dalam suatu acara, Ayu pernah mengatakan bahwa ayahnya memang sosok yang memberikan segalanya buat keluarga. Sebagai seorang ASN, blio masih punya banyak waktu untuk mengurus anak-anaknya. Setelah Ayu jadi seleb papan atas berpenghasilan besar, Ayah Ojak kabarnya nggak pernah lagi mengambil uang gaji-nya sendiri. Blio menumpuk gajinya itu karena jelas, blio sudah merasa cukup dengan apa yang diperoleh sang anak. Dari sini kelihatan bahwa blio bukan ayah matre yang pakai embel-embel “orang tua merawatmu dari kecil” padahal cuma pengin dapat jatah tambahan dari anaknya. Blio sudah merasa cukup sehingga gajinya sebagai ASN nggak pernah blio utak-utik sampai blio pensiun setahun lalu.

Gaya kemayu Ayah Ojak mah nggak usah dipermasalahkan. Justru itu adalah ciri khas yang mudah melekat di benak orang. Sosok ayah yang baik bukan berarti laki-laki yang bisa bentak-bentak dan punya gestur layaknya Yakuza. Harus dilihat dari sikap dan perilakunya, dong. Ayah Ojak ya ayah impian kita semua. Ayah yang asyik, cocok dijadikan bestie, selalu membela sang anak, dan family man banget.

BACA JUGA Betapa Dahsyatnya Penghasilan Ayu Ting Ting atau artikel AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2021 oleh

Tags: ayah ojakAyu Ting Tingmedia entertainmentmedia sosialnetizenpenyanyi dangdutseleb
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Anomali pengunjung toko buku sekarang bukan baca, malah foto
Sehari-hari

Anomali Pengunjung Toko Buku Hari Ini: Outfit Foto Elite, Beli Buku Sulit

11 Februari 2026
Open To Work.MOJOK.co
Sehari-hari

Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba

9 Februari 2026
Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Brain Rot karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok.MOJOK.CO
Mendalam

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Pembusukan Otak karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok

3 Juli 2025
Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial MOJOK.CO
Kilas

Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial

9 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.