Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

3 Kesalahan yang Tidak Disadari Wisatawan Saat Membeli Bakpia Jogja

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
15 Oktober 2025
A A
3 Kesalahan yang Tidak Disadari Wisatawan Saat Membeli Bakpia Jogja

3 Kesalahan yang Tidak Disadari Wisatawan Saat Membeli Bakpia Jogja (Pinerineks via Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bakpia sudah lama menjadi ikon oleh-oleh khas Jogja. Rasanya kita bisa dengan mudah menemukan makanan satu ini di berbagai sudut Jogja. Coba deh kalian perhatikan di stasiun, terminal, dan bandara, kebanyakan wisatawan yang menyelesaikan kunjungan mereka di Jogja juga membawa kardus bakpia sebagai oleh-oleh.

Namun di balik manisnya bakpia, ada beberapa kesalahan yang umumnya dilakukan para pembeli alias wisatawan ini. Masalahnya, kesalahan yang dilakukan pembeli ini bisa berujung pada merugikan diri sendiri sehingga bikin kapok. 

#1 Membeli bakpia kukus sebagai oleh-oleh autentik dari Jogja

Kesalahan pertama yang umum dilakukan pembeli atau wisatawan yang datang adalah membeli bakpia kukus sebagai oleh-oleh khas Jogja. Nggak ada salahnya memang membeli bakpia kukus, sah-sah saja. Namun pembeli mesti tahu kalau bakpia kukus sebenarnya bukan bakpia Jogja yang autentik.

Pada dasarnya bakpia dibuat dengan cara dipanggang. Bakpia kukus hadir sebagai inovasi kuliner. Jadi, kalau wisatawan membawa bakpia kukus sebagai “oleh-oleh khas Jogja” dan memberikannya kepada sanak saudara di kota asal, jangan heran kalau diberi komentar kurang menyenangkan. Saya yakin kata-kata semacam, “Ini sih bolu kukus!” atau “Bakpia kok dikukus?” bakal kalian dengar.

#2 Asal beli tanpa memperhatikan kedaluwarsa produk

Sebagaimana produk makanan lainnya, bakpia Jogja memiliki masa kedaluwarsa yang perlu diperhatikan pembeli. Pembeli harus tahu kalau bakpia Jogja ada dua jenis, yakni bakpia basah dan bakpia kering. Kedua jenis bakpia ini memiliki masa kedaluwarsa yang berbeda.

Bakpia basah biasanya bertahan sekitar 4-5 hari di suhu ruang. Sementara bakpia kering memiliki masa ketahanan yang lebih lama, yakni hingga 10 hari. Mengutip Kompas.com, menurut Ahmad Sudrajat, supervisor Bakpia Pathok 25, bakpia kering bisa tahan lebih lama karena kulitnya lebih kering dibanding bakpia basah.

Nah, buat wisatawan yang datang ke Jogja, jangan lupa untuk mencermati bakpia yang kalian beli, ya. Apakah itu bakpia basah atau bakpia kering. Jangan ragu untuk bertanya kepada penjual soal kedaluwarsa bakpia jika kurang jelas. Takutnya sudah beli banyak, pas sampai rumah malah jamuran semua karena kelamaan di jalan dan lewat masa kedaluwarsa.

#3 Tertipu harga yang terlalu murah

Kesalahan umum lainnya yang kerap dilakukan wisatawan saat membeli bakpia Jogja adalah tertipu harga yang terlalu murah. Saya pernah menuliskan soal bakpia yang bikin kecewa di Mojok beberapa waktu lalu. 

Dalam artikel tersebut saya menceritakan pengalaman membeli bakpia murah seharga Rp10 ribuan dengan isi banyak untuk dibawa pulang ke Bekasi. Ternyata setelah dicicipi, rasanya zonk alias hambar. Sudah gitu kulit bakpianya cenderung kering dan isiannya sedikit. Niat hati mau kasih ke sanak saudara buat oleh-oleh malah malu sendiri.

Nah, supaya kalian nggak kecolongan kayak saya, sebaiknya lebih selektif dalam memilih bakpia Jogja untuk dijadikan oleh-oleh. Mending beli di toko resmi yang terpercaya atau cari tahu dulu rata-rata harga bakpia. Umumnya bakpia dibanderol Rp30 ribu-Rp50 ribu per kotak isi 10-15 pcs.

Itulah beberapa kesalahan yang umumnya dilakukan pembeli bakpia Jogja. Saya berharap wisatawan yang datang ke sini nggak melakukan kesalahan di atas supaya nggak terlalu menyesal nantinya. Belilah bakpia dengan bijak mengingat nantinya makanan satu ini bakal kalian berikan kepada sanak saudara di kampung halaman sebagai buah tangan. 

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 7 Bakpia Jogja Paling Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2025 oleh

Tags: bakpiabakpia jogjabakpia kukusBakpia Pathokharga bakpiaoleh-oleh bakpiaoleh-oleh Jogjaoleh-oleh khas Jogja
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

Bakpia Mojok.co
Sosial

Sentra Bakpia di Ngampilan Siap Jadi Malioboro Kedua

1 Desember 2025
4 Kesalahan yang Tanpa Sadar Dilakukan Wisatawan Saat Membeli Gudeg Jogja, Hindari Atau Kalian Rugi Sendiri
Pojokan

4 Kesalahan yang Tanpa Sadar Dilakukan Wisatawan Saat Membeli Gudeg Jogja, Hindari Atau Kalian Rugi Sendiri

4 November 2025
Roti kembang waru, kuliner tradisional Kotagede yang bisa jadi pilihan oleh-oleh khas dari Kota Jogja MOJOK.CO
Kilas

Oleh-oleh Khas Jogja Tak Cuma Bakpia, Ada Roti Tradisional Legend Sejak Zaman Mataram Islam

21 Oktober 2025
Foto bakpia Jogja yang biasanya dibeli wisatawan - MOJOK.CO
Pojokan

7 Bakpia Jogja Paling Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

9 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama MOJOK.CO

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama

5 Januari 2026
Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026
literasi rendah di Papua dan upaya mahasiswa BINUS. MOJOK.CO

Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan

8 Januari 2026
Kota Semarang coba tak sekadar melawan air untuk atasi banjir MOJOK.CO

Kota Semarang Coba Tak Sekadar Melawan Air untuk Atasi Banjir, Tapi Pakai Cara Fisika dan Wanti-wanti Kelalaian Sosial

5 Januari 2026
pasar wiguna.MOJOK.CO

Dari Coffee Shop “Horor”, Nira, hingga Jam Tangan Limbah Kayu: Pasar Wiguna Menjaga Napas UMKM Lokal

8 Januari 2026
Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper!

Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper!

4 Januari 2026

Video Terbaru

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

3 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.