Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Asmara Boleh Kering, Tapi Mata Jangan

Advertorial oleh Advertorial
19 Agustus 2019
A A
mata kering
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ibarat anak, mata boleh jadi adalah anak tiri. Ini serius, mata memang kerap mendapatkan perlakuan yang berbeda ketimbang organ tubuh lain lainnya.

Kalau seseorang terjatuh dan lecet kulitnya, langsung dikasih plester atau dikasih obat merah. Kalau otot tegang, langsung dioles balsem. Kalau lidah atau bibir sariawan, langsung dihajar vitamin C dan buah-buahan.

Tapi kalau mata kering, bukannya diberi penanganan yang baik, kadang malah dikucek. Hal yang bukannya menyembuhkan, tapi malah bikin mata semakin parah. Memang sungguh durhaka ini manusia-manusia nggak tahu diri ini.

Nanti giliran mata sudah parah, sering iritasi, susah buat lihat, baru deh protes sama Tuhan. “Ya Tuhan, kenapa kau berikan cobaan ini?”

Cobaan ndasmu qwerty.

Banyak yang tak paham bahwa mata kering adalah salah satu gangguan yang serius pada mata dan bisa menyebabkan iritasi, nyeri, dan gangguan penglihatan jika tidak ditangani dengan benar, bisa menyebabkan masalah yang lebih buruk pada mata.

Nah, yang lebih gawat lagi adalah, banyak orang  tidak sadar kalau mereka mengalami gejala mata kering. Logikanya, bagaimana mau menanganinya dengan benar jika  menyadarinya pun tidak.

Maklum saja, mata kering memang gejalanya tidak terlihat secara kasat mata, sehingga orang sering mengabaikannya.

Mata kering secara garis besar ditandai dengan gejala mata sepet, mata pegel dan mata perih.

Faktor yang bisa menyebabkan terjadinya gejala mata kering ini banyak sekali, diantaranya paparan AC terlalu lama, terlalu lama menonton TV atau fokus membaca buku, sampai terlalu lama melihat ponsel mu dan lupa mengedip baik saat sibuk main game atau sibuk chat gebetan (walau mungkin tak dibalas).

Nah, milenial jaman sekarang tentu saja sangat berisiko mengalami mata kering, sebab kehidupan mereka hampir tidak bisa dipisahkan dari gadget. Milenial dan gadget seperti dua entitas yang harus dibaca satu tarika napas karena saking lekatnya.

Lantas, bagaimanakah cara mengatasi mata kering?

Cara yang paling tepat tentu saja adalah dengan membasahi mata dengan cairan. Cairan apa? Tentu saja air mata. Namun, kita semua pasti paham, bahwa air mata itu mahal harganya, ia tidak bisa mudah keluar. Yah, kecuali kalau orangnya memang melow dan mudah terharu, nonton drakor berapa menit, sudah bisa langsung nangis.

Kalau begitu, adakah pengganti air mata? Tentu saja ada, yakni obat tetes mata dengan kandungan air mata buatan.

Iklan

Di pasaran, ada banyak produk obat tetes mata yang bisa digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata. Salah satu yang banyak dikenal masyarakat adalah Insto Dry Eyes, obat tetes mata ini mempunyai kandungan untuk mengatasi gejala kekeringan pada mata karena produksi air mata yang berkurang.

Sayangnya, kesadaran masyarakat soal pentingnya obat tetes mata memang masih sangat lemah. Berdasarkan penelitian, hanya 1 dari 9 orang yang menderita mata kering dan kemudian memakai obat tetes mata.

Mangkanya, kalau kamu termasuk 1 dari 9 orang tersebut, bersyukurlah. Ajak kawan-kawan dan keluarga untuk lebih sadar akan pentingnya mengetahui gejala mata kering dan bagaimana mengatasinya. Biar angkanya naik, bukan hanya 1 dari 9, tapi bisa 8 dari 9, sukur-sukur bisa sampai 9 dari 9.

Nah, buat lebih meramaikan awareness soal mata kering ini, kamu juga bisa ikutan kontes #AduLirikMataKering.

Kamu bisa berkreasi bikin lirik unik dan nyentrik soal gejala mata kering. Untuk bisa ikutan, kamu bisa klik di sini.

Buruan ikut tantangannya sebelum 10 September 2019 dan raih kesempatan untuk bisa manggung bareng Raditya Dika dan dapat hadiah total puluhan juta rupiah.

mata kering

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2021 oleh

Tags: instomata kering
Advertorial

Advertorial

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
merantau di Jogja.MOJOK.CO

Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.