Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Dosa Nggak Termaafkan Penjual Es Buah yang Wajib Diketahui Pembeli

Kenia Intan oleh Kenia Intan
10 Juli 2025
A A
5 Trik Kotor Penjual Es Buah Demi Untung Besar yang Merugikan dan Mengancam Kesehatan Pembeli Mojok.co

5 Trik Kotor Penjual Es Buah Demi Untung Besar yang Merugikan dan Mengancam Kesehatan Pembeli (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menyantap es buah di tengah hawa panas jadi kenikmatan tersendiri. Kombinasi dinginnya es, manisnya kuah, dan rasa segar dari berbagai macam buah memang cocok untuk menghadapi terik matahari. Belum lagi, berbagai isian lain yang memperkaya tekstur dalam satu sajian es buah. 

Persoalannya, tidak semua penjual es buah itu jujur. Banyak dari mereka berbuat licik demi keuntungan sebesar-besarnya. Bahkan, trik-trik kotor yang mereka lakukan tidak hanya merugikan secara materia, tapi juga mengancam kesehatan pembeli. 

#1 Namanya es buah, tapi isian buah-buahannya sedikit

Namanya es buah seharusnya berisi buah-buahan seperti mangga, buah naga, pepaya, melon, semangka, alpukat, hingga daging kelapa muda. Selain itu, penjual biasanya menambahkan selasih, jelly, kolang-kaling, cincau, mutiara, hingga rumput laut. Berbagai isian itu berpadu menyajikan es yang menggoyang lidah. 

Sayangnya, saat ini tidak sedikit penjual yang mengurangi isian buah-buahan dalam satu sajian. Baik mengurangi keragaman buahnya maupun jumlahnya. Seperti yang kita tahu, buah-buahan memang punya harga yang nggak murah. Terlebih buah-buahan tidak bisa bertahan lama. Itu mengapa, ada potensi kerugian kalau buah-buahan itu tidak terjual. 

Mungkin itu mengapa para penjual memperbanyak isian di bahan-bahan lain seperti jelly, kolang-kaling, cincau, atau bahan-bahan yang lebih awet atau tahan lama. Masak namanya es buah, tapi isinya tidak didominasi dengan buah-buahan. Kalau memang mau mengganti komposisi isi, jangan lagi pakai nama es buah dong, es campur atau es teler akan lebih pas.

#2 Menggunakan buah busuk 

Masih berkaitan dengan buah-buahan. Selain mengganti komposisi isian, ada juga penjual yang menggunakan buah yang tidak lagi segar, bahkan busuk.  Tentu saja rasa dari buah-buahan itu sudah tidak enak, tapi semuanya bisa diakali oleh rasa manis kuah.

Dari sisi penjual, jelas penggunaan buah busuk bisa menekan biaya produksi. Sebab, penjual tidak perlu selalu menyediakan buah segar sebagai isian. Mereka bisa menggunakan buah yang ada meskipun tidak lagi segar. Hanya saja, pembeli dirugikan dengan tindakan ini. Apalagi mereka yang pencernaannya sensitif, bukan tidak mungkin buah busuk menimbulkan penyakit. 

#3 Menggunakan gula berlebihan 

Demi memberikan rasa yang manis, es buah memang ditambahkan dengan gula. Sayangnya tidak sedikit penjual yang menambahkan gula secara berlebihan. Salah satu alasannya ya tadi, menutupi rasa kurang enak dari buah-buahan yang tidak lagi segar. 

#4 Menggunakan es batu mentah

Sepertinya sudah jadi rahasia umum, tidak sedikit penjual minuman kaki lima yang menggunakan es batu dari air mentah untuk produk jualannya. Tidak kecuali penjual es buah. Es batu air mentah memang bisa menekan harga produksi karena harganya jauh lebih murah daripada es batu yang menggunakan air matang. Hanya saja, tindakan ini jelas merugikan bagi kesehatan pembeli. Bukan tidak mungkin, es batu dari air mentah menimbulkan penyakit pencernaan. 

#5 Es buah menggunakan air mentah

Tidak hanya es batu yang menggunakan air mentah, kuah pada es buah juga bisa menggunakan air mentah. Asal tahu saja, es buah menggunakan air dan air santan secukupnya untuk kuahnya. Terkadang penjual menambahkan sirup untuk memberikan rasa yang warna yang cantik. 

Persoalannya tidak sedikit enjual yang menggunakan air mentah untuk kuahnya. Memang, air mentah tidak memengaruhi rasa, tapi itu bisa merugikan kesehatan pembeli. 

Di atas beberapa cara licik penjual es buah untuk mendapat keuntungan sebanyak-banyakanya. Sebenarnya wajar saja penjual mencari untung, tapi kalau caranya dengan menipu pembeli, bahkan membahayakan kesehatannya, itu tidak benar. Penjual sebaiknya memperbaiki pelayanan dan pembeli lebih berhati-hati. 

Penulis: Kenia Intan
Editor : Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bakmi Jawa di Jogja Tidak Semuanya Memuaskan, Wisatawan Sebaiknya Bisa Bedakan yang Enak dan Biasa Saja

Iklan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2025 oleh

Tags: buah-buahaneses buahpenjual es buah
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Penjual Es Buah dengan Pesugihan Anjing Hitam di Samping Kios MOJOK.CO
Malam Jumat

Penjual Es Buah dengan Pesugihan Anjing Hitam di Samping Kios

7 Juli 2023
manfaat baking soda mojok.co
Kilas

Tak Hanya untuk Memasak, Ini Manfaat Baking Soda Lainnya

2 Desember 2022
Es Buah PK 1976 Buka Rahasia Tetap Laris di Musim Hujan
Kuliner

Es Buah PK 1976 Buka Rahasia Tetap Laris di Musim Hujan

5 November 2022
Es buah gerjan pak lantip
Kuliner

Cinta Seorang Istri di Semangkuk Es Buah Gerjen Pak Lantip

11 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menjadi Guru SD di Era ‘Skibidi Toilet’: Pertarungan Sengit Melawan Algoritma yang Tak Mungkin Saya Menangkan MOJOK.CO

Menjadi Guru SD di Era ‘Skibidi Toilet’: Pertarungan Sengit Melawan Algoritma yang Tak Mungkin Saya Menangkan

7 Januari 2026
Tinggal di kos murah Taman Siswa (Tamsis) Jogja: Malam-malam ada suara ceplak-ceplok, saling pukul di kamar, hingga terusir gara-gara sengketa warisan MOJOK.CO

Sewa Kos Rp350 Ribu Berdinding Triplek di Tamsis Kota Jogja, Bonus Suara “Ceplak-ceplok” Tengah Malam hingga Terusir Gara-gara Sengketa Warisan

6 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026

Video Terbaru

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.